Kejati Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Tipikor Pembelian Timah SHP


Kejati Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Tipikor Pembelian Timah SHP

PANGKALPINANG -- Setelah menemukan adanya dua alat bukti yang diyakini kuat oleh penyidik, Kejati Bangka Belitung akhirnya menetapkan tiga orang tersangka pada kasus tindak korupsi pembelian timah Sisa Hasil Produksi (SHP), di Unit Gudang Baturusa dan Unit Gudang Tanjung Gunung milik PT Timah tahun 2018-2019.

Tindak pidana korupsi tersebut, diperkirakan kerugian Negara mencapai miliyaran rupiah. Kini ketiga tersangka yang ditetapkan adalah AS, AG dan T. AG dan T merupakan pihak ketiga atau mitra PT Timah. Sejak mencuatnya kasus ini, AG sekaligus kolektor timah yang cukup terkenal di Bangka Belitung ini santer di bicarakan.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Babel,  Eddi Ermawan mengungkapkan, penetapan terhadap ketiga tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan adanya dua alat bukti.

“Ketiga tersangka berinisial AS, T dan A. AS dari internal PT Timah jabatannya Kepala Unit, T dan A salah-satu rekanan PT Timah. T ini merupakan sopir tersangka A. 

Sedangkan tersangka A yang membuat PT MBS, seharusnya tersangka A yang menjadi direkturnya, tetapi karena A sudah mempunyai smelter lain jadi tidak bisa. Makanya, tersangka T dijadikan Direktur. T sendiri merupakan karyawan tetapnya dari terangka A,” kata Eddi, Rabu (22/7/2020), seperti dikutip dari Radar Babel Online.

Dalam perkara pembelian sisa SHP mengandung terak, AS selaku kepala unit gudang Baturusa diduga telah melampaui batas kewenangannya. Tanpa menjalankan SOP, AS menampung pembelian SHP timah kadar rendah mengandung terak, yang di situ ada barang miliknya sendiri.

“Tupoksi AS sudah jelas, tapi sudah melampaui batas kewenangan yang ada dengan menampung barang, yang juga ada barang dia sendiri dan tidak sesuai dengan SOP,” terangya.

“Untuk tersangka A, karena A tadi sudah punya smelter, dia membuka PT baru tapi direkturnya bukan A tapi T. Makanya, semua timah-timah tadi itu ditampung oleh PT MBS dengan direkturnya A tadi, setelah ditampung di gudang Baturusa kemudian dibayarkan, tapi pas diperiksa ternyata menganduk terak,” tandasnya. (Rb)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Sambut Kedatangan Menteri Pertanian, Gubernur Erzaldi sampaikan Potensi Unggulan Bangka Belitung
Sambut Kedatangan Menteri Pertanian, Gubernur Erzaldi sampaikan Potensi Unggulan Bangka Belitung
Jum'at, 07 Agustus 2020 16:01 WIB
PANGKALAN BARU - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Forkopimda Babel menyambut kehadiran Menteri Pertanian Republik Indonesia,
Dukung Tata Niaga Lada, UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Harus Ditingkatkan
Dukung Tata Niaga Lada, UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Harus Ditingkatkan
Rabu, 05 Agustus 2020 19:31 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman berkesempatan mengunjungi UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang, usai melakukan kunjungan
Klinik Kemasan UPTD Disperindag Babel, Mitra Pelaku UMKM Tingkatkan Nilai Produknya
Klinik Kemasan UPTD Disperindag Babel, Mitra Pelaku UMKM Tingkatkan Nilai Produknya
Rabu, 05 Agustus 2020 18:57 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi mengunjungi Klinik Kemasan UPTD Rumah
Lomba Arsiparis Teladan Tingkat Provinsi Babel Resmi Dibuka
Lomba Arsiparis Teladan Tingkat Provinsi Babel Resmi Dibuka
Rabu, 05 Agustus 2020 17:51 WIB
PANGKALPINANG – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustkaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DKPUS Babel), Dr. Asyraf Suryadin, Rabu (5/8/20) pagi, membuka