Suranto Terancam di Pecat Jika Terbukti Korupsi, Tersangka Belum Ajukan Pensiun Dini


Suranto Terancam di Pecat Jika Terbukti Korupsi, Tersangka Belum Ajukan Pensiun Dini

PANGKALPINANG - Tersangka dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) PJU solar call Belitung dan Belitung Timur (Beltim) senilai Rp 2,9 miliar, Suranto Wibowo terancam dipecat dari ASN jika terbukti bersalah melakukan korupsi.

"Kalau memang beliau terbukti melakukan suatu pelanggaran hukum, ya diproses, sanksinya bisa saja dipecat, kalau Undang-undang kan begitu, ya Tipikor, berhenti," tegas Pj Sekda Babel, Yulizar Adnan, Senin (16/9/2019).



Namun dijelaskan Sekda, dalam kasus Tipikor PJU pihaknya belum menerima salinan surat resmi terkait status  SW yang ditetapkan oleh penyidik Kejati sebagai tersangka.

"Sampai saat sekarang kami belum menerima surat secara resmi bahwa beliau (Suranto..red) ditetapkan sebagai tersangka," kata Yulizar.

Saat ditanya apakah dengan statusnya sebagai tersangka, SW telah mengajukan pengunduran diri sebagai ASN di Pemprov Babel? Sekda mengatakan, belum ada laporan. " Surat (pengunduran diri..red) belum." ungkap Sekda.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus) Kejati Babel, Edi Irmawan telah menetapkan tiga orang tersangka diduga sebagai aktor intelektual kasus proyek PJU dengan anggaran sebesar Rp2,9 Miliar ini.



Adapun ketiga orang tersangka tersebut, yakni, Suranto Mantan Kadis ESDM Babel yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Gubernur Babel bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Babel. Direktur PT. Niko, Hidayat, dan Chandra sebagai Pelaksana Proyek PJU di 100 titik di Kabupaten dan Belitung Timur. 

Sebelumnya Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Babel, Edi Ermawan mengatakan, pemeriksaan terhadap ketiga  tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat setelah penyidik meminta keterangan dari saksi ahli.



Belum ada pemeriksaan terhadap ketiganya. Penyidik masih meminta keterangan saksi ahli. Coba hubunggi Kasidik (Himawan..red)," tegas Edi Ermawan saat hubungi Radar Bangka, Selasa (10/9/2019), sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut Edi,  keterangan saksi ahli diperlukan dalam menentukan proses hukum ketiga tersangka. "Keterangan saksi ahli sangat mendukung penyidik dalam proses perkara di selanjutnya," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, Edi menjelaskan ketiga tersangka merupakan pihak yang bertangungjawab.

" Kita mengambil ini, benar-benar pelaku yang bertangungjawab. Yang bertangungjawab ya ini dulu (Suranto, Candra dan Hidayat..red), untuk tersangka lain, lihat perkembangan setelah kita lakukan pemeriksaan para tersangka,"tegasnya.

Terpisah Kasi Penyidikan (Kasidik) Kejati Babel, Himawan menegaskan, pihaknya akan segera memanggil ketiga tersangka Tipikor PJU solar call dalam waktu dekat. Pemeriksaan terhadap ketiga tersangka ini nantinya menjadi pemeriksaan pertama ketiganya pasca ditetapkan sebagai tersangka.

" Pemeriksaan terhadap tersangka akan dilakukan dalam waktu tidak begitu lama. Ya sesuai SOP yang ada. nantinya menjadi pemeriksaan pertama ketiganya pasca ditetapkan sebagai tersangka," ujar Himawan.

Sebelumnya Kajati Babel, Aditya Warman, telah menepis adanya isu kasus PJU Belitung dan Belitung Timur akan di SP3. " Penahanan hanya menunggu waktu saja, jangan sampai nantinya waktupenahanan habis oleh penyidikan yang masih berlangsung,"ujar Kajati seperti dilansir salah satu media online lokal, beberapa waktu lalu.

Bahkan menurut Kajati, dari hasil penyidikan, saat proyek PJU berlangsung,  Suranto sempat diingatkan oleh anak buahnya karena proyek PJU tidak susuai spek," Maka dari itu penyidik berkesimpulan kalau anak buah Suranto tidak memiliki niat untuk merugikan negara karena telah mengingatkan atasanya itu. Terkait ketidaksesuaian spek itu anak buanya menyatakan sebagai inisiatif Suranto,” ujar Kajati.(*)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Jelang Tahun Baru 2020, Distribusi Pangan di Babel Stabil
Jelang Tahun Baru 2020, Distribusi Pangan di Babel Stabil
Senin, 30 Desember 2019 14:36 WIB
PANGKALPINANG - Menjelang perayaan Tahun Baru 2020, distribusi kebutuhan pokok pangan masyarakat ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung relatif stabil.
Tolak RZWP3K, Ratusan Nelayan Babel Berunjukrasa di Gedung DPRD
Tolak RZWP3K, Ratusan Nelayan Babel Berunjukrasa di Gedung DPRD
Senin, 30 Desember 2019 14:31 WIB
PANGKALPINANG - Ratusan massa yang tergabung dari masyarakat nelayan dari berbagai kabupaten, mahasiswa dan Walhi menduduki ruang Paripurna DPRD Babel
DPRD Babel Dukung Matras Bebas Tambang
DPRD Babel Dukung Matras Bebas Tambang
Senin, 30 Desember 2019 13:58 WIB
PANGKALPINANG - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), meminta pemerintah provinsi mengkaji kembali terhadap penetapan
Ratusan Warga Temberan bersama TNI dan Polri  Gotong Royong Membangun Masjid
Ratusan Warga Temberan bersama TNI dan Polri Gotong Royong Membangun Masjid
Minggu, 29 Desember 2019 12:09 WIB
BUKIT INTAN - Sekitar 300 Temberan Kelurahan Air dibantu anggota Koramil 413-10/Bukit Intan dan Polsek Bukit Intan, gotong royong membangun