Giliran BP3L, AELI dan APLI Diperiksa


Giliran BP3L, AELI dan APLI Diperiksa

PANGKALPINANG -  Tim Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Lada (P3L) Provinsi (P3L) Bangka Belitung (Babel),  memanggil Badan Pengelola Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L), AELI dan APLI, Senin (28/10/2019).

“Masih proses pemeriksaan di dalam ruangan. Belum tahu ya sampai jam berapa pemeriksaan ini selesai,” ujar Ketua Tim P3L Babel Dr Zaidan SH, MHum melalui anggota Tim Armani kepada wartawan di kantor Sekretariat BUMD Babel. 

Sementara itu ketua BP3L Babel, ZA tak menampik jika saat itu ia sedang menjalani pemeriksaan oleh tim TP3L Babel terkait persoalan lada putih.

Namun ia sendiri justru membantah terkait isu miring yang sempat beredar di luar menyebutkan persoalan anjloknya harga lada di pasaran lantaran adanya dugaan mafia lada.

“Tidak benar isu itu. Namun masalah anjloknya harga lada justru banyak faktor,” ungkap ZA kepada wartawan.

Bahkan ia sendiri mengaku jika persoalan lada ini sesungguhnya kompleks dan hal itu pun peran aktif pihak pemerintah daerah setempat.

“Ya salah siapa dalam hal ini?,  Kenapa dibiarkan selama ini,” tegas ZA.

Perlu diketahui Tim P4L Babel diketuai oleh Dr Zaidan SH, MHum dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Babel : Nomor 188.44/924/DISPERINDAG/2019 tanggal 14 Oktober 2019 diberikan wewenang untuk memberikan upaya hukum pemeriksaan atau introgasi dalam rangka mencari, menemukan dan membuktikan adanya faktor atau keterkaitan antara murahnya harga lada dan tata kelola perdagangan lada di Babel saat ini. Termasuk adanya indikasi pelanggaran Undang - undang RI Nomor :20 tahun 2016 tentang Indikasi Geografis (IG).

Sebelumnya  tim P3L Babel, telah memeriksa sembilan perusahaan eksportir lada di Pulau Bangka, Kamis (25/10/2019) pukul 09.00 WIB  bertempat di kantor Sekretariat BUMD lantai III Kantor Gubernur.

Adapun sembilan perusahaan yang dimaksud yakni PT Bangka Alam Sejahtera, PT Makro Jaya Lestari, PT Bangka Buana Internasional, CV Penan Baru, CV Laris Jaya, CV Indo Bhakti Makmur, CV Rahman Al Assad, PT Panen Bangka Internasional dan PT Lada Jaya Lestari. Pemeriksaan ini dihadiri langsung oleh pimpinan perusahaan masing - masing.

Dari informasi lapangan diduga terdapat perusahaan eksportir  lada di Babel terindikasi bodong. Jika hal itu benar, maka perusahaan esportir tersebut diduga telah melangar Undang - undang No 20 tahun 2016 tentang brand Indikator Geografis (IG) Muntok White Pepper (MWP)  hingga diduga mengakibatkan harga lada di Babel turun.

" Sahang keluar dari Babel terindikasi bodong semua. IG itu tidak bisa sembarangan keluar, dalam persoalan ini BP3L lebih amanah dalam mengeluarkan IG. Sebelum lada di ekspor harus lebih dulu melalui uji lab namun kenyataanya langsung saja di kirim," ujar Ismail anggota tim P3L Babel, seraya menambahkan jika terbukti yang bersangkutan dapat dikenakan undang undang no 20 tahun 2016 pasal 101 dengan ancaman hukuman paling lama 4  tahun atau denda Rp 2 miliar.


Dua perusahaan besar Indofood dan Ladaku Gunakan IG MWP 

Dua perusahaan besar di Jakarta seperti Indofood dan Ladaku merupakan contoh perusahaan yang mengunakan brand IG Muntol Whate Pepper (MWP) yang merupakan hak paten Babel.

" Temen - temen bisa lihat Ladaku dan Indofood brand yang dipakai adalah Muntok White Pepper. Ladaku juga mendapatkan lada dari  sembilan perusahaan itu," katanya.

Lada Babel menurut Ismail menjadi incaran Negera luar. Pasalnya kualitas lada dari Negeri Serumpun Sebalai memiliki kadar minyak asli  5-6, sedangkan Lada Vietnam cuma memiliki kandungan minyak asli 3.

" Jadi tidak ada yang yang mampu menyamai lada kita, termasuk Kalimantan juga tidak mampu,"tegasnya. (wah)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Erzaldi Rosman Gunakan Aplikasi Seluler Untuk Pantau ODP
Gubernur Erzaldi Rosman Gunakan Aplikasi Seluler Untuk Pantau ODP
Sabtu, 04 April 2020 19:58 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi Rosman instruksikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 persiapkan tenaga pemandu untuk penggunaan aplikasi untuk memantau
Bukan Melalui Udara, Warga Sekitar Karantina ODP/PDP Covid-19 Tidak Berisiko Tertular
Bukan Melalui Udara, Warga Sekitar Karantina ODP/PDP Covid-19 Tidak Berisiko Tertular
Jum'at, 03 April 2020 19:48 WIB
PANGKALPINANG - Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tidak menular melalui udara. Warga di sekitar tempat karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP)
Pemprov Babel Sampaikan Perkembangan dan Penanganan Covid-19 Pada Ketua DPRD Babel
Pemprov Babel Sampaikan Perkembangan dan Penanganan Covid-19 Pada Ketua DPRD Babel
Jum'at, 03 April 2020 19:38 WIB
PANGKALPINANG - Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyampaikan kondisi terkini terkait penanganan Covid-19 di hadapan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Pemda Alokasikan Anggaran Untuk Penanganan Covid-19
Pemda Alokasikan Anggaran Untuk Penanganan Covid-19
Jum'at, 03 April 2020 19:33 WIB
PANGKALPINANG - Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto mengikuti "video conference" bersama pemda se-Indonesia untuk mendengarkan arahan Kementrian Dalam