Ketua Nelayan Dan Kades Rebo Tolak KIP, Didit Minta Rapat Musyawarah Desa


Ketua Nelayan Dan Kades Rebo Tolak KIP,  Didit Minta Rapat Musyawarah Desa

PANGKALPINANG - Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya menggelar audiensi bersama Ketua Nelayan dan Kepala Desa (Kades) Rebo, Kabupaten Bangja terkait penolakan aktivitas Kapal Isap Produksi (KIP) yang beroperasi di daerah itu.

Pada kesempatan tersebut, Didit mempertanyakan surat pernyataan yang menyatakan bahwa masyarakat Desa Rebo menolak KIP, namun disisi lain masyarakat setempat setuju dengan Tambang Inkonvensional (TI) jenis Apung.

"Nah saya tanya, kalau menolak Kapal Isap, berarti TI Apung juga ditolak, harusnya mereka jangan bermain, jangan semua permasalahan, kalian enaknya saja, kalian harus bebankan kepada DPRD," kata Didit seusai audiensi di ruang kerjanya, Senin (29/7/2019).

Oleh karenanya, Didit meminta seluruh perangkat desa untuk menggelar musyawarah terkait perihal tersebut, hasil dari musyawarah ini nantinya akan dijadikan dasar hukum DPRD Babel.

"Karena Pemerintah daerah situ mengusulkan agar di daerah itu diusulkan kawasan wisata, kawasan kelautan dan kawasan pertambangan," ujar Didit.

"Jadi tidak serta merta DPRD itu harus menggunakan keinginan DPRD, nggak bisa,  minimal bupatinya harus kita panggil dulu, masyarakat kita panggil," timpalnya.

Sementara itu, Ketua Nelayan Perairan Rebo, Asiaw menuntut agar aktivitas KIP di perairan Rebo segera dihentikan, karena dinilai sudah meresahkan dan mengganggu aktivitas nelayan dalam mencari ikan.

"Kalau tuntutan nelayan berhentilah, tidak adanya pertambangan di Pantai Rebo itu, karena pertambangan disana sudah cukup lama dari tahun 1995 sampai sekarang," ungkapnya.

Ia mengaku, sebagian masyarakat Desa Rebo sudah dijanjikan sejumlah materi oleh pihak mitra PT. Timah agar KIP di perairan itu tetap diizinkan beroperasi. "Ya uang, diiming-imingi dari pihak mitra PT. Timah," ujarnya.

Dengan demikian, sesuai dengan arahan dari Ketua DPRD Babel, maka dijelaskannya, pihak nelayan bersama perangkat desa akan menggelar rapat musyawarah. "Untuk mencari solusi yang terbaiklah," pungkasnya. (mon)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
 FKPT Babel Ajak Pelajar Bangun Nasionalisme Sejak Dini
FKPT Babel Ajak Pelajar Bangun Nasionalisme Sejak Dini
Kamis, 15 Oktober 2020 19:06 WIB
PANGKALPINANG - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bidang pemuda dan pendidikan gelar diskusi film dan
FSEI IAIN SAS Babel Gelar Seminar Kewirausahaan
FSEI IAIN SAS Babel Gelar Seminar Kewirausahaan
Senin, 12 Oktober 2020 17:54 WIB
PANGKALPINANG – Mahasiswa KKN FSEI IAIN SAS Bangka Belitung melaksanakan Seminar Kewirauahaan bertempat di Kantor Kelurahan Parit Lalang, Kecamatan Rangkui,
Gubernur Erzaldi Dukung Pengembangan Tanaman Porang Melalui Kultur Jaringan
Gubernur Erzaldi Dukung Pengembangan Tanaman Porang Melalui Kultur Jaringan
Rabu, 07 Oktober 2020 19:23 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi dukung pengembangan tanaman porang melalui kultur jaringan. Pengembangan ini menurut Gubernur akan melibatkan siswa SMK di
Pemprov Babel Hadiri Rapat Paripurna Atas Raperda Retribusi Jasa Daerah dan PAD
Pemprov Babel Hadiri Rapat Paripurna Atas Raperda Retribusi Jasa Daerah dan PAD
Rabu, 07 Oktober 2020 19:21 WIB
PANGKALPINANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat paripurna terkait pengambilan keputusan raperda perubahan