Jaksa Kejati Dilaporkan Ke Jamwas & Banwas MA, Pasca Ajukan Tuntutan Ringan Antoni Bos Zircon Ilegal


Jaksa Kejati Dilaporkan Ke Jamwas & Banwas MA, Pasca Ajukan Tuntutan Ringan Antoni Bos Zircon Ilegal

PANGKALPINANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidajanti dilaporkan oleh  Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Drs Tubagus  Rahmad Sukendar , SH, MH, ke Jamwas Kejagung RI, Selasa (2/4/2019), sekitar pukul 11. 00 WIB.

Dilaporkannya JPU Hidajanti ke Jamwas Kejagung RI, pasca tuntutan rendah yang dibacakannya dalam sidang perkara kepemilikan kepemilikan  1.250 ton Zirkon Ilegal dengan terdakwa Ho Apriyanto Alias Antoni yakni 6 bulan penjara dan denda Rp5 juta pada sidang di Ketuai Majelis Hakim Corry Oktarina dan Hakim Anggota angota Iwan Gunawan dan Hotman EP Sipahutar, Senin (1/4/2019), di Pengadilan Negeri (PN), Pangkalpinang. 

" BPI KPNPA RI meminta kepada Jamwas di Kejaksaan Agung agar memeriksa Jaksa Penuntut Umum yang menyidangkan kasus kepemilikan 1.250 ton mineral ikutan dan Zirkon ilegal, karena itu sudah mencederai hukum Negara Republik Indonesia dan juga sudah merusak nama baik Kejaksaan,"ujar Tubagus Rahmad Sukendar, saat dihubungi salah-satu awak media yang bertugas di Kejati Babel.

Dikatakan Tubagus, Terdakwa Hon Apriyanto Alias Antoni  didakwa dengan Undang Undang Pertambangan dan Minerba yang ancamannya 10 tahun penjara, namun hukuman yang diajukan JPU sama dengan pencuri ayam. " Masak dituntut hanya 6 bulan penjara, itu bisa disamakan dengan mencuri ayam," katanya.

Untuk itu, BPI KPNPA RI menyarankan Majelis Hakim  PN Pangkalpinang untuk dapat memvonis terdakwa Antoni lebih berat dari tuntutan Jaksa , dikarenakan ancaman hukuman 10 tahun.

" BPI juga meminta kepada Hakim yang menyidangkan perkara ini untuk memvonis terdakwa Antoni  lebih dari tuntutan JPU karena ancamanhukumannya mencapai 10 tahun penjara,"imbunya.

Diberitakan sebelumnya, JPU Kejati Babel Hidajanti mengajukan tuntutan  6 bulan penjara dan denda Rp5 juta terhadap terdakwa Ho Aprianto Alias Antoni Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, Senin (1/4/2019). Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan melangar pasal 161 UU Minerba.

" Menuntut terdakwa dengan hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp5 juta subsider 3 bulan. Sementara  Barang Bukti (BB) disita negara dan  mesin pengelolahan mineral ikutan dikembalikan kepada terdakwa,"ujar Hidayanti dihadapan Mejelis Hakim Corry Oktarina dan angota Iwan Gunawan dan Hotman EP Sipahutar.

Sementara terdakwa Antoni dihadapan mejalis Hakim Majelis Hakim Corry Oktarina, menerima tuntutan yang dibacakan JPU. Dalam pembelaan yang disampikan terdakwa secara lisan, terdakwa berharap dapat menjalankan hukuman seringan-ringannya." Saya berharap agar dapat menjalani hukuman penjara seringan ringannya,"ujar Antoni.

Sidang akan dilanjutkan pada 8 April 2019, dengan agenda mendengarkan pembelaan terdakwa atas tuntutan JPU. " Sidang akan dilanjutkan pada hari Senin 8 April mendatang,"ujar Majelis Hakim Corry Oktarina.

Sekedar diketahui, tuntutan JPU sendiri sebelumnya sudah dapat ditebak oleh salah-satu wartawan yang saat itu melakukan peliputan di PN Pangkalpinang." Kan sudah bisa kita tebak sebelumnya 6 bulan penjara, nah kan benar 6 bulan,"tukas salah-satu wartawan usai sidang digelar. (wah)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Selamat Jalan Brigjen Pol Syaiful Zachri, Masyarakat Babel Turut Berduka
Selamat Jalan Brigjen Pol Syaiful Zachri, Masyarakat Babel Turut Berduka
Sabtu, 20 April 2019 05:54 WIB
PANGKALPINANG - Innalillahi wainaillaihi rojiun, Polri berduka, Mantan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Syaiful Zachri meninggal dunia di usia
Waduh "Anak SD" Jadi Petugas PPS
Waduh "Anak SD" Jadi Petugas PPS
Rabu, 17 April 2019 18:20 WIB
PANGKALPINANG - Berbagai cara dilakukan oleh Pengawas Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk menarik antusiasme partisipasi pemilih pada momen Pesta
Erzaldi : Saya Sudah Melaksanakan Kewajiban
Erzaldi : Saya Sudah Melaksanakan Kewajiban
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
PANGKALANBARU, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman beserta istri, Melati Erzaldi dan dua putrinya melakukan pencoblosan ke TPS 003, Desa
H-1 Jelang Pemilu Serentak, Polda Babel Tingkatkan Patroli Gabungan
H-1 Jelang Pemilu Serentak, Polda Babel Tingkatkan Patroli Gabungan
Selasa, 16 April 2019 14:28 WIB
PANGKALPINANG - Perhelatan akbar Pemilu Serentak akan diselenggarakan besok, Rabu (17/4/2019), yang menjadi pusat perhatian seluruh dunia.