Komisi B Konsultasi ke Dirjen Perikanan Tangkap


Komisi B Konsultasi ke Dirjen Perikanan Tangkap

TOBOALI (radarbangka.co.id) - Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Samsir mengungkapkan, pihaknya beberapa waktu lalu melakukan konsultasi dan advokasi program ke Dirjen Perikanan Tangkap Departemen Kelautan dan Perikanan RI.

“Kita ingin memperjelas tata laksana serta juklak dan juknis program pemberdayaan usaha mina perikanan (PUMP) untuk Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Basel,” terang Samsir kepada RB, Rabu (25/5).

Pihaknya juga mengkonsultasikan dan mempertanyakan sistim pemberian ijin dan pengawasan terhadap kawasan perairan perikanan tangkap Basel yang sering dimasuki oleh kapal nelayan luar untuk menangkap di wilayah laut Basel seperti kapal compreng, kapal dengan lampu besar yang berasal dari Jawa dan Kepulauan Riau (Kepri). 

“Hasil yang kami dapatkan dari konsultasi tersebut yakni program PUMP merupakan program bantuan untuk nelayan yang kurang modal serta program yang bertujuan untuk membantu nelayan lepas dari ketergantungan tengkulak dan ijon dari pengusaha perikanan yang mempunyai modal besar,” jelasnya.

Menurutnya, secara teknis bantuan tersebut akan diberikan langsung terhadap nelayan yang tergabung dalam satu kelompok dan dibagi kepada anggota kelompok itu sesuai dengan keperluan mereka ke Ketua kelompok dan akan diberikan dalam bentuk barang, kemudian setiap kelompok akan dibimbing oleh pembina teknis dari Dinas DKP Basel dan dari Propinsi Babel yang bertindak sebagai penyuluh dan pembimbing.

Samsir menambahkan, bantuan ini merupakan dana bergulir yang harus dikembalikan ke kelompok dengan bunga sesuai yang telah ditetapkan oleh semua anggota kelompok tersebut yang disimpan pada suatu rekening kelompok, berfungsi sebagai tabungan anggota kelompok. Setelah itu kelompok bisa menggunakan lagi dana tersebut dengan melakukan pinjaman, meskipun pinjaman yang pertama belum dilunaskan, jika ini bisa berkembang para kelompok akan ditetapkan dengan badan hukum menjadi koperasi kelompok dan pada akhirnya akan menghilangkan ketergantungan para nelayan pada tengkulak. 

Untuk tahun 2011 ini Kabupaten Basel mendapatkan program PUMP ini sebesar Rp 800 juta untuk 8 kelompok di mana setiap kelompok akan mendapatkan masing-masing Rp 100 juta, untuk kelompok syaratnya bahwa kelompok yang dapat ini salah satu kreterianya sudah berdiri 1 tahun dan dibawah bimbingan DKP Kabupaten atau Kota. Sedangkan untuk tahun 2012 mendatang dengan komitmen DKP serta Komisi B sebagai mitra kerja bekerja sama dengan pihak Bank daerah atau melalui dana pendamping APBD Rp 1,5 miliyar kita akan mendapatkan 4 kali lipat dari sekarang sekitar kurang lebih Rp 3,2 miliyar dan ini merupakan sustainable programme (program yang berkelanjutan_red).

Sementara itu, untuk kapal nelayan luar yang beroperasi di wilayah laut Basel, DKP Basel dan DPRD harus melaporkan pelanggaran tersebut ke badan pengawasan departemen kelautan perikanan RI dan mereka akan turun langsung untuk menyelesaikannya atau DKP bekerja sama dengan Pol Airud. 

“Segera membuat market plan untuk pengembangan kawasan minapolitan Sadai secara integreted dengan bersinergitas lintas SKPD dalam pengembangan kawasan ekonomi tersebut, agar secara bertahap dana bisa segera dialokasi secara bertahap untuk kedepan dan ini akan dipersiapkan oleh DKP Basel dalam waktu dekat bekerja sama dengan BP3MD untuk diajukan di APBD perubahan 2011 ini,” pungkasnya. (cr30)


Banner

Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Areal Tambang Meluas, Nelayan Tanjung Ketapang Resah
Areal Tambang Meluas, Nelayan Tanjung Ketapang Resah
Jum'at, 25 September 2020 17:00 WIB
TOBOALI - Puluhan nelayan Tanjung Ketapang, Toboali, Kabupaten Bangka Bangka Selatan merasa terganggu dengan adanya aktivitas tambang pasir timah laut
PESERTA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKA SELATAN TAHUN 2020
PESERTA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKA SELATAN TAHUN 2020
Kamis, 24 September 2020 21:10 WIB
Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Selatan Nomor: 78/PL.02.3-Kpt/1903/KPU-Kab/IX/2020 Tentang Penetapan Nomor Urut bagi Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupatidan
Ini Nomor Urut 4 Paslon Pilkada Basel
Ini Nomor Urut 4 Paslon Pilkada Basel
Kamis, 24 September 2020 14:49 WIB
TOBOALI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar tahapan pengundian nomor pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil
PENGUMUMAN PENETAPAN PASANGAN CALON PESERTA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKA SELATAN TAHUN 2020
PENGUMUMAN PENETAPAN PASANGAN CALON PESERTA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKA SELATAN TAHUN 2020
Kamis, 24 September 2020 00:12 WIB
Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Selatan Nomor: 75/PL.02.3-Kpt/1903/KPU-Kab/IX/2020 Tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati