Proyek di Kabupaten Bangka Banyak Bermasalah, Salah Satunya Genset RSUD Sungailiat Mubazir


Proyek di Kabupaten Bangka Banyak Bermasalah, Salah Satunya Genset RSUD Sungailiat Mubazir

SUNGAILIAT-Siapa sangka Kabupaten Bangka Induk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang maju pesat namun disana banyak proyek besar yang bermasalah. Bahkan beberapa proyek dugaan korupsi sudah masuk ke ranah penyidikan Kejati Babel. Sebagai contoh kasus Pulomas Sentosa yang tidak jelas meski sudah ditetapkan tiga tersangka. Begitu juga proyek rehab pipa Merawang juga sudah ditetapkan tiga tersangka.

Nah kalau sudah banyak catatan dugaan korupsi, siapa yang patut disalahkan di Kabupaten Bangka? Salah satunya proyek yang sekarang dipermasalahkan yakni pengadaan Genset merk Perkins, Wilson kapasitas 635 KVA tahun 2016 milik Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Sungailiat Bangka. Sampai saat ini Genset tersebut tidak dapat difungsikan alias mubazir.

Proyek Genset yang dimenangkan oleh CV.Resuma Indo Babel tahun 2016 lalu pagu dana sebesar Rp.2.146.705.000.00 ( dua miiiar seratus empat puluh enam juta tujuh puluh lima rupiah ) dengan nilai kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai ( PPN ) sebesar Rp.1.915.323.795.00 ( satu miliar sembilan ratus lima belas juta tiga ratus dua puluh tiga ribu tujuh ratus sembilan puluh lima rupiah ) dalam pelaksanaannya diduga kuat telah terjadi Mark Up.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Bangka proyek pengadaan Genset sempat bergulir di Polres Bangka namun seiring waktu berjalan diduga oleh Sekda Bangka Fery Insani sudah diredam agar tidak mencuat berkelanjutan.

Berkaitan dengan ini, Sekda Bangka Fery Insani ketika dihubungi pada Sabtu ( 11/11 ) melalui sambungan telepon tidak bisa dihubungi hanya terdengar nada nomor yang anda tuju sedang sibuk cobalah beberapa saat lagi.

Bukti Mark Up tersebut didapat setelah melihat data-data copy pembelian pembayaran Downpayment 50% pembelian 1 Unit Genset Perkins-FG, Wilson kapasitas 635 KVA dari perusahaan Distributor Diesel Perkins PT Swadaya Harapan Nusantara kepada perusahaan pemenang tender CV Resuma Indo Babel tertanggal 8 Juni 2016.

Terdapat selisih harga dan keuntungan dengan nilai nominal yang fantastis walau sudah dihitung biaya PPN 10%, biaya pembelian serta pemasangan Aksessories dan panel perlengkapan ATS/AMF 630 KVA dan juga biaya angkut ke lokasi di RSUD Sungailiat kabupaten Bangka.Padahal pihak penyedia masih mendapat korting harga dari Distributor.

Diketahui, keuntungan yang dibenarkan yang didapat penyedia tidak boleh melebihi ketentuan maksimal yang diatur dalam Perpres 54/2010 sebagaimana diubah dengan Perpres 70 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa yaitu dalam hal pengadaan keuntungan maksimal adalah 15 % (persen).

Dugaan awal, dalam Mark Up proyek Pengadaan Genset RSUD Sungailiat Kabupaten Bangka Tahun Anggaran 2016 dengan merk Perkins 635 KVA tersebut ada dugaan indikasi merugikan keuangan Negara ratusan juta rupiah.

Selain dugaan Mark Up, proyek itu juga terkesan mubajir karena berdasar info yang didapat sampai saat ini pihak RSUD Sungailiat kabupaten Bangka tidak pernah menggunakan Genset tersebut.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Genset, Dafianto membatah kalau proyek itu mubazir dan tidak berfungsi.

Dikatakannya, bahwa proyek Genset berfungsi dan sudah diuji coba hanya saja saat ini pihaknya sedang menunggu pemasangan Gardu oleh PLN." Berfungsi dan sudah diuji coba, hanya saja masih menunggu pemasangan Gardu oleh PLN," sangkal Dafianto.

Ditanyakan apakah betul proyek genset menjadi temuan BPK lantaran terdapat Mark Up dalam pelaksanaannya, Defianto menyatakan hal itu sudah selesai dan tidak ada masalah sembari menyarankan agar Radar Bangka online untuk menanyakan hal itu langsung kepada BPK dan inspektorat Bangka.

"Sudah selesai itu dan silahkan ke BPK dan Inspektorat," ujar Defianto di ujung telpon seperti mau mengelak. Bahkan Dafianto berkali-kali saat dicecar pertanyaan selalu hendak mengelak dengan mengatakan tanya saja ke BPK atau Inspektorat Bangka. Dafianto pun mengaku dirinya tidak lagi di Bangka, sedang berada di Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Babel, Hadi Susilo menanggapi kasus genset RSUD Sungaliat dengan dingin. "Kalau dengar konfirmasik PPK ini gak ada yang salah, kayaknya aman nian proyek ini. Pertanyaannya trafo PLN itu untuk rumah sakit yang baru, itu juga baru sekitar bulan Nopember-Maret," kata Hadi.

