Ketua PWI Babel Angkat Bicara, Jangan Benturkan Kami Sesama Media !


Ketua PWI Babel Angkat Bicara, Jangan Benturkan Kami Sesama Media !

PANGKALPINANG - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Fathurrakhman, menyayangkan sikap anggota DPRD Bateng, Maryam, dalam menyikapi produk jurnalistik terhadap salah satu media lokal dengan judul ' Anggota DPRD Bateng Arogan'.

" Harusnya ibu Maryam melakukan klarifikasi kepada wartawan yang bersangkutan. Disitu ada hak jawab. Ini terkesan membenturkan antara satu media dengan media lain," ujar pria yang akrab di sapa Boy ini.

Dikatakan Boy,  Wartawan dan anggota DPRD sebagai mintra, sudah selayaknya jika terjadi masalah dilapangkan dapat diselesaikan dengan baik dengan cara mengundang wartawan yang bersangkutan untuk datang guna melakukan klarifikasi bukan malah sebaliknya mengadakan Konfrensi Pers tanpa mengundang wartawan yang meliput pemberitaan awal.

"Kita ini mitra jangan masalah kecil di besar - besarkan. Kita harus menjaga hubungan dan perasaan satu sama lain. Ada baiknya keduanya difasilitasi bertemu dan segera menyelesaikan persoalan yang terjadi," harap Boy. 

Sebelumnya anggota PWI Babel, M Tamimi wartawan media lokal yang juga anggota PWI Babel membatah tudingan anggota DPRD Maryam, jika dirinya tidak ada upaya konfirmasi terkait produk pemberitaan yang di Publis.

"Saya bisa menunjukkan buktinya bahwa saya sudah melakukan upaya komfirmasi kepada saudari Maryam terkait pemberitaan dirinya yang melakukan pengusiran terhadap ASN Bangka Tengah saat rapat pembahasan pembahasan Perda Retribusi," ujar Tamimi, Rabu (7/11/2016).

Dikatakan Tamimi yang juga jebolan UKW jenjang Madya ini, prosedur Kode Etik Jurnalistik (KEJ) telah diterapkan dalam pemuatan berita tersebut mulai dengan cara menghubungi yang bersangkutan hingga konfirmasi pihak yang memberikan hak jawab kepada yang bersangkutan.

"Saya sudah menawarkan untuk Bu Maryam untuk menggunakan hak jawabnya tapi malahan dia menggelar konfrensi pers dengan media lain dengan mengatakan saya tidak pernah konfirmasi terkait berita tentang dirinya," sebutnya.

Namun dia menyangkan dalam kesempatan lain, Bu Maryam malah mengadakan konfrensi pers dengan media lain bukan kepada media yang menjadi awal sumber pemberitaan.

"Saya yang buat berita itu, jadi kalau mau konfrensi pers, undang juga saya," katanya. 

Sebelumnya Ketua DPRD Bateng, Mehoa SH, MH, Rabu (6/11/2019) mengelar Konfrensi Pers dengan mengundang awak media baik lokal, maupun elektronik di ruang kerjanya. 

Tampak hadir dalam kesempatan itu Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bateng, Syahran dan anggota Wahidah. Sementara  Ketua Bapemperda Maryam diwakili anggota Bapemperda Edi Purwanto dan sejumlah wartawan Bateng.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Bateng Mahoa berharap jumpa pers yang digelar merupakan upaya memfasilitasi agar masalah yang terjadi tidak berlangsung berlarut-larut dan meminta kedua pihak berdamai.
 
Mehoa meluruskan dan meyakini, jika tujuan Maryam itu sebetulnya baik dan itu merupakan sebuah dinamika. Kendati demikian, selaku Pimpinan Dewan, Mehoa meminta semua pihak berdamai.

"Pastinya anggota Dewan yang terpilih ini sudah teruji, kejadian seperti itu dalam rapat khusus adalah hal biasa itu dinamika biasa saja terlepas daripada perbedaan karakter masing-masing. Terkait suasana ini, selaku Ketua Dewan saya mohon maaf. Untuk selanjutnya, menunggu Budi dari Dispabudpora yang saat ini ada kegiatan Porwil di Bengkulu pulang nanti akan dimediasi bersama dengan Maryam oleh BK DPRD Bateng," kata Mehoa. 

Ketua BK Syahran, menilai, jika permasalahan ini terkesan pribadi namun terbawa ke lembaga. Selain itu,  dalam rapat-rapat sudah biasa sering terjadi hal seperti itu, terlebih dalam rapat khusus. Hanya saja, baru kali ini masuk media. 

