Unjuk rasa Berujung Bentrok, Sejumlah Mahasiswa Alami Luka Memar


Unjuk rasa Berujung Bentrok, Sejumlah Mahasiswa Alami Luka Memar


PANGKALPINANG - Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa yang tergabung dari lima fakultas perguruan tinggi di gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,Jumat (3/5/2019), berujung  ricuh.

Bahkan sempat terjadi aksi kekerasan yang dilakukan aparat  dengan mengunakan pentungan mengakibatkan mahasiswa mengalami luka memar. Kejadian berawal saat puluhan mahasiswa hendak masuk ke gedung wakil rakyat untuk melakukan audiensi dan dihalangi aparat kepolisian dan Satpol Pol PP yang saat itu membuat blokade.

"Kami aksi gabungan dari lima Kampus yaitu, UBB, IAIN, STIE Pertiba, STIH Pertiba, dan STKIP Muhammadiyah," kata Koordinator Aksi Mahasiswa dari UBB, Haffiz saat diwawancarai seusai aksi, Jumat (4/5/2019).

Ia mengungkapkan, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut dalam momentum Hari Buruh dan Hari Pendidikan belum lama ini.

"Kawan-kawan ni bersepakat untuk aksi mengenai momentum hari buruh sama hari pendidikan," ungkapnya.

Oleh sebab itu, para mahasiswa dari lima fakultas tersebut, sepakat untuk menggelar aksi damai, dan menentukan titik temu di Alun-Alun Taman Merdeka.(ATM).

"Jadi kami sepakat untuk melakukan aksi, pertama titik kumpulnya di Alun-Alun pukul 08.30, kemudian sampailah di DPRD pukul 09.00," imbuhnya.

Setelah tiba di Gedung DPRD Babel, dijelaskan dia, para mahasiswa tersebut mulai berorasi dan meminta untuk bertemu dengan Ketua DPRD Babel.

Namun, dikatakan dia, hanya satu orang Anggota DPRD Babel saja yang hadir menemui para mahasiswa tersebut.

"Mulailah orasi, cuma kami ni dak ditemui dengan Ketua DPRD dan jajarannya, ternyata digedung itu cuma satu Anggota Dewan, ini kira-kira nggak etis lah," cetusnya.

Lebih lanjut, dijelaskan dia, para mahasiswa meminta izin kepada aparat keamanan untuk masuk ke dalam Gedung tersebut. Namun permintaan tersebut tidak diizinkan oleh petugas keamanan.

"Kemudian kami minta audiensi ke dalam gedung, aparat itu nggak ngasih, kemudian kami berdebat dengan pihak keamanan disana," terangnya.

Akhirnya, terjadilah aksi dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan, situasi semakin memanas, hingga terjadilah aksi kekerasan yang dialami oleh beberapa mahasiswa.

Kemudian kami minta audiensi ke dalam gedung, aparat itu nggak ngasih, kemudian terjadilah perbedebatan, terus dari polisi itu dorong, intinya kita tidak diperbolehkan masuk," terangnya.

Bahkan, diceritakannya, Ada tiga orang rekannya yang ditahan oleh aparat keamanan didalam Gedung DPRD Babel. Namun para mahasiswa mendesak aparat keamanan untuk membebaskan ketiga rekannya tersebut.

"Setelah kami tahu ada kawan-kawan kami ada yang ditahan, kami minta kepada aparat untuk dibebaskan dan setelah kami desak akhirnya kawan-kawan itu dibebaskan," tandasnya. (mon)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
HUT Kemerdekaan RI Ke 74, Erzaldi : Babel Tertantang Untuk Memajukan SDM Unggul
HUT Kemerdekaan RI Ke 74, Erzaldi : Babel Tertantang Untuk Memajukan SDM Unggul
Sabtu, 17 Agustus 2019 14:06 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 74 ini hendaknya dijadikan pemicu
Tindak Lanjuti Program Presiden Jokowi, DPRD Babel Siap Bersinergi Dengan Pemda
Tindak Lanjuti Program Presiden Jokowi, DPRD Babel Siap Bersinergi Dengan Pemda
Jum'at, 16 Agustus 2019 15:56 WIB
PANGKALPINANG - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam rangka HUT Kemerdekaan
Didit Akan Sanksi Anggota Dewan Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT Kemerdekaan RI Ke 74
Didit Akan Sanksi Anggota Dewan Tak Hadiri Rapat Paripurna HUT Kemerdekaan RI Ke 74
Jum'at, 16 Agustus 2019 13:09 WIB
PANGKALPINANG - Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya menyesalkan ketidakhadiran beberapa anggotanya pada Rapat Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan
Pertama di Indonesia, Wakajati Babel Lounching Aplikasi Digital Si ADDit SUPer
Pertama di Indonesia, Wakajati Babel Lounching Aplikasi Digital Si ADDit SUPer
Kamis, 15 Agustus 2019 17:15 WIB
PANGKALPINANG - Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Damianus Tagor Sidabutar membuka In House Training