Masyarakat Heran, BBM di SPBU Sering Kosong


Masyarakat Heran, BBM di SPBU Sering Kosong

PANGKALPINANG - Ketersidiaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium maupun Pertalite dan Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah kota Pangkalpinang alias ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sering kosong.

"Mau jadi apa Pangkalpinang jika tiap hari BBM di SPBU habis. Pemerintahnya kemana, apa kerja orang Pertamina. Inikan bentuk pelayanan kepada masyarakat, kenapa sampai dibiarkan berlarut-larut. Kami sebagai masyarakat sangat dirugikan, terlebih lagi dengan kondisi ekonomi seperti sekarang,"ungkap Yusuf (44) warga Gang Gabus II, Kelurahan Gabek, Kecamatan Gabek, Pangkalpinang, Jumat, (23/11).

Lebih lanjut diungkapkan Yusuf, dirinya kerap kali menemukan sejumlah SPBU masih melayani pengeritan BBM, seperti penguna kendaraan roda dua yang beberapa kali datang untuk mengisi BBM, selain itu mobil sejak pagi sudah menganteri.

" Ngak usah jauh-jauh di SPBU Selindung depan kantor Jamsostek Ketenagakerjaan, coba diliat tiap hari banyak kendaraan yang antri untuk mengerit BBM. Kalau tidak percaya bisa di cek langsung,"keluhnya.

Dengan kejadian tersebut, tentu saja akan merugikan penguna kendaraan lain yang akan mengisi BBM di SPBU. " Yang rugi kan penguna kendaraan lain. Kita sudah taulah, banyak kepentingan disana,"cetusnya.

Hal senada di ungkapkan Rahmat warga Bukit Baru, Pangkalpinang. Pria yang kesehariannya sebagai pedagang ini juga mengeluh dengan kondisi BBM di SPBU yang sering kosong." Seharusnya Pertamina tau, ketersediaan BBM yang akan di kirim ke SPBU kapan dan berapa lama habisnya. Coba sesekali mereka (Pertamina..red), turunkan tim di SPBU, tolong lihat langsung kendaraan yang mengantri itu benar masyarakat mengisi BBM atau warga yang datang untung ngerit BBM. Jangan cuma diam saja,"tukasnya.

Sementara sebelumnya Wakil Ketua Komisi III DPRD Pangkalpinang, Rio Setiady telah mendapat laporan terkait kelangkaan BBM dan Gas melon di Pangkalpinang. Maka itu, dirinya meminta pemerintah provinsi untuk merespon apa yang menajdi keluhan masyarakat tersebut.

"Karena ini kewenangannya pemprov dan pusat, saya kira dinas terkait sebaiknya segera merespon kondisi hari ini, jika perlu koordinasikan dengan Pertamina dan pengusaha SPBU. Lalu sampaikan ke masyarakat luas ada apa sebenarnya, dan sampai kapan kondisi seperti ini. Gubernur harus bertindak,”tegasnya.

Dia menambahkan, pemerintah provinsi jangan membiarkan masyarakat menunggu, hingga berdampak pada berkembangnya isu yang tidak jelas dimasyarakat. "Kami juga mendukung aparat keamanan untuk menindak jika ada oknum yang bermain, tidak manusiawi jika terus dibiarkan,"tegasnya. 


Disisi lain, Ketua HPI Babel  Rikky Fermana bersama sejumlah wartawan mendatangi kantor Pertamina TBBM Pangkalbalam, guna mengkonfirmasi langsung terkait kelangkaan BBM di SPBU, namun sayangnya pihak perusahan plat merah tersebut terkesan tertutup. 

“Pak Yanto nya tidak ada, dia jarang ke kantor,” ujar CS Yang bernama Tia ini ketika ditemui, Jum’at (23/11/2013).

Bahkan Tia menyarankan agar setiap pewarta yang mau bertemu CR Pertamina harus membuat janji terlebih dulu.

“Bagaimana mau janji kalau telpon saja tidak di angkat, kita wa tidak dibalas,” ujar Rikky kesal.

Langkanya BBM ini membuat masyarakat Babel resah dan merasa di persulit terkait kebutuhan Bahan Bakar, terutama para sopir angkot yang setiap hari mencari rejeki dengan mencari penumpang.

Tak hanya itu, sejumlah pekerja lainnya terpaksa membeli BBM jenis Pertamax yang harganya cukup tinggi untuk masyarakat kalangan menengah kebawah. (**)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Hadapi New Normal, Dunia Pendidikan Harus Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan
Hadapi New Normal, Dunia Pendidikan Harus Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan
Sabtu, 06 Juni 2020 19:52 WIB
PANGKALPINANG - Salah satu kunci sukses menghadapi Covid-19 adalah kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dari pemerintah sebagai pola adaptasi perilaku.
Protokol Covid-19 Jadi Syarat dan Kunci Utama Pelaksanaan New Normal di Dunia Pendidikan
Protokol Covid-19 Jadi Syarat dan Kunci Utama Pelaksanaan New Normal di Dunia Pendidikan
Sabtu, 06 Juni 2020 19:49 WIB
PANGKALPINANG - Dalam menjalankan kebijakan tatanan kehidupan baru yang dikenal dengan istilah "New Normal" khususnya di bidang pendidikan, penerapan protokol
Sosialisasikan New Normal, Gubernur Erzaldi Libatkan Pihak Airlines
Sosialisasikan New Normal, Gubernur Erzaldi Libatkan Pihak Airlines
Jum'at, 05 Juni 2020 19:27 WIB
PANGKALPINANG - Dalam rangka menyikapi dampak yang dirasakan oleh dunia penerbangan dan seruan new normal yang menjadi kebijakan yang akan
Kwarda Babel Ambil Bagian Antisipasi Krisis Pangan
Kwarda Babel Ambil Bagian Antisipasi Krisis Pangan
Jum'at, 05 Juni 2020 18:00 WIB
PANGKALPINANG - Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bangka Belitung (Kwarda Babel) ikut ambil bagian dalam upaya antisipasi krisis pangan. Ketua Kwarda