Narasi Utama Pilkada 2020 Wajib dan Harus Aman dari Covid-19


Narasi Utama Pilkada 2020 Wajib dan Harus Aman dari Covid-19

PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kepulauan Babel, Sudarman, mengikuti rapat konsolidasi virtual oleh Kapuspen Kemendagri & Plt. Dirjen Politik dan PUM, Bachtiar, pada Rabu (10/6/20), terkait pelaksanaan sosialisasi pilkada serentak 2020.

Dalam penjelasannya, berdasarkan kesepakatan bersama antara DPR, KPU, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), pemerintah, disepakati dan diputuskan bahwa pilkada serentak akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. 

"Saya minta ijin kepala biro humas, kepala diskominfo beserta jajaran mohon menegaskan dan menyosialisasikan hal ini, dan rancangan tahapan dimulai kembali pada 15 Juni 2020 minggu depan," ungkapnya. 

Plt. Dirjen Politik dan PUM Bachtiar juga mengatakan pilkada kali ini mengangkat narasi utama 'Pilkada Serentak 2020 Jurdil Luber Aman Covid-19', biasanya hanya luber jurdil namun kali ini wajib dan harus aman dari Covid-19. 

Beberapa hal yang harus mengalami penyesuaian misalnya, sosialisasi dilakukan di hotel atau di lapangan, harus disesuaikan dengan SOP yang telah dibuat pihak penyelenggara pilkada, pencocokan, dan penelitian data yang biasanya dilakukan masuk ke dalam rumah bisa dilakukan di luar rumah saja, disesuaikan dengan kondisi objektif daerah masing-masing. 

"Pendaftaran calon pendaftaran bakal calon ke KPU biasanya, bakal calon dan timses membuat arak-arakan, heboh, dan ramai. Kali ini diubah protokolnya, tidak ada iring-iringan, hanya perwakilan saja yang datang ke KPU. Masa  kampanye pun dipangkas hanya 71 hari saja," tegasnya. 

Selain itu dijelaskan bahwa skenario TPS juga akan berubah, disepakati hanya maksimal 500 orang per TPS untuk mencegah kerumunan, maka jumlah TPS nya harus ditambah. Oleh karena jumlah TPS bertambah, KPPS bertambah, maka pasti ada konsekuensi penambahan biaya. 

"Kondisi objektif NPHD yang sudah ditandatangani belum memprediksi bahwa di tengah jalan ada pandemi Covid-19, karena pilkada kita lanjutkan dengan situasi seperti ini, maka konsekuensi ada dukungan-dukungan alat kesehatan yang dibutuhkan yang harus diadakan supaya penyelenggara dan masyarakat aman dari Covid-19," tambahnya. 

Dirinya yakin pilkada ini bisa dikendalikan dengan baik meskipun ada kerumunan di TPS, dijadwalkan waktunya. Menurutnya ini berbeda dengan kerumunan di ruang publik yang sulit dikendalikan. Pada pilkada hanya orang dewasa, ada larangan membawa anak-anak, hanya orang dewasa yang hadir yang lebih mudah diberi pemahaman dan juga waktunya diupayakan jauh-jauh hari.(kominfobabel/rb)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Tim Terpadu Pemprov Babel Lakukan Pengawasan Tambak Udang
Tim Terpadu Pemprov Babel Lakukan Pengawasan Tambak Udang
Rabu, 12 Agustus 2020 14:25 WIB
MENGKUBANG - Tim Terpadu Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung yang terdiri dari Polda Babel, Dinas Kelautan dan Perikanan Babel, Dinas Lingkungan
Bangka Tengah Keluar Sebagai Juara Umum MTQ IX 2020 Tingkat Provinsi
Bangka Tengah Keluar Sebagai Juara Umum MTQ IX 2020 Tingkat Provinsi
Rabu, 12 Agustus 2020 14:24 WIB
PANGKALPINANG – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) IX tahun 2020 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sudah selesai. Pada titik
Tambang Tidak Lagi Menjadi Primadona di Babel
Tambang Tidak Lagi Menjadi Primadona di Babel
Selasa, 11 Agustus 2020 16:04 WIB
PANGKALPINANG – Seperti diketahui, timah sudah menjadi leading sektor di Babel lebih dari 300 tahun lalu. Namun, Gubernur Erzaldi Rosman
MoU Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif Guna Penanganan Covid-19 Ditandatangani
MoU Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif Guna Penanganan Covid-19 Ditandatangani
Senin, 10 Agustus 2020 14:19 WIB
PANGKALPINANG - Senin (10/8/20) bertempat di Ruang Banggar DPRD Prov. Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung,