Ini Pesan Sekda Babel Kepada Suranto, Berikut Ulasan Penangkapan Tiga Tersangka PJU Solar Call Belitung


Ini Pesan Sekda Babel Kepada Suranto, Berikut Ulasan Penangkapan Tiga Tersangka PJU Solar Call Belitung

PANGKALPINANG - Mantan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan  Keuangan, Suranto Wibowo resmi menjadi tahanan pihak Kejati Babel, Selasa (8/10/2019).

Tersangka ditangkap saat berada di Cisarua, Bogor, Jawa Barat (Babar), Senin (7/10/2019) sekitar pukul 21.00 WIB oleh tim gabungan Kejati Babel dan Bidang Intelejen Kejaksaan Agung (Kejagung).

Terkait hal ini, Sekda Babel Yulizar Adnan berharap, mantan Kadis ESDM Babel Suranto yang terjerat dugaan tindak pidana korupsi PJU Solar Call Belitung dan Belitung Timur 2,9 miliar tersebut dapat koorperatif dalam selama menjalankan pemeriksaan oleh penyidik Kejati Babel.

"Kami berharap tersangka menjalani pemeriksaan, agar proses hukum berjalan dengan baik dan sesuai aturan berlaku," ujar Yulizar seperti dikutip dari Antara, Selasa (8/12/2019) siang.

Sekda Babel Yulizar Adnan menambahkan, agar Suranto dapat di proses sesuai ketentuan dan Pemprov Babel siap menerima hasil periksaan tersangka.

"Kita berharap tersangka Suranto Wibowo dapat diproses sesuai ketentuan berlaku dan kita siap menerima hasil pemeriksaan, penyidikan dan penyelidikan kejaksaan tersebut," ujarnya.

Ditambahkan Yulizar, selaku Sekda, dia belum mendapatkan arahan Gubenur Babel mengenai penangkapan Suranto.

"Sampai saat ini, kita belum mendapatkan arahan Gubernur Kepulauan Babel terkait penangkapan mantan Kadis ESDM yang saat ini menjabat sebagai staf ahli gubernur ini," katanya.


Sementara Kajati Babel, Aditya Warman didampinggi Aspidsus, Edi Ermawan kepada wartawan menegaskan, dalam penanganan perkara PJU ini, pihaknya telah mengedepankan etika dan moral kepada tersangka Suranto dengan diberikannya izin untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit, Jakarta.

" Kita berikan kesempatan berobat. Kita sudah mengedepankan etika dan moral dikepala kita,  namun sudah diberikan kesempatan berobat tidak Koorperatif maka kita lakukan tindakan," tegasnya.

Proses penangkapan terhadap tersangka dikatakan Kajati, pihaknya bekerjasama dengan bidang Intelijen Kejagung.

" Kami sudah mengatahui posisinya (Suranto..red). Setelah mengetahi posisinya, kami bekerjasama dengan bidang Intelijen Kejagung RI dengan penyidik Kejati Babel membuntuti tersangka dari pagi. Artinya muter- muter sampai dia ke Kawaraci, Jakarta,  Bandung, Cisarua, pas malam kita ambil saat berada di rumah makan," ungkap Kajati di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

Penangkapan terhadap Suranto menjadi tangkapan yang ketiga selama proses perkara JPU Solar Call Belitung dan Belitung Timur berlangsung. 

Dimana sebelumnya, penyidik Kejati Babel telah menangkap dan menahan tersangka Candra Pelaksana proyek PJU solar call, pada Selasa (24/9/2019) saat berada di Sungailiat, Bangka.

Tersangka kemudian dibawa ke ruangan Penyidik Pidsus Kejati Babel untuk dilakukan penyidikan. Penyidikan sendiri dilakukan dari siang hingga sore hari dan akhirnya dilakukan penahanan.

" Yang satu atas nama tersangka C sudah dilakukan penangkapan. Tersangka kemudian kita lakukan pemeriksaan dan langsung dilakukan penahanan. Tersangka sudah masuk Rutan Bang tadi pukul 17.00 WIB," ujar Himawan.

Selang satu hari kemudian, penyidik Pidsus bekerjasama dengan intelejen Kejati Babel berhasil menangkap Hidayat  Dirut PT Nicko Pratama Mandiri, Rabu (25/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat ditangkap, Hidayat sedang menunggu transportasi air di salah-satu Dermaga di Pangkalpinang.

Keesokan harinya, Kamis (26/9/2019) sekuat pukul 10.10 WIB tersangka Hidayat langsung dibawa ke Gedung Pidsus Kejati Babel untuk menjalani pemeriksaan. Setelah menjalani pemeriksaan sampai pukul 14.30 WIB tersangka akhirnya ditahan oleh penyidik.

Kasi Penkum Kejati Babel, Roy Arland mengatakan, pemeriksaan terhadap tersangka H sendiri sebelumnya telah diagendakan penyidik. Namun sayangnya saat akan dilakukan pemeriksaan tersangka mankir dengan berbagai alasan.

 
"Dari tiga tersangka dua diantaranya sudah dilakukan penahanan. Yang pertama atas nama C lebih dulu kita lakukan penangkapan kemudian dilakukan penahanan. Yang kedua atas nama H selaku Direktur PT Nicko Pratama Mandiri," ujar Roy Arland.

Dijelaskannya, Hidayat selaku Direktu Utama PT Nicko Pratama Mandiri berperan sebagai penandatangan kontrak dengan dinas ESDM Babel dalam proyek PJU solar cell di Belitung dan Belitung Timur senilai Rp2,9 miliar.

"Peran H disini sebagai penandatangan kontrak dengan dinas ESDM Babel," katanya.(ant/wah)


 





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Jelang Pelantikan Pimpinan, DPRD Babel Gelar Gladi Bersih
Jelang Pelantikan Pimpinan, DPRD Babel Gelar Gladi Bersih
Selasa, 15 Oktober 2019 19:12 WIB
PANGKALPINANG - Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Gladi Bersih jelang pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jabatan empat pimpinan DPRD
Menyambut 100 Tahun Indonesia PWI Gelar Seminar Mimpi Tokoh Muda Untuk Indonesia 2045
Menyambut 100 Tahun Indonesia PWI Gelar Seminar Mimpi Tokoh Muda Untuk Indonesia 2045
Selasa, 15 Oktober 2019 11:03 WIB
JAKARTA - Apa yang Anda bayangkan tentang Indonesia 100 tahun? Semua cita-cita kebangsaan yang dicanangkan para pendiri bangsa seharusnya sudah
ACT dan HPI Siap Bersinergi Sejahterakan Babel
ACT dan HPI Siap Bersinergi Sejahterakan Babel
Senin, 14 Oktober 2019 19:00 WIB
PANGKALPINANG - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama dengan organisasi Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Babel siap
Persiapan Pelantikan Pimpinan DPRD Babel Sudah Capai 95 Persen
Persiapan Pelantikan Pimpinan DPRD Babel Sudah Capai 95 Persen
Senin, 14 Oktober 2019 16:54 WIB
PANGKALPINANG - Persiapan menjelang pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jabatan para pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan digelar pada