Ratusan Pengerit BBM Gruduk Gedung DPRD Babel, Minta Kebijakan Gubernur di Kaji Ulang


Ratusan Pengerit BBM Gruduk Gedung DPRD Babel, Minta Kebijakan Gubernur di Kaji Ulang

PANGKALPINANG - Ratusan pengerit Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mendatangi Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel, Selasa (17/12/2019). Mereka mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) segera mencabut Surat Edaran (SE) Gubernur Babel Nomor 514/1043/IV/2019 tentang pendistribusian jenis BBM tertentu/solar subsidi dan jenis BBM penugasan/bensin RON 88 di Babel dan pembatasan solar melalui Fuel Card BBM.

Kedatangan ratusan pengerit tersebut diterima langsung Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, Ketua DPRD Bangka Selatan, Erwin Asmadi dan Sekretaris Komisi III DPRD Babel, Rina Tarol untuk menggelar audiensi di Ruang Banmus DPRD Babel.

Salah satu perwakilan massa, Simanjuntak mengatakan, sejak diberlakukannya kebijakan Fuel Card itu, membuat para pengerit menjerit yang sumber mata pencariannya hanya bersumber dari penjualan BBM bersubsidi.

"Kami resah, dengan surat edaran fuel card, sejak edaran itu beredar, banyak keresahan terjadi, harus dipahami bahwa fuel card itu bukan solusi jika ingin lebih menata solar, karena harus dipahami bahwa pengerit itu, hasilnya untuk sekolah kan anak-anak kami , menghidupi  keluarga," kata salah  satu pengerit asal Basel, Abeng saat audiensi.

Pengerit lainnya, Mamat mengungkapkan kesedihannya dan bingung bagaimana cara memenuhi kebutuhan keluarganya jika kebijakan Fuel Card ini tetap diteruskan.

"Bagaimana ini, kami tidak tau lagi mau kemana, kami dapat uang dengan mengerit untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami," ungkapnya.

Oleh karena itu, disampaikan Mamat, para pengerit minta gubernur mencabut surat edaran tersebut, jika tidak, ia menegaskan, akan mendatangkan massa yang lebih banyak untuk mengepung DPRD Babel.

Menanggapi keluhan para pengerit ini, Wagub Babel, Abdul Fatah, menegaskan bahwa kebijakan pemberlakuan pembatasan solar bersubsidi ini menindaklanjuti keluhan masyarakat dan juga peraturan presiden.

"Atas usulan para pengerit, beri kami waktu untuk dilakukan evaluasi dan pembahasan selanjutnya," ujar Wagub.

Menanggapi kedatangan para pengerit ini, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengatakan, kedatangan para pengerit ini merupakan langkah yang tepat dengan datang ke DPRD dalam menyampaikan aspirasi mereka.

"Mereka sudah menyampaikan aspirasinya, ini adalah jalur yang tepat dan konstitusi, kami juga telah mencatat beberapa masalah akibat Surat Edaran Gubernur ini, nanti akan Segera kita sampaikan ke gubernur sepulangnya dari Umroh," pungkasnya. (mon)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
UBB Gelar Kuliah Umum Online Bahas Tentang Pendidikan Pasca Pandemi
UBB Gelar Kuliah Umum Online Bahas Tentang Pendidikan Pasca Pandemi
Selasa, 15 September 2020 21:21 WIB
PANGKALPINANG - Dalam rangka menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021, Universitas Bangka Belitung menyelenggarakan kuliah umum online yang mengangkat tema
Pejabat di Lingkup Pemprov Babel Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Pejabat di Lingkup Pemprov Babel Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Senin, 14 September 2020 12:44 WIB
AIR ANYIR - Dalam rangka memastikan kondisi kesehatan pimpinan yang ada di Lingkungan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dilakukan pemeriksaan
Permudah Wajib Pajak, Pemprov Babel Lakukan Beragam Inovasi
Permudah Wajib Pajak, Pemprov Babel Lakukan Beragam Inovasi
Senin, 14 September 2020 12:42 WIB
PANGKALPINANG - Guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bangka Belitung yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor, Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pramuka Ibarat Jantungnya Pramuka
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pramuka Ibarat Jantungnya Pramuka
Minggu, 13 September 2020 16:40 WIB
PANGKALPINANG - Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung (Kakwarda Babel), Melati Erzaldi mengatakan bahwa pusat pendidikan dan pelatihan