2.050 Honorer Perpanjang Kontrak Kerja


2.050 Honorer Perpanjang Kontrak Kerja

    SUNGAILIAT - Sebanyak 2050 orang pegawai honorer terdiri dari 1799 orang yang bertugas di SKPD dan 251 orang merupakan pegawai honor di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) seperti di RSUD dan Puskesmas menandatangani kotrak kerja tahun 2017. Penandatangan kontrak kerja berlangsung di halaman kantor Bupati Bangka, Sabtu (7/1).

    Bupati Bangka Tarmizi Saat mengatakan, pihaknya sudah berusaha dengan berkirim surat kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk merubah tenaga kontrak menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), namun sampai saat ini belum ada jawaban dari Kemenpan RB karena belum ada peraturan pemerintah terkait hal tersebut. "Apa yang ditandatangani para pegawai kotrak merupakan kesepakatan bersama  dimana pun bertugas, syukuri apa yang ada," ujar Bupati.

    Dijelaskannya, kesepakatan yang ada dalam perjanjian kotrak pegawai honorer untuk dipahami secara bersama, diantaranya masa kotrak kerja hanya berlaku 1 tahun dimulai ditandatangani hingga 31 Desember 2017. "Kotrak yang ditandatangani artinya tidak berlaku secara terus-menerus atau seumur hidup, ini bukan merupakan  hak para pegawai, tidak dapat terus dipaksakan untuk terus bekerja," tandas Tarmizi.

    Dikatakannya, kontrak kerja yang ditandatangani mengandung ikatan antara hak dan kewajiban, termasuk juga hak yang yang sudah diatur antara Pemkab Bangka dengan BPJS Ketenagakerjaa, serta sesuai kemampuan keuangan pemerintah daerah. Sejumlah syarat yang diberlakukan kepada para pegawai honor yang menandatangani yakni  para pegawai bersedia kembali menjadi pegawai kotrak, akan  bekerja dengan baik sesuai dengan perauran yang berlaku , bersedia menerima gaji sesuai dengan kemampuan Pemkab Bangka , tidak boleh menuntut menjadi PNS kecuali sesuai aturan.

    Selain itu bersedia diberhentikan masa kotraknya apabila melanggar atau tersangkut tindak pidana, kerja harus sesuai dengan perjanjian, telah  berusia 55 tahun, terjadinya perampingan organisasi atau  Pemkab bangka tidak memiliki dana untuk membiayai pegawai honor. "Apabila diberhentikan pegawai tidak menuntut pesangon, namun sedang dikaji apa yang akan diberikan kepada pegawai kontrak yang akan pensiun dalama tahun 2017," tukasnya.

    Diharapkannya, para pegawai honor dapat  bekerja dengan sebaik – baiknya, serta mentaati aturan dan menjaga nama baik serta disiplin. "Saya akan menandatangani seluruh SK pegawai kontrak, serta ada perjanjian antara pegawai kontrak dengan kepala dinas yang akan diterbitkan tiga SK meliputi  SK Bupati, SK Kepala Dinas dan SK Kontrak sehingga kuat," pungkas Tarmizi. Penandatangan kotrak pegawai honor di lingkungan Pemkab Bangka juga dihadiri Sekda Bangka Fery Insani, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda dan Kepala SKPD.(rel/rb)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
171 Mahasiswa IAIN SAS Babel ikuti Pembekalan KKN
Jum'at, 21 Februari 2020 10:15 WIB
SUGAILIAT - Sebanyak 171 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SAS Babel, mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Minggu, 29 Desember 2019 01:11 WIB
SUNGAILIAT - Pro kontra Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Matras, Sungailiat, sejak beberapa pekan terakhir membuat ketua DPRD Bangka,
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Minggu, 22 Desember 2019 19:05 WIB
SUNGAILIAT - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI, dapil Bangka Belitung, Ir Rudianto Tjen
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Selasa, 17 Desember 2019 19:25 WIB
SUNGAILIAT - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bangka, Rielke Jefri Huwae mengelar sirahturahmi bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi)