Bupati Bangka Panen Perdana Sawit Program KKSR


Bupati Bangka Panen Perdana Sawit Program KKSR

    SUNGAILIAT - Bupati Bangka, Tarmizi Saat melakukan panen perdana Program Pembangunan Kebun Kelapa Sawit Rakyat (KKSR) tahap III, dan penyerahan simbolis bantuan bibit lada Ex-Vitro, Rabu (21/12) di desa Bakam.

    Program KKSR dirancang pada tahun 2003, saat itu Bupati Bangka Tarmizi Saat masih menjabat sebagai Asisten II Sekda Bangka dan Sekda Bangka waktu itu Taufik Rani meminta dibuat program untuk kelangsunga hidup para petani. "Terpikir waktu itu rakyat makan apa kedepan, maka dirancang pola untuk rakyat munculah program KKSR dimana lahan dari rakyat dan bibit dari perusahaan perkebunan dan pemerintah membantu saprodi hingga berjalan dengan baik," jelas Tarmizi.

    Bupati mengharapkan PT Sawindo Kencana yang telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bangka untuk terus melanjutkan program KKSR. Diharapkannya kepada para petani untuk dapat memelihara kebun kelapa sawit dengan baik, sehingga dapat terus menghasilkan dalam jangka waktu panjang.

    Terkait dengan bantuan Lada Ex Vitro yang diberikan kepada petani, Bupati Bangka Tarmizi Saat mengatakan Lada Ex Vitro merupakan bibit yang baik, agar dapat dipelihara sehingga dapat bermanfaat bagi para petani.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bangka Suhodo menjelaskan, maksud dilaksanakan program KKSR untuk mengembangkan perkebunan dengan menggunakan perkebunan besar sebagai mitra yang membantu  dan membimbing perkebunan rakyat di kabupaten Bangka dalam suatu sistem kerjasama yang saling menguntungkan, utuh dan berkesinambungan.

    Sedangkan tujuan dari program KKSR diantaranya untuk meningkatkan kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat melalui pengembangan perkebunan, meningkatkan usaha pembangunan perkebunan kelapa sawit antara pemerintah, masyarakat dan pengusaha. "Untuk meningkatkan penguasaan ekonomi daerah dengan mengikutsertakan masyarakat dan pengusaha lokal, mendukung pengembangan wilayah dan pemberdayaan masyarakat menuju petani yang maju dan mandiri," jelasnya.

    Program KKSR Bangka dengan total  luas 1.392 Ha dengan jumlah peserta 697 KK meliputi tahun 2004 dengan luas 250 Ha oleh 125 KK dengan realisasi pelunasan utang 100 persen, tahun 2007 seluas 492 Ha oleh 247 KK hingga Desember 2016 capaian pelunasan utang 44,21 persen, tahun 2013 seluas 250 Ha oleh 125 kk dan tahun 2017 akan memulai melakukan perincian utang melalui Bank Syariah Mandiri Bangka, tahun 2015 seluas 250 Ha oleh 125 KK saat ini dalam tahap pemeliharan dan tahun 2016 seluas 150 ha oleh 75 KK saat ini dalam tahap pembangunan kebun.(rel)





Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Pro Kontra KIP Matras, DPRD Bangka Resah, Bupati Dilema
Minggu, 29 Desember 2019 01:11 WIB
SUNGAILIAT - Pro kontra Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Matras, Sungailiat, sejak beberapa pekan terakhir membuat ketua DPRD Bangka,
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Dukung DOB Bangka Utara, Rudianto Tjen Siap Lobi Pemerintah Pusat
Minggu, 22 Desember 2019 19:05 WIB
SUNGAILIAT - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI, dapil Bangka Belitung, Ir Rudianto Tjen
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Kajari dan APDESI Bangka Kumpul Makan Durian
Selasa, 17 Desember 2019 19:25 WIB
SUNGAILIAT - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bangka, Rielke Jefri Huwae mengelar sirahturahmi bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi)
BUPATI BANGKA RAIH 3 PENGHARGAAN INDONESIAN ROAD SAFETY AWARD 2019 DARI KEPALA BAPPENAS
BUPATI BANGKA RAIH 3 PENGHARGAAN INDONESIAN ROAD SAFETY AWARD 2019 DARI KEPALA BAPPENAS
Selasa, 17 Desember 2019 19:16 WIB
JAKARTA - Setelah memalui proses seleksi, kompetisi dan penjurian yang sangat ketat, akhirnya Pemkab Bangka ditetapkan sebagai pemenang