Sikat TI Rajuk Ilegal


Sikat TI Rajuk Ilegal

SUNGAILIAT - Kepolisian Resor (Polres) Bangka bekerjasama dengan aparat penegak Perda Satpol PP Bangka menggelar kegiatan penertiban gabungan akan maraknya aktivitas tambang inkonventional (TI) secara ilegal di 2 titik yang ada di Kecamatan Sungailiat, Rabu (4/7).

Tak henti-hentinya, upaya preventif terus dilakukan aparat guna menghentikan penambangan secara ilegal yang berdampak besar bagi alam dan kehidupan disekitarnya kedepannya.

Pantauan di lapangan 2 titik yang dimaksud yang mana telah beroperasi penambangan secara ilegal tersebut yakni di depan kantor PPN Sungailiat dan TI rajuk yg beroperasi di lokasi eks tambang PT Timah Tambang 23 Surya Timur Sungailiat masih terus beroperasi.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Aryanto melalui Kabag Ops Kompol S Sophian menjelaskan kegiatan represif tersebut dimulai dari jam 14.30-17.00 WIB setelah sebelumnya digelar apel di halaman Mapolres Bangka.

"Penertiban ini bersifat gabungan, kita kerjasama dengan Satpol PP yang mana dari kepolisian pak Wakapolres Kompol Ridwan Raja Dewa bertindak sebagai pemimpin pasukan.Namun pak Waka turut didampingi Kasat Sabhara, Kasat Pol Air dan Kasat Intelkam. Sedangkan dari Pol PP ada pak Achmad Suherman selaku Kabid PPUD," ujar Sophian, Rabu malam.

Pasca apel digelar pada jam 14.30 WIB, dijelaskan Kompol S Sophian, rombongan langsung bergerak menuju lokasi penambangan TI jenis rajuk yang beropersi di kolong eks PT Timah tepatnya di depan kantor PPN Sungailiat.

Di lokasi itu tim menemukan sekitar 12 unit ponton TI rajuk dengan kondisi dilapangan para pemilik ponton sedang membongkar TI rajuknya.Selanjutnya para penambang diberikan himbauan kepada para pemilik dan pekerja untuk segera menghentikan kegiatan penambangan dan mengangkat peralatan tambangnya.

"Disana kita telah ingatkan baik-baik kepada para pemilik dan pekerja agat menghentikan sesegera mungkin operasi yang sebelumnya berjalan.Apabila tidak segera dibongkar akan ditertibkan dan bongkar paksa," tegas perwira melati satu itu.

Lebih lanjut, sekira jam 16.15 WIB tim kembali bergerak menuju ke lokasi TI rajuk yang beroperasi di lokasi eks tambang PT Timah Tambang 23 Surya Timur Kelurahan Paritpadang karena diduga semakin marak beraltivitas secara ilegal berdasarkan sejumlah informasi dan pantauan.

Saat dilokasi ditemukan 12 unit TI rajuk dan pekerja yang sedang tidak bekerja dimana para pekerja tersebu merupakan warga sekitar.

Lagi, aparat kembali memberikan himbauan langsung oleh Wakapolres Kompol Ridwan Raja Dewa didampingi Kasat Pol Air kepada pemilik lahan dan pengurus TI (inisial H) untuk menindaklanjuti dan merespon segera pengaduan warga terkait aktifitas TI Tambang 23 merupakan kegiatan illegal dan harus ditertibkan dan dihimbau.

"Apabila tidak segera dibongkar akan ditertibkan dan bongkar paksa juga oleh kita.Namun disini (Tambang 23) berhubung lokasi tambang kepemilikan pribadi kita arahkan, sarankan agar bermusyawarah dengan pak Lurah Paritpadang agar tidak terjadi konflik sosial kedepannya," tandasnya. (dev)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
Jum'at, 21 Februari 2020 10:15 WIB
SUGAILIAT - Sebanyak 171 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SAS Babel, mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Minggu, 29 Desember 2019 01:11 WIB
SUNGAILIAT - Pro kontra Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Matras, Sungailiat, sejak beberapa pekan terakhir membuat ketua DPRD Bangka,
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Minggu, 22 Desember 2019 19:05 WIB
SUNGAILIAT - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI, dapil Bangka Belitung, Ir Rudianto Tjen
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Selasa, 17 Desember 2019 19:25 WIB
SUNGAILIAT - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bangka, Rielke Jefri Huwae mengelar sirahturahmi bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi)