Warga Meninggal Dunia Tercantum di DP4


Warga Meninggal Dunia Tercantum di DP4

    TOBOALI – Panitia Pengawas Daerah (Panwaslu) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mencatat ada sebanyak 5.245 warga meninggal dunia dan 5.692 warga masih tercantum di DP4. Bahkan dari total 146.315 jiwa DP4 Basel terdapat data ganda warga sebanya 5.692 jiwa.

    Ketua Panwaslu Basel Sahirin mengungkapkan, data tersebut berdasarkan hasil pengawasan PPL Desa/Kelurahan. Dirinya memperkirakan data ganda dan meninggal dunia tersebut tidak menutup kemungkinan akan bertambah seiring dengan pengawasan yang dilakukan. 

    "Temuan data ganda dan meninggal dunia itu telah kami sampaikan ke KPU dan PPDP untuk segera dicoret. Saat ini tahapan penyusunan di desa/kelurahan masing-masing, PPL melakukan pengawasan dan hasil sementara ada sekitar 100 warga yang belum di proses pencocokan dan penelitian (coklit), khususnya di tiga kelurahan," ujar Sahirin kepada Radar Bangka, Senin (17/10) kemarin.

    Untuk itu, ia mengimbau bagi warga yang belum melalui proses coklit dan tidak terdaftar bisa datang ke sekretariat Panwascam atau langsung ke Panwaslu Basel untuk ditindaklanjuti. Pasalnya pihaknya menjamin bahwa masyarakat harus terdata dan mempunyai hak pilih. "Selain data pemilih, kami juga fokus untuk pengawasan terhadap berbagai pelanggaran pilkada," pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Babel Zultery Apsupi mengatakan anggota Panwascam dan PPL harus lebih berkualitas. "Kualitas Panwascam dan PPL ini harus lebih baik dari sebelumnya karena mereka adalah gerbang pengawasan Pilgub 2017," ujarnya.

    Ia menjelaskan, di antara upaya untuk meningkatkan kualitas Panwascam dan PPL tersebut adalah dengan melaksanakan bimbingan teknis dan rapat kerja serentak. "Bimtek dan rapat kerja selama ini biasanya dilakukan dalam satu ruangan, namun sekarang digelar di lapangan sehingga mereka langsung dekat dengan objek pengawasan," ujarnya.

    Ia mengatakan, pengawas itu memiliki beban kerja tiga kali lipat dibanding penyelenggara lainnya karena bekerja dari awal hingga berakhir Pilgub. "Mereka bekerja mulai dari proses awal, kemudian pelaksanaan hingga selesai gelaran Pilgub 2017," ujarnya.

    Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Yudi mengatakan komunikasi dan koordinasi Panwascam dan PPL harus berjalan dengan baik agar tercipta persepsi yang sama. "Apalagi sebentar lagi akan digelar kampanye pasangan calon Pilgub, tentu tugas mereka sudah di depan mata dan itu penuh tantangan serta godaan," ujarnya.(bim/ant/rb)




Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Tukang Bakso Ngaku Dibegal Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Tukang Bakso Ngaku Dibegal Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Kamis, 02 Juli 2020 22:15 WIB
TOBOALI - Meski sudah meresahkan warga, tukang bakso Nasam Sumarno (57), yang merekayasa kasus pembegalan tidak ditahan lantara masih
Keluarga "Tukang Bakso" Begal Tapi Bohong Minta Maaf
Keluarga "Tukang Bakso" Begal Tapi Bohong Minta Maaf
Kamis, 02 Juli 2020 15:46 WIB
TOBOALI - Keluarga tukang bakso Nasam Sumarno (57), yang merekayasa kasus pembegalan menyampaikan permintaan maaf atas tingkah laku cerita bohong
Tukang Bakso Di Basel Ngaku Dibegal, Teryata Bohong
Tukang Bakso Di Basel Ngaku Dibegal, Teryata Bohong
Kamis, 02 Juli 2020 03:08 WIB
TOBOALI - Nasam Sumarno (57), penjual bakso keliling menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka
Dandim Bangka dan Danlanal Babel Beri Kejutan Polres Basel di HUT Bhayangkara ke 74
Dandim Bangka dan Danlanal Babel Beri Kejutan Polres Basel di HUT Bhayangkara ke 74
Rabu, 01 Juli 2020 19:21 WIB
TOBOALI - Komandan Kodim 0413/Bangka dan Komandan Pangkalan Angkatan Laut Bangka Belitung melalui jajarannya memberikan kejutan dengan membawa tumpeng