Kuasa Hukum Optimis Hakim Akan Kabulkan Gugatan Praperadilan Suranto


Kuasa Hukum Optimis Hakim Akan Kabulkan  Gugatan Praperadilan Suranto

PANGKALPINANG -  Kuasa hukum tersangka dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek PJU solar call Belitung, Suranto Wibowo optimis gugatan praperadilan yang di ajukan ke Pengadilan Negeri  Pangkalpinang akan di kabulkan Majelis Hakim.

Terdapat tiga gugatan yang dilayangkan ke praperadilan  yaitu penetapan tersangka, pengeledahan, dan penyitaan barang bukti yang dilakukan oleh pihak Kejati di kantor Dinas ESDM Bebel beberapa waktu lalu.

Kuasa hukum Suranto Wibowo, Lauren Harianja, S H dan Kusmoyo SH dari Kantor Tax Lawyer & Law Firm Lauren Karnobel Harianja mengatakan, penetapan tersangka oleh penyidik terdapat kejangalan karena tidak ada dua alat bukti yang cukup yang sah menyatakan Suranto sebagai tersangka.

"Saya optimis gugatan praperadilan kami diterima. Karena apa, 12 Agustus 2019 Surat Perintah Penyidikan keluar, 12 Agustus 2019 penetapan tersangka, kapan Suranto di periksa sebagai saksi?  kapan disita barangnya itu ngak ada," ujar Lauren, Jumat, kemarin (11/10/2019).

" Pada saat penyitaan itu, mereka (tersangka..red) di panggil sebagai saksi bahkan pada saat itu akan menghadirkan saksi ahli dan saksi fakta. Saksi fakta ini tanggal 15 Juli 2019 dipanggil sebagai saksi, pada saat itu di sita barangnya. Tanggal 20 Juli 2019 baru keluar surat penyitaan dari Kejati, artinya pada saat pengambilan barang itu tidak ada surat perintah penyidikan. Saya bisa tunjukan nanti itu,"tambahnya.

"Pakai apa mereka menyita, surat perintahnya tanggal 20 Juli 2019, sementara mereka melakukan penyitaan tanggal 16 Juli 2019," terangnya..

Selain itu, Lauren juga mempertanyakan perkara  proyek PJU solar call ditetapkan menjadi total lost oleh pihak Kejati Babel.

" Yang bisa dikatakan total lost itu adalah kalau proyek dan kegiatannya tidak ada, ini semuanya ada, serta kami belum menerima hasil penghitungan kerugian Negara dari pihak BPK dan BPKP, ” terangnya.

Berdasarkan sejumlah kejangalan itu, dikatakan Lauren, kiliennya mengajukan perkara kasus ini ke Praperadilankan atas tindakan Kejati Babel yang dianggap semena-mena, dan berharap  hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang dapat menerima gugatan kliennya selaku pemohon.

” Mereka tidak punya  referensi, pegangan mereka selisih harga/kemahalan harga dan selalu mereka mengombar-gamburkan  adanya perbedaan sfeck, perbedaan sfeck tentu ada selisih  harga, mereka nga punya referensi apapun yang mereka pegang untuk menyatakan kemahalan harga dan selisih harga, jelas saya membantah adanya total lost,” tegas Lauren.

Dalam kesempatan ini pula, Lauren menyangkal jika kliennya berusaha melarikan diri. Menurut Louren, pada saat penangkapan dilakukan pihak Kejati Babel bersama Intelijen Kegajung di rumah makan Cisarua, Bogor, Jawa Barat saat itu kliennya sedang makan dan bermaksud hendak menuju praktek pengobatan alternatif jantung sesuai yang di anjuran pihak rumah sakit.

” Setelah panggilan ke-2 tidak ada lagi pemanggilan ke-3, jadi tidak betul Suranto mangkir atau melarikan diri,”tegas, Lauren sambari menambahkan saat penangkapan berlangsung dia juga sedang berada dilokasi.

Sementara Kajati Babel, Aditya Warman mengatakan telah siap menghadapi gugatan tersangka. Menurut Kajati gugatan praperadilan itu merupakan hak dari yang bersangkutan.

"Itu haknya dia (Suranto..red) silakan. Kita tak peduli mau praperadilan mau apa, haknya dia silakan," tegas Kajati.

Sementara Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Babel, Edi Ermawan melalui Kasidik Himawan menegaskan, apa yang diutarakan oleh kuasa hukum tersangka berbeda dengan keterangan dari para saksi.

" Tapi sayang seluruh saksi tidak bilang seperti itu. Nanti bisa kita jelaskan formil hukum acaranya pada saat sidang praperadilan, sedangkan materil perkaranya kita lihat disidang," tegasnya (wah).



Sebelumnya :

Suranto, Candra dan Hidayat Mendadak Sakit, Pemeriksaan Tiga Tersangka Ditunda Minggu Depan

PANGKALPINANG - Tiga tersangka terjerat kasus korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) solar call Belitung dan Belitung Timur (Beltim), senilai Rp2,9 miliar batal diperiksa penyidik Kejati Babel dengan alasan sakit, Kamis (19/9/2019).

Ketiga tersangka yaitu Mantan Kadis ESDM Babel, Suranto Wibowo selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Direktur PT Niko Pratama Mandiri, Hidayat, dan Chandra sebagai Pelaksana Proyek PJU di 100 titik di Kabupaten dan Belitung Timur.

 Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Roy Arland saat dikonfirmasi membenarkan adanya agenda pemeriksaan, namun pemeriksaan harus ditunda karena ketiga tersangka berhalangan hadir.

"Tersangka hari ini tidak ada yang datang. Dengan alasan yang dapat diterima secara hukum yaitu sakit," ujar Roy.(wah)


Sebelumnya : 

Terkait Penangkapan Mantan Kadis ESDM Babel, Aditya Warman : Kita Utamakan Etika dan Moral, Suranto Tidak Koorperatif Kita Lakukan Tindakan !


PANGKALPINANG - Suranto Wibowo mantan Kadis ESDM Babel terduga korupsi proyek PJU Solar Call Belitung dan Belitung Timur (Beltim), berhasil di tangkap oleh tim gabungan Kejati Babel bersama Intelijen Kejagung RI, saat berada di rumah makan Cisarua, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Senin (7/10/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Tersangka kasus korupsi PJU yang sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Jantung, Jakarta ini, diduga tidak Koorperatif saat akan dilakukan pemanggilan. Diduga Suranto mankir hingga akhirnya harus ditangkap paksa oleh penyidik.

 Untuk kepentingan penyidikan, tersangka kemudian di terbangka dari Jakarta ke Pangkalpinang, Selasa (8/10/2019) dengan pesawat Sriwijaya Air pada pukul 06.10WIB dan tiba di Bandara Depati Amir, sekitar pukul 07.30 WIB.

Setibanya di Bandara Depati Amir, Suranto langsung di giring ke kantor Kejati Babel dengan mengunakan mobil tahanan Pidsus Kejati Babel dengan kawalalan ketat. Tampak diantara penyidik ada Kajati Babel Aditya Warman, Aspidsus Edi Ermawan dan Kasidik Himawan.

Dengan tangan terborgol, Suranto yang saat itu mengenakan kaos Hijau, jaket warna hitam dan depan dasar hitam kemudian digiring ke mobil tahanan Pidsus Kejati Babel untuk segera menjalani pemeriksaan di gedung Pidsus.

 Kajati Babel Aditya Warman kepada wartawan mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Suranto pihak Kejati Babel bekerjasama dengan Bidang Intelijen Kejagung RI.

" Kami sudah mengatahui posisinya (Suranto..red). Setelah mengetahi posisinya, kami bekerjasama dengan bidang Intelijen Kejagung RI dengan penyidik Kejati Babel membuntuti tersangka dari pagi. Artinya muter- muter sampai dia ke Rawaraci, Jakarta,  Bandung, Cisarua, pas malam kita ambil saat berada di rumah makan," ungkap Kajati di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

Dijelaskan Kajati, tersangka telah diberikan kesempatan untuk berobat dengan tujuan penanganan perkara dapat mengedepankan etika dan moral.

 " Kita berikan kesempatan berobat. Kita sudah mengedepankan etika dan moral di kepala kita, namun setelah diberikan kesempatan berobat tidak Koorperatif maka kita lakukan tindakan," tegas Aditya Warman.

Suranto Wibowo merupakan tersangka ketiga yang ditangkap dalam kasus dugaan korupsi PJU Solar Call. Dimana sebelumnya penyidik bersama  dengan Intelijen Kejati Babel juga telah menangkap Candra selaku Pelaksana proyek, dan Hifayat Direktur Utama PT Nicko Pratama Mandiri.

Dalam kasus PJU Solar Call Belitung dan Belitung Timur, Kejati Babel telah menetapkan adanya kerugian negara sebesar Rp2,9 miliar atau total lost.

Sementara saat ditanya apakah akan ada tambahan tersangka baru ? Kajati Babel dengan tegas mengungkapkan untuk saat ini baru tiga tersangka yang ditangkap.

" Belum ada tersangka baru, baru tiga tersangka yang diamankan," tutupnya. (wah)






 





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gelar Aksi Kemanusiaan, Aliansi Pemuda Pangkalpinang & Kodim Bangka Dapat Pujian Masyarakat
Gelar Aksi Kemanusiaan, Aliansi Pemuda Pangkalpinang & Kodim Bangka Dapat Pujian Masyarakat
Sabtu, 21 Agustus 2021 22:48 WIB
PANGKALPINANG - Aliansi Pemuda Pangkalpinang bersama Kodim 0413/Bangka mengelar aksi kemanusiaan di masa Pendemi Covid-19.
Seleksi CASN Tahun 2021, Ini Formasi Jabatan Untuk Tenaga Kesehatan dan Tenaga Teknis di Pemprov Babel
Seleksi CASN Tahun 2021, Ini Formasi Jabatan Untuk Tenaga Kesehatan dan Tenaga Teknis di Pemprov Babel
Sabtu, 29 Mei 2021 14:29 WIB
PANGKALPINANG - Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021 sudah akan dimulai. CASN ini terdiri dari Calon Pegawai Negeri
Gubernur Harap BKPRMI Jadi Pelopor Umat Pegang Kekuatan Ekonomi
Gubernur Harap BKPRMI Jadi Pelopor Umat Pegang Kekuatan Ekonomi
Sabtu, 29 Mei 2021 14:25 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengharapkan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Kepulauan Bangka
Mari Sambut Idul Adha dengan Membeli Hewan Kurban dari Peternak Lokal
Mari Sambut Idul Adha dengan Membeli Hewan Kurban dari Peternak Lokal
Sabtu, 29 Mei 2021 14:21 WIB
PANGKALPINANG - Jelang Idul adha 1442 H tanggal 20 Juli 2021 mendatang, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melalui