Ribuan Ton Mineral Ikutan Diduga Ilegal Gagal Dikirim


Ribuan Ton Mineral Ikutan Diduga Ilegal Gagal Dikirim

PANGKALPINANG - Puluhan truk bermuatan ribuan ton elminit dan zircon diduga ilegal  yang hendak di ekspor melalui Pelabuhan Pangkalbalam, berhasil digagalkan, Senin (8/7/2019).

Dari pantauan wartawan dilokasi, puluhan truk muatan elminit dan zircon tersebut diduga tidak dilengkapi dokumen resmi dan seharusnya tidak bisa dimuat kedalam tongkang.

Plh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)  IV Pangkalbalam, Hasoloan Siregar mengungkapkan, pihaknya mengetahui ada agen pelayaran jika akan ada pengiriman elminit dan zircon.



"Kita baru tahu dari agen pelayaran akan ada pengiriman, nama agennya LMP cuman belum ada dokumen kesyahbandarannya," tegasnya.

Diungkapkan Hasoloan, dalam proses pengiriman barang mineral setidaknya ada 4 dokumen yang harus dilengkapi yaitu Surat Keterangan Perusahaan (SKP) awal, Hasil Uji Laboratorium untuk mengetahui jenis barang, Laporan Pemeriksaan Hasil Surveyor dan bukti setor pajak daerah dan SKP akhir.

"Uji lab untuk itu jenis barang, laporan hasil surveyor dan bukti setor pajak daerah untuk jumlah barang,"katanya.

Meski dinyatakan ilegal, proses pengangkutan elminit dan zircon  kedalam tongkang masih terus berjalan.

" Belum ada dokumen kapal yang masuk ke KSOP IV Pangkalbalam. Tadi memang ada pengurusnya datang ke kita (KSOP IV Pangkalbalam), tapi kita sudah minta dokumennya belum ada," tambahnya.

Informasi yang berhasil ditelusuri wartawan ini, barang tadi berasal dari PT Indomas walau pun belum bisa dipastikan kebenarannya. 

Sedangkan jumlah barang yang akan dimuat berkisar hingga 18.000 ton, secara estafet. "Kalau sebelumnya ada yang ngirim zirkon tapi dokumennya lengkap, buka seperti ini," terang Hasoloan.

Sementara itu dikatakan Kepala KSOP IV Pangkalbalam, Izuar mengatakan, dirinya belum mendapatkan informasi terkait adanya dugaan pengiriman eliminit dan zircon tersebut," Saya ngak tau, saya sedang berada di Surabaya,"katanya singkat.

Senada dikatakan Kasubdit Gakkum Dit Pol Air, Polda Babel, AKBP Nuryono saat dikonfirmasi harian ini mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui adanya kejadian tersebut. " Saya ngak tau, tidak ada informasi ke saya. Saya juga sedang berada diluar kota,"ucapnya.

Sedangkan Dirreskrimsus Polda Babel, Kombes Pol Indra Krimayadi saat dihubungi melalui handphone tidak menjawab. 

Pasir Zircon Belum Dapat Diekspor

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengatakan, pasir zircon sampai saat ini belum dapat diekspor keluar sebelum adanya kepastian regulasi yang dikeluarkan oleh Pemprov Babel.

Menurut Didit, terkait penerbitan regulasi tersebut, peran Gubernur Erzaldi sangat penting karena hal ini menyangkut Peraturan gubernur (Pergub).

"Tugas kami membuat Peraturan daerah (Perda) terkait pengelolaan mineral ikutan sudah selesai pada Januari 2019 lalu," kata Didit, Senin (8/7/2019).

Lebih jauh, Didit menjelaskan, DPRD Babel telah mengesahkan pengelolaan mineral ikutan kedalam Perda Nomor Tahun 2019 pada 23 Januari 2019 lalu.

"Sampai saat ini kita belum menerima salinan pergub yang mengatur teknis dari perda tersebut, sehingga bila ada perusahaan atau pihak tertentu melakukan pengiriman pasir zircon dari Babel maka termasuk melanggar aturan," jelasnya.

Menurut Didit, penindakan terhadap pengiriman pasir zircon keluar Babel merupakan domain pihak kepolisian.

"Untuk itu kita sama-sama mengawasi, kalau ada yang membawa pasir zircon keluar, silahkan lapor kepada aparat terkait," tandasnya.(mon)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Semarak HBA dan HUT IAD 2019, Pasar Murah Kejati Babel Diserbu Warga
Semarak HBA dan HUT IAD 2019, Pasar Murah Kejati Babel Diserbu Warga
Rabu, 17 Juli 2019 20:48 WIB
PANGKALPINANG - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Aditya Warman membuka langsung pasar murah dalam rangka memperingati
Bupati Ibnu Saleh Support Poktan Lebih Berkembang
Bupati Ibnu Saleh Support Poktan Lebih Berkembang
Rabu, 17 Juli 2019 20:33 WIB
SUNGAISELAN - Bupati Bangka Tengah (Bateng) Dr Ir H Ibnu Saleh MM mengunjungi Kelompok Tani Tunas Baru Kelurahan Sungaiselan, Kecamatan
Membandel, Tambang Timah Skala Besar Beroperasi di Belakang Bandara
Membandel, Tambang Timah Skala Besar Beroperasi di Belakang Bandara
Rabu, 17 Juli 2019 20:31 WIB
PANGKALPINANG - Aktivitas tambang skala besar yang beraktivitas dengan santainya di belakang bandara Depati Amir Pangkalpinang, padahal beberapa hari sebelumnya
Bupati Ibnu Bagikan Ratusan Sertifikat Tanah Program PTSL
Bupati Ibnu Bagikan Ratusan Sertifikat Tanah Program PTSL
Selasa, 16 Juli 2019 14:48 WIB
PANGKALANBARU - Bupati Bangka Tengah DR Ir H Ibnu Saleh MM bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng)