Tanam 1000 Pohon Pelawan, Reklamasi Kawasan Air Jangkang


Tanam 1000 Pohon Pelawan, Reklamasi Kawasan Air Jangkang

MERAWANG - Reklamasi kawasan Air Jangkang Desa Riding Panjang Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka bersama FKPM Bangka dan PT Timah TBK dengan menanam 1000 pohon Pelawan, Minggu (1/12/2019).

Reklamasi sendiri juga di ikuti oleh Komonitas Jeep Bangka dan Goes sepeda dengan tujuan melestarikan alam dan  terwujudnya Bangka Setara Go Green.

Hadir dalam kesempatan ini Bupati Bangka Mulkan SH, MH, Wakil Bupati Syahbudin SI,P, Ketua DPRD Bangka Iskandar, Ketua FKPM Bangka Husni Tamrin dan ratusan peserta lainnya terdiri dari Mahasiswa dari berbagai Kampus di Bangka.

Ketua FKPM Bangka, Husni Tamrin menguraikan, bakti sosial ini sebagian dari tiga rangkaian kegiatan peringatan HUT Babel di Kabupaten Bangka, dimulai dari diskusi Bangka Setara, baksos penanaman pohon, dan reuni presidium Babel yang dihelat dalam suasana makan malam. "Mari kita tingkatkan kepedulian menuju Bangka Belitung hijau, " ujar Husni. 

Perwakilan PT Timah Tbk Rahendra menjelaskan, kawasan reklamasi Air jangkang ini berareal 37 hektar yang akan disulap menjadi destinasi alternatif masyarakat Bangka Belitung ke depan. 

Reklamasi yang baru dijalankan selama setahun ini mengajak peran serta masyarakat Riding Panjang dan Bangka secara aktif terus menjaga dan melestarikan lingkungan. " Menanam pelawan berarti ke depan ada madu pelawan yang akhirnya ada juga jamur pelawan, " kata Hendra. 

Di kawasan ini pula terdapat pos penyelamatan satwa yang bekerja sama dengan Alobi. Yang saat ini sedang giat menyelamatkan mentilin, hewan langka ikonik Bangka Belitung, sejumlah hewan lain endemik Bangka. "Mohon dukungan Bupati untuk dijadikan wisata destinasi alternatif baru, " pintanya pula. 

Sementara itu, Bupati Bangka  menghaturkan rasa terimakasih dan mengapreasiasi kegiatan yang peduli akan lingkungan ke depan. 

Diakuinya, untuk membangun Pemkab Bangka bukan hanya dipundak para pimpinan tetapi seluruh masyarakat.  " Kita akan melaksanakan pembangunan ini dan akan menjaga lingkungan kita tetap hijau, " Ujarnya. 

Baksos penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada lingkungan. 

Kedepan, masyarakat memang akan lebih memilih tamasya kearah selain pantai dan dia selalu menggalakkan seluruh desa untuk memiliki hutan wisata. "Kedepan, kita tidak bisa mengharapkan dana dana transfer pusat, Desa sekarang harus mandiri, Stiap tahun sudah memiliki dana untuk membangun, " Pungkasnya. 

Wakil Bupati Bangka menambahkan jika kehidupan dimulai dari penanaman. "Dari tanah yang tandus ini tumbuh kehidupan. Dan diharapkan ke depan ada kehidupan menuju Bangka Setara Nyaman Bersama, " tutupnya.(rel)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
Jum'at, 21 Februari 2020 10:15 WIB
SUGAILIAT - Sebanyak 171 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SAS Babel, mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Minggu, 29 Desember 2019 01:11 WIB
SUNGAILIAT - Pro kontra Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Matras, Sungailiat, sejak beberapa pekan terakhir membuat ketua DPRD Bangka,
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Minggu, 22 Desember 2019 19:05 WIB
SUNGAILIAT - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI, dapil Bangka Belitung, Ir Rudianto Tjen
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Selasa, 17 Desember 2019 19:25 WIB
SUNGAILIAT - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bangka, Rielke Jefri Huwae mengelar sirahturahmi bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi)