PLN Imbau Masyarakat Gunakan Listrik dengan Aman


PLN Imbau Masyarakat Gunakan Listrik dengan Aman

PANGKALPINANG - PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) imbau masyarakat gunakan listrik dengan tertib demi keselamatan dan keamanan masyarakat. 

Untuk itu, masyarakat diminta agar menggunakan pembatas kWh meter yang standar dan sesuai daya PLN, tidak menyambung langsung atau menggunakan listrik secara ilegal, tidak menyalur listrik dari tetangga, dan selalu mengutamakan keselamatan ketenagalistrikan. 

Assistant Manager Komunikasi PLN Babel, Pandhu Kusumawardana menekankan pentingnya penggunaan pembatas kWh meter yang sesuai standar. “Standar Pembatas kWh meter itu berwarna biru dan tulisan penanda pembatas daya “CL” terlihat jelas, selain warna tersebut maka tidak sesuai standar, apalagi tulisan penandanya tidak terlihat jelas,” ujar Pandhu, (29/7/2019).

Selain itu, sambungan langsung non pelanggan yang ditarik ke rumah pelanggan tanpa adanya kWh meter dapat menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat. “Selain karena hal tersebut ilegal, penyambungan langsung berisiko mengakibatkan rumah terbakar,"imbuhnya.

Fatwa majelis ulama Indonesia (MUI) nomor 17 tahun 2016 dengan tegas menyebutkan bahwa setiap orang dilarang melakukan, membantu dengan segala bentuknya dan atau membiarkan terjadinya pencurian energi listrik.

Saat pelanggan melakukan penyambungan baru, PLN memiliki batas kewenangan PLN mulai dari dari jaringan tegangan rendah, sambungan rumah, dan alat pembatas dan pengukur kWh meter. Selebihnya untuk instalasi di dalam rumah, menjadi kewenangan pelanggan.

Untuk memeriksa kelaikan operasi instalasi listrik ada lembaga pemeriksa instalasi yang akan mengeluarkan sertifikat laik operasi (SLO) yang menyatakan bahwa instalasi dalam rumah atau bangunan pelanggan aman untuk dialiri listrik dan sudah memenuhi standar instalasi. 

Lebih dari itu, Pandhu mengimbau agar masyarakat tidak menyalurkan listrik dari/ke rumah tetangga dan selalu mengutamakan keselamatan ketenagalistrikan.

 “Kami imbau kepada masyarkat untuk selalu mengutamakan keselamatan ketenagalistrikan dengan mengindari bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, tidak menumpuk steker secar berlebihan, dan menghubungi kontak center PLN 123 apabila akan menebang pohon yang hampir atau sudah menyentuh jaringan listrik” Tutupnya.(rel)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Jum'at, 21 Februari 2020 10:20 WIB
PANGKALPINANG - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020 dalam rangka koordinasi dan konsolidasi program/kegiatan penanaman modal antara pemerintah pusat
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
Jum'at, 21 Februari 2020 10:17 WIB
PANGKALPINANG - Sebanyak 55 jurnalis dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung dan Bengkulu mengikuti pelatihan dan gathering
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset