DPRD Babel Santuni Anak Anggota Dewan Korban Pesawat Lion Air


DPRD Babel Santuni Anak Anggota Dewan  Korban Pesawat Lion Air

PANGKALPINANG - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan bantuan santunan berupa beasiswa kepada anak-anak dari ahli waris keluarga korban musibah pesawat Lion Air JT 610.

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengatakan, ahli waris keluarga korban merupakan bagian keluarga besar DPRD Babel. "Mereka adalah keluarga besar kami, anak-anak kami," kata Didit saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (14/11).

Didit menambahkan, besaran bantuan untuk ahli waris keluarga korban bervariasi, mulai dari Rp 2,5 juta sampai Rp 4 juta tergantung jumlah anak yang ditinggalkan.

"Besaran bantuannya bervariasi, yang paling tinggi 4 juta, yang paling rendah 2,5 juta, per bulan dikirim langsung melalui rekening ahli waris," ungkapnya.

"Kami membaginya ini proporsional karena seperi anak almarhum Pak Mughni ini ada dua orang yang sekolah diluar, termasuk juga anak Pak Dollar ini ada lima, termasuk juga anak almarhum Tessa dan Amad (Muhammad Syafi'i), kalau untuk almarhum Pak HK satu orang, Pak Nurdiman ada dua orang," sambungnya.

Bantuan tersebut, dijelaskan Didit, akan diserahkan ke ahli waris pada saat HUT Babel pada tanggal 21 November 2018. "Insya Allah ini akan kami serahkan pada saat HUT Babel disidang paripurna bentuk penghargaan," jelasnya. 

Lebih lanjut diungkapkannya, untuk saat ini para pimpinan dan anggota DPRD Babel akan memberikan bantuan santunan tersebut hingga akhir masa jabatan mereka pada Bulan September 2019 mendatang, 

"Insya Allah kami berkeinginan bantuan ini bisa lebih diperbesar, dan kami sepakat, karena masa jabatan kawan-kawan habisnya bulan September 2019, maka kurang lebih satu tahun akan kita bantu," ungkapnya.

Namun, ia mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan mereka akan meneruskan bantuan jika mereka terpilih kembali untuk menjadi wakil rakyat pada periode 2019-2024.

"Akan tetapi Insyaallah jika memang nanti pada periode yang akan datang kami bisa meneruskan niat baik ini, ya tidak menutup kemungkinan, kami akan meneruskan daripada apa yang telah kami lakukan," ujarnya.

Selain itu, dikatakannya, para keluarga korban juga akan mendapatkan Taspen dan uang pengabdian selama masa kerja para almarhum di DPRD Babel.

"Disamping itu juga, Insyaallah para keluarga korban juga akan mendapat Taspen maupun nanti akan mendapatkan uang pengabdian yang lagi diurus itu," terangnya.

Dengan demikian ia berharap kepada anak-anak almarhum untuk tetap semangat dalam menggapai cita-cita yang diinginkan oleh almarhum orang tuanya.

"Kami berharap, anak-anak kami ini tidak berputus asa, tetap semangat untuk mewujudkan cita-cita yang diinginkan mereka, yang diharapkan oleh orang tua almarhum tersebut," harapnya.

Kemudian, ia mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan dan anggota DPRD Babel dengan ikhlas menyisihkan penghasilan mereka untuk membantu anak-anak keluarga korban.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Babel yang telah mengikhlaskan untuk membantu anak-anak kami ini," ucapnya.

Sementara, adik kandung almarhum Murdiman, Rusmiyana juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh DPRD Babel dan ia berharap pemberian bantuan ini tidak dalan waktu yang singkat.

"Terima kasih kami ucapkan, Alhamdulillah itu sangat membantu sekali daripada keluarga Bapak Murdiman, karena kita ketahui almarhum mempunyai dua anak dan saya berharap untuk terus dari pihak DPRD ini bisa membantu dan juga bisa terus walaupun kakak kami tidak disini lagi, tetapi tetap ada koordinasi dan kekeluargaan lah yang kita harapkan," ungkapnya.

Kegiatan serah terima bantuan ini dihadiri oleh delapan pihak ahli waris keluarga korban dan disaksikan oleh beberapa anggota DPRD Babel beserta Sekretaris Dewan (Sekwan) dan staf humas.

Berikut perincian delapan ahli waris yang mendapatkan bantuan beasiswa, yakni, almarhum Murdiman memiliki dua orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan Rp 3 juta perbulan, almarhum Ahmad Mughni memiliki tiga orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan sebesar Rp 4 juta perbulan, almarhum Dollar memiliki lima orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan Rp 4 juta perbulan, almarhum Muchtar Rasyid tidak ada tanggungan anak. 

Kemudian, almarhum H.K Junaidi memiliki satu orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan Rp 2,5 juta perbulan, almarhum Eling Sutikno tidak ada tanggungan anak, almarhum Muhammad Syafi'i memiliki dua orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan sebesar Rp 3 juta perbulan, dan almarhum Tessa Kausar memiliki dua orang anak tanggungan, mendapatkan bantuan Rp 3 juta perbulan. Jadi total bantuan yang diberikan oleh DPRD Babel sebesar Rp. 19,5 juta perbulan. (mon)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Jaksa Menilai Gugatan Praperadilan Suranto Tidak Logis
Jaksa Menilai Gugatan Praperadilan Suranto Tidak Logis
Senin, 21 Oktober 2019 19:38 WIB
PANGKALPINANG - Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, kembali mengelar sidang ketiga gugatan Peraperadilan Suranto Wibowo terhadap Kejati Babel, Senin (21/10/2019).
Kuasa Hukum Yamoa Sebut Pasal Yang Disangkakan Terhadap Kliennya Tidak Tepat Sasaran
Kuasa Hukum Yamoa Sebut Pasal Yang Disangkakan Terhadap Kliennya Tidak Tepat Sasaran
Senin, 21 Oktober 2019 18:14 WIB
PANGKALPINANG - Sekjen Ormas Pemuda Pancasila (PP) Bangka Belitung, Yamoaa Harefa melalui kuasa hukumnya memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan di salah satu
Promosikan Pariwisata dan UMKM, Pemprov Babel Akan Gelar "Visit Bangka Belitung 2021"
Promosikan Pariwisata dan UMKM, Pemprov Babel Akan Gelar "Visit Bangka Belitung 2021"
Senin, 21 Oktober 2019 15:46 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengatakan, pihaknya akan menggelar acara Visit Bangka Belitung 2021 dalam rangka
Majukan UMKM Dan Buka Lapangan Kerja, Pemprov Babel Jalin Kerjasama Dengan OK OCE
Majukan UMKM Dan Buka Lapangan Kerja, Pemprov Babel Jalin Kerjasama Dengan OK OCE
Senin, 21 Oktober 2019 15:42 WIB
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung menjalin kerjasama dengan OK OCE di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur, Senin