Kejari Siap Tuntaskan Kasus SPPD Fiktif 13 Dewan Kota


Kejari Siap Tuntaskan Kasus SPPD Fiktif 13 Dewan Kota
Ist

PANGKALPINANG - Proses perkara SPPD Fiktif 13 anggota DPRD Pangkalpinang periode 2014-2019 tahun anggaran 2017 dipastikan berlanjut.

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Pangkalpinang, Leo Jimmi Agustinus mengungkapkan, proses penyidikan terus dilakukan mulai dari menelusuri lokasi- lokasi yang menjadi perjalanan dinas anggota DPRD kota Pangkalpinang tersebut.

"Selanjutnya tim penyidik akan melakukan pemanggilan saksi (DPRD..red), yang melakukan perjalanan dinas,"ujar Leo kepada wartawan, Senin ( 19/8/2019), petang.

Setelah proses pemangilan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti. Maka penyidik akan melakukan gelar perkara secara internal guna menentukan sikap terhadap proses perkara tersebut.

" Gelar perkara nanti setelah pengumpulan saksi- saksi selesai semua, alat bukti telah didapatkan baru kita gelar perkara untuk menentukan kelanjutan perkara inj," ujar Leo.

Diakui Leo, dalam perkara SPPD fiktif terdapat sejumlah saksi yang belum dimintai keterangan seperti para anggota DPRD Pangkalpinang yang ikut dalam perjalanan dinas.

" Ada yang belum. Anggota DPRD yang melakukan perjalanan dinas. Ada beberapa anggota DPRD yang  ikut melakukan perjalanan dinas ke DPRD DKI itu" cetus Leo.

Terkait apakah perkara SPPD fiktif  akan berlanjut atau bakal ditutup? Leo menjelaskan, hal itu merupakan kewenangan penyidik. Dia yakin penyidik akan menentukan sikap dalam hal ini.

" Saya ngak bisa memberikan kepastian perkara diteruskan atau tidak itukan kewenangan penyidik. Cuma kita berkaca dalam hal ini sudah ada putusan (ingkrah), saya rasa ditutupnya untuk hal apa gitu. " katanya.

Suatu perkara tindak pidana bisa dihentikan bila mana dalam pemeriksaan tidak ditemukan alat bukti yang cukup. Namun dalam perkara SPPD fiktif sendiri tentu berbeda dikarena telah ada keputusan ingkrah dipersidangan.
 

" Ditutupnya perkara untuk hal apa, kan sudah ingkrah dipersidangan, kenapa dalam hal yang lainnya tidak ditemukan alat bukti, aneh kan, " pungkasnya.

Saat ditanya wartawan apakah akan ada tersangka lain? Leo mengatakan, jika untuk saat ini belum ada tersangka baru, namun, telah ada terpidana dalam kasus SPPD Fiktif tersebut yakni DW selaku Bendahara DPRD kota Pangkalpinang.

" Untuk kedepannya, kita serahkan kepada penyidik untuk menentukan apakah Perkara ini dilanjutkan atau tidak, kita serahkan ke penyidik. Jika dilanjutkan tentu akan ada penetapan tersangka. Itupun kita serahkan kepada penyidik siapa saja berdasarkan kecukupan alat bukti dijadikan tersangka,"jelas Leo, seraya menambahkan biarkan penyidik bekerja secara profisional.

Dalam kasus SPPD fiktif ini, Kejari Pangkalpinang akan bekerja secara baik dan profisional sesuai dengan beban pekerjaan yang ada.

" Jika ada pekerjaan penyidikan yaa pasti kita tuntaskan, tidak mungkin ngak. Kalau ngak kita tuntaskan toh akan menjadi tungakan buat kami, tidak mungkin ngak lah. Kami bekerja sesuai dengan apa yang ada."tutupnya. 

"Kendala pasti ada, tapi untuk kendala. Apalagi ada anggota dewan terpilih lagi itu menjadi kendala ya. Tapi mekanisme sudah diatur oleh undang - undang, siapapun ada mekanismenya kok, kitabtempuh saja mekanismenya. Untuk hal itu belum ada, cuma memang cukup hati hati dalam melakukan penyidikan ini," tambahnya. (wah)

 





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Menyambut 100 Tahun Indonesia PWI Gelar Seminar Mimpi Tokoh Muda Untuk Indonesia 2045
Menyambut 100 Tahun Indonesia PWI Gelar Seminar Mimpi Tokoh Muda Untuk Indonesia 2045
Selasa, 15 Oktober 2019 11:03 WIB
JAKARTA - Apa yang Anda bayangkan tentang Indonesia 100 tahun? Semua cita-cita kebangsaan yang dicanangkan para pendiri bangsa seharusnya sudah
ACT dan HPI Siap Bersinergi Sejahterakan Babel
ACT dan HPI Siap Bersinergi Sejahterakan Babel
Senin, 14 Oktober 2019 19:00 WIB
PANGKALPINANG - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama dengan organisasi Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Babel siap
Persiapan Pelantikan Pimpinan DPRD Babel Sudah Capai 95 Persen
Persiapan Pelantikan Pimpinan DPRD Babel Sudah Capai 95 Persen
Senin, 14 Oktober 2019 16:54 WIB
PANGKALPINANG - Persiapan menjelang pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jabatan para pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan digelar pada
HPI Babel Bakal Panen Semangka Empat Hektar
HPI Babel Bakal Panen Semangka Empat Hektar
Senin, 14 Oktober 2019 15:13 WIB
PANGKALPINANG - "Asak Kawa Apepun Pacak" itulah sepenggal kalimat dari bahasa daerah Bangka Belitung (Babel), sebagai ungkapan masyarakat Babel memotivasi