Jadi kata Hadi, untuk apa membeli genset ini tahun 2016 kalau nganggur tidak dipakai. "Coba dindo tanya Polres Bangka, Inspektorat dan BPK. Sekalian dindo bisa kenal dengan mereja. Apabila beban untuk genset ini tidak sampai 70% dioperasikan akan ada kasus baru lagi," bebernya.

Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun melalui Kabag Ops Kompol Sopian saat dikonfirmasikan mengatakan dirinya tidak mengetahui terkait penyelidikan proyek genset tersebut. "Nanti saya cek langsung dengan Pak Kasatreskrimnya saja," ujarnya.

Sekedar diketahui, sistem kelistrikan pada Rumah Sakit Kelas B (seperti RSUD Sungailiat) mempunyai pedoman teknis tersendiri. Selain instalasinya, penempatan peralatan-peralatan listrik pun harus di tempat yang mudah dipelihara (maintenance), dioperasikan, diamati, tidak membahayakan, tidak menganggu, dan tidak merugikan lingkungan sekitar termasuk bagian bangunan dan instalasi lain. Adapun perancangan dan pelaksanaannya harus berdasarkan PUIL / SNI 04-0225 edisi terbaru dan peraturan yang berlaku.

Sedangkan sumber daya listrik pada Rumah Sakit Kelas B umumnya dibagi menjadi 3, antara lain sebagai berikut.
(A) Sumber Daya Listrik Normal
Sumber daya listrik normal adalah sumber daya listrik utama gedung yang harus diusahakan menggunakan tenaga listrik dari PLN.
(B) Sumber Daya Listrik Siaga
Sumber daya listrik siaga adalah berupa diesel generator (Genset) dan harus disediakan 2 (dua) unit dengan kapasitas minimal 40% dari jumlah daya terpasang pada masing-masing unit. Genset dilengkapi dengan sistem AMF dan ATS.
(C) Sumber Daya Listrik Darurat
Sistem instalasi pada rumah sakit harus memiliki sumber daya listrik darurat yang mampu melayani kelangsungan pelayanan seluruh atau sebagian beban pada bangunan rumah sakit apabila terjadi gangguan pada sumber listrik utama. Sumber daya listrik darurat tersebut harus mampu melayani semua beban penting termasuk untuk perlengkapan pengendali kebakaran, secara otomatis.

Sumber listrik darurat yang umum digunakan adalah genset diesel dengan sistem ATS dan AMF (sama dengan sumber listrik siaga). Adapun pengelompokkan beban antara beban normal dan beban darurat dirancang pada panel utama tegangan rendah (LVMDP). Pada saat kebakaran, sistem ATS dan AMF secara otomatis akan :

(1) memutuskan sumber listrik dari PLN;
(2) memutuskan listrik untuk beban-beban normal; dan
(3) menggantikan sumber listrik dari PLN menjadi Genset.

Adapun untuk ruangan-ruangan dengan fungsi tertentu, pasokan daya listrik darurat berasal dari UPS (Uninterruptable Power Supply). Ruangan-ruangan yang harus dipasangi UPS antara lain : ruang operasi, ruang perawatan intensif (ICU, NICU, PICU), dan ruang perawatan intensif khusus jantung (ICCU). (don)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Melati Erzaldi : Kartini Milenial Harus Miliki 6 Hal
Melati Erzaldi : Kartini Milenial Harus Miliki 6 Hal
Senin, 22 April 2019 15:03 WIB
SUNGAILIAT - Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi, memberikan materi mengenai Esensi Kartini dihadapan Puluhan Mahasiswa/Mahasiswi
Gubernur Erzaldi Ingin Babel Ukir Sejarah untuk Islam
Gubernur Erzaldi Ingin Babel Ukir Sejarah untuk Islam
Selasa, 09 April 2019 02:16 WIB
SUNGAILIAT - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Senin (8/4/2019) malam, membuka Silaturahmi Nasional Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Tabrak Pagar, Pengendara Mio Tewas
Tabrak Pagar, Pengendara Mio Tewas
Selasa, 23 Juli 2019 14:00 WIB
SUNGAILIAT - Hardin (28) warga Buton ditemukan tewas didalam selokan yang tak jauh dari Jalan Pelabuhan, Kecamatan Sungailiat, Selasa pagi
Bupati Mulkan Buka Grand Final Pemilihan Bujang Miak Bangka 2019
Bupati Mulkan Buka Grand Final Pemilihan Bujang Miak Bangka 2019
Minggu, 21 Juli 2019 18:36 WIB
SUNGAILIAT - Bupati Bangka Mulkan SH,MH, membuka secara resmi  malam grand final pemilihan Bujang Miak Bangka 2019, berlangsung diruang Ballroom