2 PSK di Basel Terinveksi HIV/AIDS


2 PSK di Basel Terinveksi HIV/AIDS

    TOBOALI – Para lelaki hidung belang di Bangka Belitung terutama di wilayah Bangka Selatan (Basel) harus lebih berhati-hati. Pasalnya,  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menemukan dua pekerja seks komersial (PSK) yang diindikasi terinveksi HIV/AIDS.
    Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Kepala Dinkes Basel, Sofian Anuwi, kepada RB, Rabu (11/5).
    Kata Sofian Anuwi, terungkapnya hal tersebut, setelah Tim Kementrian Kesehatan Direktorat Penyakit Menular bersama Dinkes dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Basel melakukan pengecekan langsung terhadap PSK di 16 titik tempat hiburan malam yang tersebar di wilayah Basel.
     Dalam pengecakan tersebut, menurut Sofian, partisipasi para PSK cukup bagus. Dari sekitar 80 wanita yang akan diperiksa, tim berhasil memeriksa sekitar 63 wanita. Sementara 17 wanita saat akan diperiksa sedang tidak berada di tempat.
    “Responnya cukup bagus. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan baik dan lancar di 16 titik tempat hiburan di Basel. Hasil yang kita terima ada dua PSK yang terindikasi HIV/AIDS. Namun secara pastinya kita juga masih menunggu laporan dari Laboratorium Pangkalpinang yang dalam waktu dekat akan dilayangkan ke kita,” ungkap Sofian.
    Dengan ditemukannya indiaksi ini, kata Sofian, Basel sangat perlu mendapat perhatian lebih dari pusat dalam bentuk pelayanan maupun dana untuk mengantisipasi penyebaran virus HIV/AIDS.
    “Mereka melihat semangat kerja kita melakukan deteksi HIV AIDS ini. Kemudian dilihat dari potensi akan adanya peningkatan penularan penyakit, salah satu tim menyatakan Pemkab Basel sangat perlu sekali dibantu dana khusus untuk menanggulangi penyakit ini. Dari hasil pendataan dan pemeriksaan virus yang terdapat pada 2 PSK tersebut dipastikan menular melalui hubungan seks,” ujarnya.
    Menindak lanjuti temuan tersebut, kata Sofian, Dinkes Basel dalam waktu dekat akan melakukan pendekatan secara persuasif agar pengidap HIV AIDS ini tidak lagi menjajakan seks, karena penularan HIV terbesar adalah melalui hubungan seksual.
    “Dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan lagi sehingga mencapai 100 persen dan akan diketahui yang positif mengidap atau negatif. Bagi yang terindikasi positif, kita akan lakukan pendekatan agar mereka tidak lagi melakukan praktek seperti itu.
    Sementara itu Samsir, anggota DPRD Basel dari Fraksi PKS dan mengaku, sangat prihatin terhadap maraknya praktek prositusi di wilayah Basel. ”Seharusnya Dinsos berkoordinasi serta bekerjasama dengan Kementrian Agama Basel dalam hal pembinaan keagamaan terhadap PSK tersebut. Dinsos pun harus segera mengalokasikan dana khusus untuk pembangunan panti sosial sebagai tempat rehabilitas moral dan etika, serta memberikan keterampilan agar para PSK bisa merubah kehidupan dan keluar dari dunianya,” ujar Samsir.
    Peran Satpol PP juga, kata Samsir sangat diperlukan terutam merazia dan menertibkan PSK yang masih berkeliaran secara kontinyu.(cr30)


Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Cegah Politik Uang, Kajari Basel Ingatkan Para Kades dan Lurah Awasi Pilkada
Cegah Politik Uang, Kajari Basel Ingatkan Para Kades dan Lurah Awasi Pilkada
Senin, 21 September 2020 17:59 WIB
TOBOALI – Kejari Bangka Selatan (Basel) mengingatkan kepada seluruh peserta Kepala Desa (Kades) dan Lurah di Kabupaten Basel agar tidak
F- KSKB Desak Pemkab Basel Serahkan Dokumen KUA-PPAS Perubahan
F- KSKB Desak Pemkab Basel Serahkan Dokumen KUA-PPAS Perubahan
Jum'at, 18 September 2020 15:08 WIB
TOBOALI - Fraksi Keadilan Sejahtera Kebangkitan Bangsa (F- KSKB), mendesak Pemkab Bangka Selatan (Basel), segera menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran
Kasus Dugaan Tipikor DAK Dinas Pendidikan Basel Naik ke Tahap Penyidikan
Kasus Dugaan Tipikor DAK Dinas Pendidikan Basel Naik ke Tahap Penyidikan
Jum'at, 18 September 2020 13:39 WIB
TOBOALI – Kejari Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menaikkan status perkara dugaan tipikor Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan
Temuan Goresan Merah Kuno di Goa Desa Gudang
Temuan Goresan Merah Kuno di Goa Desa Gudang
Kamis, 17 September 2020 19:13 WIB
TOBOALI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan (Basel), bersama tim Bekaes Budaya Bangka Belitung belum lama ini menyelusuri