25 Lokasi TI Ilegal Ditertibkan


25 Lokasi TI Ilegal Ditertibkan
Tampak aparat gabungan saat menertibkan tambang ilegal di kawasan jembatan Baturusa Kecamatan Merawang. foto ist

BATURUSA - Sekitar 25 unit tambang inkonventional (TI) jenis rajuk tower, 3 unit apung biasa dan 1 unit robin mini terpaksa diamankan aparat Kepolisian Resor (Polres) Bangka lantaran beroperasi secara ilegal dikawasan sungai Baturusa Kecamatan Merawang Bangka. 

Aktivitas ilegal itu sendiri dilakukan secara kucing-kucingan yang mana sejumlah TI tersebut disembunyikan dibalik pohon bakau dan aliran sungai kecil sungai Baturusa sehingga seolah-olah tidak terlihat dari Jembatan Baturusa pada siang hari.

Apalagi letaknya sekitar 1 kilometer dari jembatan Baturusa yang diduga biasa beroperasi di sisi kiri dan kanan aliran sungai Baturusa sehari-harinya. 

Kepada wartawan, Kapolres Bangka AKBP M Budi Aryanto melalui Kabag Ops Kompol S Sophian ketika dikonfirmasi awak media mengatakan kegiatan penertiban itu digelar secara gabungan bersama aparat Satpol PP, Subdenpom II/4-2 Bangka dan Laskar Sekaban yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Ridwan Raja Dewa. 

"Termasuk saya sendiri disini memimpin operasi penertiban ini, ada juga Kasatpol Air, Kasat Intel, Kasat Sabhara, Kapolsek Merawang dan Kabid Penertiban Umum Satpol PP Bangka.Kegiatannya berlangsung empat jam lebih dari jam 10 sampai jam 14.30 WIB," ujar Kabag Ops Kompol S Sophian, Sabtu (14/7) sore. 

Sophian mengungkapkan kegiatan ini terlaksana sebagai upaya cepat pihaknya menindaklanjut informasi dari masyarakat tentang adanya aktivitas penambangan ilegal yang beroperasi pada malam hari di aliran sungai Baturusa yang terlihat jelas dari jembatan Baturusa.

Setelah semua pasukan tim siap, pada siang itu tim langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Pada saat di lokasi, tim langsung turun ke aliran sungai dan lakukan penyisiran dari jembatan baturusa dengan menggunakan rubber boat.

"Setelah sekitar 1 kilo dari jembatan Baturusa, disisi kiri dan kanan aliran sungai kita menemukan sekitar 29 unit tambang dengan jenis rajuk tower, apung biasa dan robin mini.Namun yang paling banyak rajuk tower. Namun saat kita temukan, mereka sedang tidak beroperasi dan ditinggalkan pemiliknya namun mesin dan peralatan tambang yang berada diponton dalam keadaan lengkap dan terlihat habis beroperasi pada malam hari," bebernya. 

Lebih jauh, dikatakan Sophian pihak kepolisian hanya melakukan tindakan diskresi dengan melakukan pembongkaran terhadap mesin, peralatan tambang dan ponton-ponton TI Rajuk tersebut setelah berupaya untuk menarik ponton dan mengamankan mesin serta peralatan tambang lantaran terbatasnya sarana dan prasarana yang ada.

"Kita keterbatasan sarana dan prasarana, apalagi situasi dan kondisi dilapangan tidak memungkinkan untuk mengamankan semua peralatan tambang itu.Namun,tindakan dekresi tadi dilakukan agar oknum penambang tidak dapat menggunakan kembali peralatan yang ada untuk melakukan penambangan yang dapat menimbulkan kerusakan alam dan ekosistem yang ada di sepanjang aliran sungai," tandasnya.(dev)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Pemkab Bangka Raih Penghargaan Top 30, Pengelolahan Pengaduan Pelayanan Publik tahun 2019
Pemkab Bangka Raih Penghargaan Top 30, Pengelolahan Pengaduan Pelayanan Publik tahun 2019
Selasa, 10 Desember 2019 15:47 WIB
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka meraih penghargaan Top 30, dalam bidang Pengelolahan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (P4N), LAPOR tahun
Pemkab Bangka Raih  Penghargaan Penyaluran DAK Fisik Terbaik 2019
Pemkab Bangka Raih Penghargaan Penyaluran DAK Fisik Terbaik 2019
Senin, 09 Desember 2019 12:09 WIB
SUNGAILIAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka dinobatkan sebagai pemerintah daerah terbaik, dalam pelaporan dan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik
Bupati Mulkan : Penghargaan Diperoleh Pemkab Bangka Atas Dukungan Seluruh ASN
Bupati Mulkan : Penghargaan Diperoleh Pemkab Bangka Atas Dukungan Seluruh ASN
Senin, 09 Desember 2019 10:56 WIB
SUNGAILIAT - Bupati Bangka Mulkan menyadari jika sejumlah yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka dari pemerintah pusat maupun pemerintah
Pasukan Kuning di Ganjar Bonus, Bupati Bangka Berharap Piala Adipura Dipertahankan
Pasukan Kuning di Ganjar Bonus, Bupati Bangka Berharap Piala Adipura Dipertahankan
Senin, 09 Desember 2019 10:24 WIB
SUNGAILIAT – Sebanyak 189 petugas kebersihan (pasukan kuning..red) di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), menerima bonus dari