"Permasalahan ini sebelum diekspose, selayaknya dikonfirmasi dahulu ke pihak narsum bersangkutan atau ke Badan Kehormatan Dewan," kata Syahran.

Kala itu, lanjut Syahran, posisinya rapat khusus, beliau sebagai pimpinan rapat, dengan sesama anggota dewan berbeda pandangan, adu argumen, bertegang urat syaraf atau mungkin saling tepuk meja itu biasa, demi mempertahankan argumen. Agar produk yang dihasilkan memang teruji, demi kemajuan dan pembangunan di Bateng lebih baik kedepannya.

"Kalau hal seperti ini dalam rapat dewan hal biasa, terlebih rapat khusus bukan di muka umum. Misalkan salah satu dinas menyampaikan hal yang kurang nyambung, ya kadang kita harus bicara sedikit keras, saya saja dengan Pak Edi Purwanto bicara lepas dan keras itu biasa dalam rapat, namun memang kadang-kadang tak semua orang bisa menerima. Maka dari itu, menurut hemat kami tidak ada pelanggaran dalam sikap Maryam selaku Ketua Bapemperda dalam memimpin rapat khusus Penentuan Skala Prioritas Raperda 2020 pada Jum'at (1/11) lalu," kata Syahran yang merupakan politikus PAN.

Menurutnya, anggota DPRD Bateng terdiri dari 25 orang anggota, kareakternya juga berbeda-beda, ada yang pendiam, hobi bicara, keras dan lainnya, namun ini semua itu semua nanti pasti ada titik temunya.

"Kendati demikian, kalau ada masalah kesalahfahaman yang besar ya dikecilkan dan yang kecil ditiadakan. Seperti kesalahfahaman, Maryam dengan Budi dari Disbudparpora dalam pembahasan Retsibusi Jasa Usaha," ungkapnya.

Sedangkan anggota Bapemperda Edi Purwanto, mengatakan, ada beberapa pembahasan ada yang prioritas dan lainnya, kemudian dalam mempertahankan sebuah argumen Edi tegaskan dirinya sependapat dengan  Ketua BK Syahran.

 "Beradu argumen mempertahankan pendapat itu biasa. Setiap masalah, termasuk dalam kesalah fahaman antara Bu Maryam dan Budi tidak ada yang tak bisa diselesaikan, maka dari itu mari masing-masing kita introspeksi, kita semua mulai dari OPD dan Bapemperda semua bekerja yang terbaik untuk Bateng, bukan untuk individu. Kami pun apresiasi kawan-kawan media yang melakukan peliputan di Bateng," tegas Edi politikus PDIP. (**)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Perjanjian Kerja Sama Pemprov Babel dan PT Agrinas Untuk Meningkatan Ketahanan Pangan
Perjanjian Kerja Sama Pemprov Babel dan PT Agrinas Untuk Meningkatan Ketahanan Pangan
Jum'at, 03 Juli 2020 18:56 WIB
JAKARTA - Tindak lanjut MoU antara PT Agro Insdustri Nasional (PT Agrinas) dengan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terkait rencana
Tiga Arahan Sekda Babel Terkait Pembahasan Usulan Revisi Pemanfaatan Kawasan Hutan
Tiga Arahan Sekda Babel Terkait Pembahasan Usulan Revisi Pemanfaatan Kawasan Hutan
Kamis, 02 Juli 2020 14:58 WIB
PANGKALPINANG – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Naziarto berharap bahwa usulan-usulan revisi izin pemanfaatan kawasan hutan jangan hanya
Kunjungi Tins Gallery, Gubernur Erzaldi serahkan Alat-Alat Tradisional Babel
Kunjungi Tins Gallery, Gubernur Erzaldi serahkan Alat-Alat Tradisional Babel
Senin, 06 Juli 2020 07:07 WIB
PANGKALPINANG - Bubuh, alat tradisional untuk menangkap ikan yang terbuat dari batang resam asli Bangka Belitung beserta tali banetnya, serta
Gubernur Erzaldi Lakukan Silaturahmi Kepada Ulama Usman Fathan
Gubernur Erzaldi Lakukan Silaturahmi Kepada Ulama Usman Fathan
Kamis, 02 Juli 2020 13:59 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman melakukan silaturahmi ke rumah seorang ulama mantan MUI, sekaligus tokoh agama Islam, Usman