LZ, Otak Sekaligus Tersangka Penyelundupan 2,508 Ton Timah Balok Ilegal Masih Buron


 LZ, Otak Sekaligus Tersangka Penyelundupan 2,508 Ton Timah Balok Ilegal Masih Buron

PANGKALPINANG - Polisi Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menetapkan LZ, tak lain pemilik sekaligus otak penyelundupan 207 balok timah dengan berat mencapai seberat 2,508 ton sebagai tersangka. Timah yang akan di selundupkan oleh tersangka melalui Pelabuhan Pangkalbalam tujuan Jakarta berhasil diamankan oleh Satgas Lundup Unit 4 Dirkrimsus Polda Babel, Selasa (11/12) dari mobil Truk Mitsubithi Nopol Z 8754 WI dikemudikan oleh EL, yang sudah lebih dulu ditahan.

Tersangka LZ sendiri akan dikenakan Pasal 161 Undang-Undang  RI Nomor 4 tahun 2009 dengan ancaman pidana 10 tahun, denda paling banyak 10 milyar. Sementara EL (sopir truk..red), dikenakan Pasal 161 Undang-Undang RI Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba jo pasal 55 KUHP, dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun dan denda 1 milyar.

Kapolda Babel, Brigjen Pol Istiono dalam konfrensi pers mengatakan, modus pelaku menyelundupkan 207 balok timah ilegal dengan modus membawa barang rongsokan, setelah di geledah, ternyata di dalamnya ditemukan logam timah berbentuk balok seberat 2 ton 508 kg timah. Temuan ini dikatakan Kapolda akan terus dikembangkan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru.

" EL sopir truk dikenakan pasal 161 Undang - undang RI Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba jo pasal 55 KUHP, dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun dan denda 1 miliar,"tegasnya.

Sementara untuk pemilik barang berinisial LZ, dijelaskannya, akan ditetapkan sebagai tersangka dan akan dikenakan dengan pasal yang sama dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

"LZ selaku pemilik barang ini, akan di tetapkan sebagai tersangka di kenakan Pasal 161 Undang-Undang  RI Nomor 4 tahun 2009 dengan ancaman pidana 10 tahun, denda paling banyak 10 milyar, itu hasil Satgas Lundup kita yang sudah kita bentuk" ujarnya.

Dijelaskan Kapolda, dari keterangan tersangka dihadapan penyidik, pengiriman balok timah yangsendiri sudah dilakukan sebanyak tiga kali dan pihaknya akan terus menyelidiki berapa berat balok timah yang sudah dikirim ke Jakarta. Lebih lanjut dijelaskannya, berdasarkan pengakuan tersangka, balok-balok timah akan dibuat untuk spider, gantungan kunci, gong, gamelan, miniatur kapal dan lainnya.

Menurut Kapolda, sampai saat ini sudah ditetapkan dua tersangka, namun masih ada kemungkinan penambahahan tersangka lagi, termasuk penadah balok-balok timah yang berada di Jakarta karena kasus ini masih dalam langkah-langkah proses tindak lanjut.

Untuk kedepannya, ia mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap modus-modus penyelundupan yang lainnya terutama di pelabuhan-pelabuhan yang berpotensi terjadinya penyelundupan.

"Modus-modus itu mesti kita pelajari semuanya, ternyata barang rongsokan itu didalamnya ada timah dan tentunya lokasi-lokasi lain, selain pelabuhan ini, menjadi target pelabuhan-pelabuhan lainnya, Kita ada 20 pelabuhan yang berpotensi untuk melakukan langkah-langkah penyelundupan ini dan akan kita lakukan terus pengecekan, perketat di lokasi-lokasi tertentu," pungkasnya. (mon)

 





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Buka Desiminasi Pengawasan Tenorm, Ini Penjelasan Wagub
Buka Desiminasi Pengawasan Tenorm, Ini Penjelasan Wagub
Rabu, 26 Juni 2019 15:04 WIB
PANGKALANBARU - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah secara resmi membuka kegiatan Desiminasi Pengawasan Technologically Enanced Naturall Occurring
Jalin Silaturahmi, Forwaka Babel Sowan Ke Kecabjari Belinyu
Jalin Silaturahmi, Forwaka Babel Sowan Ke Kecabjari Belinyu
Selasa, 25 Juni 2019 23:02 WIB
PANGKALPINANG - Forwaka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung siap bersinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) yang ada di wilayah Bangka Belitung, baik
NAM AIR Pangkalpinang-Belitung Delay Selama 3 Jam 40 Menit
NAM AIR Pangkalpinang-Belitung Delay Selama 3 Jam 40 Menit
Selasa, 25 Juni 2019 19:34 WIB
PANGKALPINANG - Sejumlah penumpang NAM AIR IN 550 dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang tujuan Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung
Ketua Komisi III DPRD Babel Soroti Permasalahan Harga Tiket Pesawat Yang Masih Tinggi
Ketua Komisi III DPRD Babel Soroti Permasalahan Harga Tiket Pesawat Yang Masih Tinggi
Selasa, 25 Juni 2019 19:02 WIB
PANGKALPINANG - Menanggapi harga tiket pesawat yang masih tinggi, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Deddy Wijaya menilai