Dewan Pendidikan kok "Jual" Tabloid


Dewan Pendidikan kok "Jual" Tabloid

Wajibkan Sekolah Beli 5 Eksemplar

SUNGAILIAT
- LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia  (KCBI) perwakilan Bangka Belitung (Babel) mempertanyakan legalitas edukasia berupa tabloid yang diterbitkan oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Bangka, yang kemudian didistribusikan ke sekolah dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Diduga dana penerbitan tabloit tersebut dipungut dari tunjungan sejumlah kepala sekolah.

    "Ini kami pertanyakan. Ini tabloid tapi tidak tertera dengan jelas di cover depan. Dan kalaupun 'Edukasia' ini bersifat non komersil, kenapa harus ada biaya ganti cetak ke setiap sekolah mulai dari TK/PAUD, SD, SMP hingga SMA se-Bangka yang berjumlah 300 sekolah dengan kisaran harga Rp75 ribu per sekolah untuk lima buah edukasia," kata Ketua LSM KJBI Babel, Adi, Sabtu (4/3) kemarin.

    Adi menegaskan, jika dirinya tidak mempermasalahan isi dari edukasia tersebut karena berisi tentang berita seputar dunia pendidikan. Hanya saja, kata Adi, jika ditelisik lebih mendalam yang mengacu kepada aturan main untuk sebuah majalah karena edukasia tersebut ada pungutan Rp15 ribu per eksamplarnya itu yang harus dipertanyakan. Belum lagi, percetakan penerbit edukasia itu juga tidak jelas. "Kalau kita mau jujur, pada edukasia ini tentunya ada indikasi pungli yang tersistematis dilakukan oleh pihak Dewan Pendidikan Bangka yang diketahui oleh Dinas Pendidikan juga. Dan bila ini ada unsur pelanggaran hukum, tentunya tim saber pungli jangan hanya berpangku tangan," ungkap Adi.

    Sementara Kabid Pendidikan Dasar Disdik Bangka, Rafizi mengaku jika dirinya tidak tahu banyak masalah Edukasia karena dirinya baru menjabat. "Kalau masalah isi edukasia sih saya rasa positif saja, namun untuk detail teknisnya silahkan dikonfirmasi langsung kepada pihak dewan pendidikan saja," jelasnya.

    Sementara dikonfirmasi, Ketua Dewan Pendidikan Bangka, Rusli SH membantah jika pihaknya tundingan tersebut. "Edukasia ini adalah tabloid pendidikan non komersil yang didistribusikan ke sekolah-sekolah yang tersebar di Bangka ersifat memotivasi dan mencerahkan," jelasnya.

    Hanya saja, kata Rusli, Dewan Pendidikan Bangka sudah sejak 3 tahun belakangan ini belum menerima bantuan anggaran dana apapun dari Pemkab Bangka, sementara Dewan Pendidikan harus bekerja sesuai tupoksinya berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) sebagai mitra Dinas Pendidikan yang berfungsi sebagai advisor, mensupport kebijakan populis, hingga fungsi kontrol," ujar Rusli. 

    Karena ketiadaan anggaran tersebut sementara kegiatan dewan pendidikan tetap harus berjalan, maka, munculah ide beberapa tahun lalu untuk membuat sebuah tabloid pendidikan yakni edukasia yang bersifat non komersil. Hanya saja, pihaknya ini terkendala biaya.

    "Kita cetak 1.000 tabloid per bulannya, tentunya membutuhan biaya operasional. Maka dari itu Rp15 ribu per tabloid itu adalah untuk dana pengganti biaya cetak. Edukasi setebal 28 halaman termasuk cover tersebut memakan biaya cetak Rp6 juta untuk 1.000 tabloid. Kemudian biaya transport penyebaran melalui UPT di setiap Kecamatan kisaran Rp.200ribu sampai Rp.300ribu," terangnya.(and)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
Jum'at, 21 Februari 2020 10:15 WIB
SUGAILIAT - Sebanyak 171 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SAS Babel, mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Minggu, 29 Desember 2019 01:11 WIB
SUNGAILIAT - Pro kontra Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Matras, Sungailiat, sejak beberapa pekan terakhir membuat ketua DPRD Bangka,
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Minggu, 22 Desember 2019 19:05 WIB
SUNGAILIAT - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI, dapil Bangka Belitung, Ir Rudianto Tjen
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Selasa, 17 Desember 2019 19:25 WIB
SUNGAILIAT - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bangka, Rielke Jefri Huwae mengelar sirahturahmi bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi)