TP4D Basel Pantau Perkembangan Dua Pengerjaan Pembangunan


TP4D Basel Pantau Perkembangan Dua Pengerjaan Pembangunan

Kajari pun Turun Meninjau


    TOBOALI - Pengerjaan dua pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menjadi perhatian Kejaksaan Negeri (Kejari), selaku Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Bahkan, Rabu (19/10) kemarin Kepala Kejari (Kajari) Basel Pramono Mulyo memastikan pengerjaan pembangunan yang bernilai Rp2 miliar lebih untuk pengerjaan pembangunan peningkatan jaringan irigasi di Desa Sukajaya Kecamatan Air Gegas yang dikerjakan PT Anugrah Pani dan pengerjaan peningkatan jalan di Jelutung II.

    Kepada wartawan, Kajari Basel Pramono Mulyo melalui Kasi Intel Muhammad Fuadi menjelaskan, dua pengerjaan pembangunan tersebut saat ini sedang berjalan. Berdasarkan pantauan Kejari Basel, pembangunan peningkatan jaringan irigasi dengan angka Rp 2.390.752.000 dikerjakan oleh PT Anugrah Pani baru mencapai 30,5 persen karena baru dikerjakan pada 13 September 2016 untuk 110 kalender masa kerja.

    "Sementara pada progres pekerjaan peningkatan jalan di Jelutung II oleh PT Fajar Indah Saytanugaha dengan menggunakan DAK sebesar Rp2.523.519.000 dan APBD sebesar Rp 6.685.393.000 mencapai 95 persen," jelanya kepada Radar Bangka.

    Ia menerangkan, peninjauan lapangan tempat dua kegiatan pengerjaan pembangunan di Basel ini guna melakukan pendampingan dan pengawasan pelaksanaan kegiatan proyek tersebut. "Kami telah meninjau langsung untuk melihat perkembangan pembangunan fisik dari kedua proyek tersebut. Pendampingan akan kami lakukan sebagai upaya mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya-upaya pencegahan terjadinya kesalahan dalam proses pembangunan yang dapat berakibat hukum, khususnya tindak pidana korupsi," ungkap Fuadi.

    Pihaknya berharap, kehadiran Tim TP4D Kejari Basel mampu menjadikan pemerintah yang transparan, proporsional, profesional, akuntabel, efektif dan efisien guna terciptanya pengelolaan yang baik. Karena TP4D ini berfungsi untuk mengingatkan pemerintah, baik itu ditingkat kabupaten maupun desa sebagai pemegang anggaran apabila terjadi penyimpangan.

    "Bukan hanya melihat progres pekerjaan. TP4D juga melakukan turun ke Desa Sebagin, Rajik, Permis, Simpang Rimba dan Desa Sukajaya untuk melihat langsung penyerapan anggaran dan apa saja kegiatan yang dilakukan, apakah bermanfaat bagi masyarakat desa. Tapi dana silpa tahun 2015 telah terserap semua dan sudah habis," pungkas Fuadi.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Tingkat Ancaman Kedepan Semakin Berat, Polres Basel Latihan Menembak
Tingkat Ancaman Kedepan Semakin Berat, Polres Basel Latihan Menembak
Selasa, 15 Oktober 2019 19:17 WIB
TOBOALI – Kapolres Bangka Selatan (Basel), AKBP S Ferdinand Suwarji dan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Jajaran dan seluruh
Kunjungi Dewan Pers,Wartawan Basel Diskusikan Kebebasan Pers
Kunjungi Dewan Pers,Wartawan Basel Diskusikan Kebebasan Pers
Sabtu, 12 Oktober 2019 21:24 WIB
JAKARTA – Jurnalis Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dari media Babel Pos, Radar Bangka dan Berita Bangka melakukan kunjungan ke Dewan
65 Peserta Ikuti Jambore Selam Babel di Desa Tanjung Labu
65 Peserta Ikuti Jambore Selam Babel di Desa Tanjung Labu
Kamis, 10 Oktober 2019 19:12 WIB
TOBOALI – Jambore Selam Babel dalam rangka memperinganti Hari Sumpah Pemuda ke 91 merupakan kegiatan yang untuk pertama kalinya akan
SNC Babel Bersama Anak Yatim, SNC Babel Nobar Film Hayya
SNC Babel Bersama Anak Yatim, SNC Babel Nobar Film Hayya
Selasa, 08 Oktober 2019 18:23 WIB
TOBOALI - Spirit Nabawiyah Community (SNC) cabang Bangka Belitung (Babel) bersama anak yatim dari berbagai panti asuhan, nonton bareng (Nobar)