Membandel, Tambang Timah Skala Besar Beroperasi di Belakang Bandara


Membandel, Tambang Timah Skala Besar Beroperasi di Belakang Bandara

Rikky Fermana: Kegiatan Itu Tidak Ada Sangkutpaut dengan HPI dan Mitranya

PANGKALPINANG - Aktivitas tambang skala besar yang beraktivitas dengan santainya di belakang bandara Depati Amir Pangkalpinang, padahal beberapa hari sebelumnya sempat ada penertiban tambang tim gabungan di lokasi tersebut. Namun, faktanya penertiban tersebut hanya dianggap angin lalu dan aktivitas tambang timah terus berjalan.

Pantauan Radar Bangka di lokasi pada Rabu (17/7) siang sekitar pukul 13.15 WIB setidaknya 6 unit alat berat beroperasi di lokasi dan beberapa unit ada yang standby. Penambang dengan santainya bekerja, dengan sakan-sakan pemisah pasir timah. Bahkan beberapa dumptruk mengangkut pasir menuju keluar areal tambang dan entah akan diangkut kemana.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Perlindungan Wartawan Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Sapta Qodria Mu'afi SH saat memantau di lokasi bersama pewarta menegaskan, aktifitas tambang timah dan pasir bangunan yang diduga kuat ilegal berbatasan di lahan Islamic Center Pemprov Kepulauan Bangka Belitung ini dipastikan bukan dilakukan oleh mitra HPI Babel karena sudah di luar lahan Islamic Center Parit Enam milik Pemprov.

"Jadi, aktivitas tambang timah dan pasir ini tidak ada sangkut-pautnya dengan rekanan HPI Babel. Karena lahan Pemprov Babel yang dikelola HPI Babel seluas 9 hektar yang selama ini dikelola untuk lahan budidaya shorgum, semangka dan pembuatan kolong sumber airnya. Nah, selain lahan yang dikelola HPI ada lahan milik pribadi diantaranya milik Afo, Nijis, Izro, Welly Abdullah dan lain-lainnya," ungkap Sapta. 

Sapta menegaskan, sejauh ini pihaknya tidak mengetahui siapa pemilik tambang tersebut, tinggal bagaimana keseriusan aparat penegak hukum dan pihak terkait untuk memprosesnya.

Sementara Koordinator Tim Sorghum Babel Deddy Hartady dan HPI Babel meminta kepada Kapolda dan Gubernur Babel untuk sesegera menertibkan kegiatan aktivitas tersebut. Karena terkait aktivitas TI ilegal yang ada di lokasi tersebut, sebelumnya Koordinator Tim Sorghum Babel, HPI Babel dan Mitranya sempat diminta konfirmasi ke pihak Polresta Pangkalpinang. 

"Aktivitas tambang ini, beberapa hari lalu sempat dirazia oleh Satpol PP Babel dan Tim Gabungan. Namun fakta di lapangan, sampai dengan saat ini masih beraktifitas kembali bahkan di pintu portal keluar masuk ke lokasi berdiri Posko salah satu ormas," tandasnya.

Sedangkan Ketua HPI Babel, Rikky Fermana SIP menegaskan, jika pihaknya ataupun mitra HPI Babel tidak bertanggungjawab atas aktivitas tambang timah dan pasir yang diduga kuat ilegal itu. 

"Sebelumnya, pihak HPI Babel sempat diperiksa dan diminta keterangan terkait kegiatan di kawasan lahan parit enam. Namun saat ini, aktifitas tambang di seputaran lokasi tersebut bahkan dengan skala besar tetap beroperasi dan pihak HPI Babel menegaskan jika aktivitas tersebut tidak ada sangkutpautnya dengan dengan HPI Babel ataupun mitra rekanannya. Silahkan saja aparat penegak hukum memprosesnya," pungkas Rikki. (RB)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Kejari Siap Tuntaskan Kasus SPPD Fiktif 13 Dewan Kota
Kejari Siap Tuntaskan Kasus SPPD Fiktif 13 Dewan Kota
Selasa, 20 Agustus 2019 00:07 WIB
PANGKALPINANG - Proses perkara SPPD Fiktif 13 anggota DPRD Pangkalpinang periode 2014-2019 tahun anggaran 2017 dipastikan berlanjut.
Kejari Bidik Tersangka Baru Kasus SPPD Fiktif, Sejumlah Anggota DPRD Pangkalpinang Segera Diperiksa
Kejari Bidik Tersangka Baru Kasus SPPD Fiktif, Sejumlah Anggota DPRD Pangkalpinang Segera Diperiksa
Senin, 19 Agustus 2019 22:11 WIB
PANGKALPINANG - Penyidik Kejari Pangkalpinang dikabarkan tengah membidik tersangka baru dalam kasus SPPD Fiktif 13 anggota DPRD Kota Pangkalpinang periode
BI Launching Aplikasi QRIS,  Apa Saja  Keunggulannya?
BI Launching Aplikasi QRIS, Apa Saja Keunggulannya?
Senin, 19 Agustus 2019 12:13 WIB
PANGKALPINANG - Bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI Ke 74, Bank Indonesia (BI) meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran
Tim Reformasi Birokrasi Kejagung RI Lakukan Penilaian WBK dan WBBM di Kejati Babel
Tim Reformasi Birokrasi Kejagung RI Lakukan Penilaian WBK dan WBBM di Kejati Babel
Senin, 19 Agustus 2019 10:41 WIB
PANGKALPINANG - Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI melakukan penilaian zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih