Ela Mohon Keringanan Hukuman


Ela Mohon Keringanan Hukuman

SUNGAILIAT - Sidang perkara dugaan memberikan keterangan  palsu sebagaimana Pasal 242 KUHP, dengan terdakwa Susilawati alias Ela, kembali digelar di Pengadilan Negeri Sungailiat, Senin (14/10/2019).

Dihadapan Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua, Oloan Exodus Hutabarat, didampingi Hakim Anggota R. Narendra dan Melda, terdakwa membacakan nota pembelaan atau pledoinya.

Kajari Bangka melalui Kasi Pidum, M. Rizal mengatakan, dalam pledoinya terdakwa Ela mengaku bersalah (karena memberikan keterangan yang tidak benar), dan meminta Majelis Hakim meringankan hukumannya.

"Iya, tadi itu terdakwa membacakan nota pembelaannya. Intinya, terdakwa mengaku bersalah, dan dia minta keringanan hukuman," ungkap M. Rizal usai sidang di Pengadilan Negeri Sungailiat, Senin petang.

Disinggung adakah pernyataan terdakwa yang mengaku disuruh oleh pihak tertentu untuk memberikan keterangan palsu? Rizal pun membenarkan hal itu.

"Iya, memang ada itu (mengaku disuruh) di pledoi tertulisnya," kata M. Rizal.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Pengadilan Negeri Sungailiat, melalui R. Narendra selaku Humas mengatakan, terdakwa mohon dihukum seringan-ringannya.

"Terdakwa mohon dijatuhi hukuman seringan-ringannya. Dengan alasan terdakwa mengakui dan menyesali kesalahannya, serta terdakwa adalah seorang Ibu yang keberadaannya sangat dibutuhkan bagi anak-anak dan keluarganya," jelas R. Narendra via pesan instan WhatsApp, Senin malam.

Pada sidang yang digelar Senin pekan lalu, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Bangka, Mila Karmila, menuntut terdakwa Susilawati alias Ela dengan hukuman tiga bulan penjara, dikurangi masa penahanan yang sudah dijalani terdakwa.

"Tuntutannya tiga bulan penjara," ungkap Mila Karmila usai sidang di Pengadilan Negeri Sungailiat, Senin (07/09/2019) petang.

Pertimbangan yang memberatkan terdakwa, lanjut Mila Karmila, karena perbuatan terdakwa telah merugikan orang lain.

Sementara pertimbangan yang meringankan terdakwa, karena terdakwa sudah mengakui dan menyesali perbuatannya, juga sudah berdamai dengan Hengky baik diluar maupun di dalam persidangan.

"Pertimbangan yang memberatkan terdakwa, karena perbuatan terdakwa telah merugikan orang lain. (Pertimbangan) yang meringankan terdakwa, karena terdakwa sudah mengakui dan menyesali perbuatannya, juga sudah berdamai dengan Hengky baik diluar maupun di dalam persidangan," bebernya. (rel)




Banner

Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Kunjungi Rusunawa Kampung Nelayan Sungailiat, Kakwarda Melati Sampaikan Bantuan Dari Program Pramuka
Kunjungi Rusunawa Kampung Nelayan Sungailiat, Kakwarda Melati Sampaikan Bantuan Dari Program Pramuka
Kamis, 21 Mei 2020 11:07 WIB
SUNGAILIAT - Ketua Kwartir Daerah Pramuka Bangka Belitung (Kakwarda Pramuka Babel), Kakak Melati Erzaldi sampaikan bantuan paket sembako ke Kwarcab
Gubernur Erzaldi Berikan Selamat Atas Kenaikan Pangkat Kepada Kapolda dan Wakapolda Babel
Gubernur Erzaldi Berikan Selamat Atas Kenaikan Pangkat Kepada Kapolda dan Wakapolda Babel
Kamis, 21 Mei 2020 11:03 WIB
SUNGAILIAT - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) dan Wakil
Kunjungi Rusunawa Kampung Nelayan Sungailiat, Kakwarda Melati Sampaikan Bantuan Dari Program Pramuka
Kunjungi Rusunawa Kampung Nelayan Sungailiat, Kakwarda Melati Sampaikan Bantuan Dari Program Pramuka
Kamis, 21 Mei 2020 11:01 WIB
SUNGAILIAT - Ketua Kwartir Daerah Pramuka Bangka Belitung (Kakwarda Pramuka Babel), Kakak Melati Erzaldi sampaikan bantuan paket sembako ke Kwarcab
Berbagi Kasih Ramadan, Gubernur Erzaldi Kunjungi Rumah Warga Sambil Antar Sembako
Berbagi Kasih Ramadan, Gubernur Erzaldi Kunjungi Rumah Warga Sambil Antar Sembako
Rabu, 20 Mei 2020 20:25 WIB
RIAU SILIP - Demi membantu masyarakat yang kurang mampu dan terkena dampak Covid-19 di Dusun Tuing, Mapur, dan Dusun Aik