Pembangunan Fasilitas Wisata Bangka Ditingkatkan


Pembangunan Fasilitas Wisata Bangka Ditingkatkan

    SUNGAILIAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, meningkatkan pembangunan fasilitas di obyek wisata untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi wisatawan yang mengunjungi obyek-obyek wisata di daerah itu.
    "Selain pembangunan fasilitas wisata, sumber daya manusia (SDM) di obyek wisata juga ditingkatkan melalui pelatihan agar menjadi pelayan wisata yang baik," ujar Suharman, kasi Pengembangan Sarana Wisata Disbudpar Kabupaten Bangka, Selasa (10/5).
    Menurut dia, fasilitas yang telah dibangun yaitu sembilan unit sarana mandi cuci kakus (MCK), pondok wisata dan aula terbuka di obyek wisata Pantai Matras.
    Selain itu, katanya, di obyek wisata yang berjarak sekitar 10 km dari pusat Kota Sungailiat tersebut juga dipekerjakan tujuh orang petugas kebersihan dan lima orang personil SAR bersertifikat nasional serta satu unit mobil wisata.
    Semua pembangunan tersebut, katanya, terlaksana berkat kerja sama lintas sektoral yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda dan Badan Lingkungan Hidup.
    Ia menambahkan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bangka pada 2009 mencapai 27.364 orang yang terdiri dari 27.201 wasatawan nusantara (wisnu) dan 163 wisatawan mancanegara (wisman).
    Menurut dia, pada 2010 terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yaitu mencapai 31.273 orang yang terdiri dari 31.056 wisnu dan 218 wisman, sedangkan pada triwulan I 2011 belum ada laporan dari petugas di lapangan dan diharapkan ada peningkatan signifikan dengan adanya perbaikan sarana dan prasarana tersebut.
    Untuk meningkatkan jumlah wisatawan, katanya, Disbudpar juga telah melatih 40 orang kelompok sadar wisata dari Desa Rebo dan kawasan Pantai Matras Sungailiat agar dapat menjadi motivator sadar wisata di desanya masing-masing.
    "Kedepannya kedua desa tersebut akan dijadikan proyek percontohan desa wisata supaya bisa diikuti desa-desa lain yang berada di kawasan wisata di seluruh Kabupaten Bangka," katanya.
    Dalam pelatihan tersebut, katanya, diberikan materi berupa pemahaman peran aktif masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik dan mengimplementasikan ’Sapta Pesona’ yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.
    Ia menambahkan obyek pariwisata di Kabupaten Bangka terdiri dari wisata alam, pantai, sejarah, budaya, religius dan pendidikan yang tersebar di delapan kecamatan, tapi yang paling banyak ada di Sungailiat dan Kecamatan Belinyu "Budaya lokal dan keindahan Pantai Parai, Tanjung Pesona dan Matras di Kabupaten Bangka tidak kalah dengan Bali, tapi secara penanganan jauh tertinggal sehingga jumlah wisatawan yang datang pun selisih jauh," katanya.
    Dengan adanya sinergi antara pemerintah, swasta dan masyarakat, diharapkan pelayanan pariwisata meningkat dan jumlah pengunjung semakin banyak sehingga masyarakat sekitar obyek wisata dapat memanfaatkan peluang peningkatan ekonomi. (ant)


Banner

Berikan Komentar

Sungailiat Lainnya
Miliki Riwayat Gangguan Paru, Warga Desa Jurung Positif Corona
Miliki Riwayat Gangguan Paru, Warga Desa Jurung Positif Corona
Jum'at, 18 September 2020 21:24 WIB
SUNGAILIAT - Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada hari ini Jumat (18/9/2020), bertambah lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19
 TNI AL-Polri Gandeng Laskar Pesisir Bangka Tanam Mangrove di Pantai Airkantung
TNI AL-Polri Gandeng Laskar Pesisir Bangka Tanam Mangrove di Pantai Airkantung
Kamis, 17 September 2020 19:45 WIB
SUNGAILIAT – TNI AL bersama Polri menggandengan Pemkab dan Ormas Laskar Pesisir Kabupaten Bangka menanam bibit magrove di pesisir pantai
Nelayan Minta Pemerintah Ambil Alih Pengerukan di Muara Air Kantung
Nelayan Minta Pemerintah Ambil Alih Pengerukan di Muara Air Kantung
Kamis, 17 September 2020 12:43 WIB
SUNGAILIAT – Nelayan pesisir meminta pemerintah untuk segera mengambil alih proses kegiatan normalisasi dan pengerukan limbah pasir di pesisir Air
Polres Bangka Ungkap Cinta Segitiga Berujung Maut
Polres Bangka Ungkap Cinta Segitiga Berujung Maut
Selasa, 15 September 2020 20:14 WIB
SUNGAILIAT - Kasus terbunuhnya inisial EK (30), warga Kelurahan Surya Timur, Kabupaten Bangka terungkap. Motifnya cinta segitiga.Polres Bangka, Selasa (15/09/2020)