Selesai Dibangun, Jembatan "Rp.46 M" Baturusa Sudah Retak


Selesai Dibangun, Jembatan "Rp.46 M" Baturusa Sudah Retak

Hasil Pekerjaan Jembatan Dipertanyakan Masyarakat

SUNGAILIAT - Miris dan prihatin, demikian kata yang pantas untuk hasil pekerjaan jembatan dibangun dari APBN bersumber dari pajak rakyat di Desa Baturusa Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung yang baru selesai itu kondisinya sudah retak dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Untuk diketahui pembangunan jembatan Baturusa itu merupakan kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktur Jendral Bina Marga Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Bangka Belitung dengan biaya mencapai Rp 46 Miliar lebih. Proyek pembangunan jembatan tersebut, dilaksanakan oleh Kontraktor PT Ricky Kencana Sukses Mandiri dengan nomor kontrak HK. 02.03/PPK01-BB/128 dan sudah mulai open trip sejak tanggal 22 Desember 2018 lalu.



Hanya saja, berdasarkan pantauan di lokasi, Jum'at (1/3) sore kemarin, nampak dengan jelas retakan fisik di beberapa bagian jembatan termasuk bagian bawah bangunan itu yang tentunya jika kondisi ini dibiarkan lama-kelamaan dikhawatirkan bakal semakin parah dan bisa mengancam keselamatan masyarakat. 

"Kalau kondisi jembatan Baturusa yang baru selesai dibangun mulai retak-retak ini dibiarkan, pastinya lama-kelamaan rusaknya bisa semakin parah dan membahayakan keselamatan masyarakat," ujar Kurniawan salah seorang pengendara yang sempat berhenti  dan dibincangi Radar Bangka di lokasi.

Lanjutnya, masyarakat sangat bersyukur dengan dibangunnya jembatan penghubung transportasi Pangkalpinang-Sungailiat di ruas jalan utama ini yang bersumber dari APBN juga berasal dari pajak yang dipungut dari masyarakat. 

"Namun, naif juga kalau baru saja 2 bulanan dilalui kondisinya sudah retak-retak seperti ini padahal dana yang sudah digelontorkan lebih dari Rp.46 miliar. Maka dari itu, harapan kami agar kondisi ini segera ditindaklanjuti dan bagian yang retak segera diperbaiki optimal," harapnya.

Tak sampai disitu, bahkan masyarakat netizen pun mulai ramai memperbincangkan dan mempertanyakan jembatan Baturusa yang mulai retak-retak itu di medsos pada Sabtu (2/3) pagi dengan beragam komentar diantaranya. 

"Permisi sepradik dk tau nk bilang kil sape jembatan baru baturusa l retak. Tolong berhati2 lah melewati nya..dari arah pangkal pinang nk ke sungailiat (Permisi saudara, tidak tahu mau bilang kepada siapa jembatan baru Baturusa sudah retak. Tolong berhati-hatilah melewatinya dari arah Pangkalpinang menuju Sungailiat)," posting akun fb Mey Mey Line disalah satu grup medsos yang dilampiri dengan poto-poto bagian jembatan Baturusa yang retak tersebut.

Postingan itu juga mendapat banyak tanggapan diantaranya komentar akun Ika Dora "Jembatan baru lah rusek", akun Wijaya Kesuma "waspada", Deny Febryanda "Nilah yang buet sok motor rusek dan pingang encok misal kecepatan diatas 10km/jam", akun Andryan Amey "Inikahhasil final dr dana Rp.46miliar yg digelontorkan untuk membangun jembatan Baturusa itu.......apa kabar kontraktor, TP4D, Kejati Babel, layak di lirik oleh Kejagung, KPK RI". Sedangkan Cindo Nian dengan komentarnya "Saran sy seperti ini seharusnya tindakan tegas,,,,regulasi di rubah. Angkat pegawai pemerintah dari ahli2 di bidangnya dari semua universitas mulai S1, S2, S3,,D3, stm, smk, ahli kejuruan  kemudian pemerintah mempasilitasi semua kelengkapan proyek kerja,,,dikerjakan langsung DPU,,tidak ada lagi tender lelang pihak ketiga di luar pemerintah,,,,jadi kpk, atk, dan dinas terkait bertanggung jwb penuh,,,,dan kecil kemungkinan untuk korupsi di proyek2 pital dan jln2, jembatan, serta lainya akan kokoh, kuat terjamin,,,,Laut saja dpt di bendung seperti negara Amsterdam,  kokoh, kuat, sampai sekarang,,,,". 

Sedangkan Edi Muslim Ketua LSM KCBI Babel, Edi Muslim kepada awak media  akan investigasi ke lapangan terkait adanya informasi retak pada jembatan Baturusa yang baru selesai dibangun tersebut, kemudian akan melayangkan surat konfirmasi resmi ke pihak terkait.

"Beton dari jembatan yang retak itu patut diuji samplenya ke laboratorium, kalau sampai ditemukan ada indikasi maka patut dipertanyakan hasil pekerjaan proyek jembatan baru Baturusa yang menelan biaya fantastis ini, patut juga diselidiki dan diproses sampai tuntas oleh Aparat Penegak Hukum di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini," tandas Edi Muslim. (red)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Warga Bumi Arwana Permai Gelar Lomba Khas 17an
Warga Bumi Arwana Permai Gelar Lomba Khas 17an
Sabtu, 24 Agustus 2019 16:54 WIB
SUNGAILIAT - Warga Perumahan Bumi Arwana Permai, Sungailiat, Bangka menggelar berbagai macam perlombaan guna memeriahkan HUT ke 74 Republik Indonesia.
Melati Erzaldi : Kartini Milenial Harus Miliki 6 Hal
Melati Erzaldi : Kartini Milenial Harus Miliki 6 Hal
Senin, 22 April 2019 15:03 WIB
SUNGAILIAT - Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi, memberikan materi mengenai Esensi Kartini dihadapan Puluhan Mahasiswa/Mahasiswi
Gubernur Erzaldi Ingin Babel Ukir Sejarah untuk Islam
Gubernur Erzaldi Ingin Babel Ukir Sejarah untuk Islam
Selasa, 09 April 2019 02:16 WIB
SUNGAILIAT - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Senin (8/4/2019) malam, membuka Silaturahmi Nasional Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Tabrak Pagar, Pengendara Mio Tewas
Tabrak Pagar, Pengendara Mio Tewas
Selasa, 23 Juli 2019 14:00 WIB
SUNGAILIAT - Hardin (28) warga Buton ditemukan tewas didalam selokan yang tak jauh dari Jalan Pelabuhan, Kecamatan Sungailiat, Selasa pagi