Management Giant Diadukan Karyawan, Buntut Pemberhentian Kerja Sepihak


Management Giant Diadukan Karyawan, Buntut Pemberhentian Kerja Sepihak

PANGKALPINANG -  Puluhan karyawan Giant mendatangi DPRD Babel mendatangi gedung DPRD untuk mengadukan nasib mereka yang diberhentikan secara sepihak oleh Management Giant Pusat (PT. Hero Supermarket).

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya didampingi anggota Komisi IV DPRD Babel, Tanwin dan Marsidi mengadakan audiensi dan mediasi antara mantan karyawan dengan Pihak Management Giant.

Perwakilan dari pekerja Giant, Hendra menjelaskan, mereka sudah tiga kali melakukan pembaruan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dengan pihak management, namun tertanggal 1 Juli 2018, pihak management memutuskan kerjasama kontrak kerja terhadap 28 karyawan.

"Singkat cerita, pembaruan PKWT pertama itu dilakukan pada tanggal 1 Juli 2015 selama satu tahun, selanjutnya PKWT kedua pada tanggal 1 Juli 2016 sampai tahun 2017, terus ada lagi pembaruan kontrak lagi selama 1 tahun yaitu tanggal 1 Juli 2017 hingga 1 Juli 2018. Jadi sebanyak 3 kali PKWT yang ditandatangani temen-temen dan diawal Juli tadi temen-temen diputus kontraknya," papar Hendra.

Hendra meminta kepada pihak management Giant untuk mempekerjakan mereka kembali menjadi karyawan tetap.

"Jadi temen-temen disini hanya meminta jika memang dikabulkan untuk dipekerjakan kembali sebagai tenaga kerja tetap," imbuh Hendra.

Head Office PT. Hero Supermarket Jakarta, Mansuri Siabaton mengakui, pihaknya telah memutuskan kontrak terhadap 28 karyawan nya per tanggal 1 Juli yang lalu.

"Memang pada tanggal 1 Juli kita memutus kontrak karyawan yang mana jumlahnya 28 orang. Karena kita ikut dalam normatif undang-undang, jadi kita tidak bisa lagi melakukan perpanjangan kontrak pada kawan-kawan kita ini," tutur Mansuri

"Adapun permintaan seperti yang disampaikan Hendra untuk menjadi karyawan tetap belum bisa terrealisasi. Jadi kami ini di Kota Bangka Tengah, kami adalah baru menjajaki, masuk di Kota ini kurang lebih tiga tahun, jadi namanya pengusaha itu ada jangka waktu untuk melihat seberapa besar potensi, tentunya kalau orang berusaha pasti yang di inginkan adalah profit (keuntungan) dan kami pun sudah berkakulasi bahwa waktu tiga tahun itu dibeberapa tempat itu berbeda-beda tingkat kalkulasi untuk mendapatkan profit," tambahnya.

Store General Manager Giant Bangka Tengah, Heri menambahkan, perkembangan Giant setelah melihat data pembukuannya Giant. Pihaknya ingin melihat dulu potensinya, namanya potensi itu bisa dibuktikan dengan angka bukan dengan verbal, dari data yang didapat memang masih labil, dari sisi profit and lose pun untuk Giant Bangka sendiri masih lose.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Babel, Ceppy Nugraha mengatakan sebelumnya karyawan Giant tersebut sudah mendatangi Disnaker beberapa waktunlalu, dan penanganannya masih dalam proses. 

"Kami dari pihak dinas tenaga kerja tetap mengakomodir semua baik pekerjanya maupun perusahaan. Tentunya kita akan menyesuaikan dengan aturannya, nanti bisa juga melalui mediasi, supaya permasalahannya cepat selesai," imbuh Ceppy.

Wakil Komisi IV DPRD Babel, M. Tanwin menyangkal asumsi dari pihak Giant yang mengatakan kondisinya dalam keadaan lose, dan ia beranggapan dalam dunia usaha sudah menjadi hal biasa menghadapi pasang surut pendapatan.
    "Kalau bicara keuntungan, saya pikir Giant cukup untung, saya lihat pembukaan pertama luar biasa, seluruh orang di Bangka Belitung datang ke Giant, kita mau parkir aja susah. Kenapa terakhir-terakhir kok bisa begini masalah keuntungan, saya pikir namanya orang dagang ada pasang surut," ujar Tanwin.

Tanwin juga menghimbau kepada pihak Management Giant untuk mempekerjakan kembali walaupun bukan menjadi karyawan tetap.

Senada, Anggota Komisi IV DPRD Babel, Marsidi menyanggah alasan yang diberikan oleh pihak Management Giant yang mengaku kondisi perusahaannya dalam keadaan lose.

"Ketika akan mendirikan suatu perusahaan di Babel, tentu saja pihak management sudah melakukan survey terlebih dahulu, artinya jika mereka sudah melakukan survey itu berarti peluang untungnya besar," terang Marsidi.

"Ketika ada persoalan seperti ini, ini kan hanya main-main dengan PKWT, artinya sudah tiga tahun lepas, saya berharap pihak management tidak ada mindset seperti itu," sambung Marsidi.
    Berdasarkan keterangan dari pihak Management Giant, 28 orang karyawan lama yang sudah diputus kontraknya, dan digantikan dengan 28 orang karyawan yang baru. 

Hal itu membuat Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya merasa ada kejanggalan terhadap asumsi yang sudah diberikan oleh pihak Giant yang mengaku kondisi manajemennya dalam keadaan lose.

"Kalau alasan rugi pak, mendingan nggak usah diganti, kalau asal berpikir logikanya begitu, bapak ganti 28 orang itu sama halnya juga pak," terang Didit.

Dari hasil mediasi tersebut, Didit menilai pihak Management Giant sudah melanggar aturan, dan DPRD akan mengadukan permasalahan ini ke Kementrian Tenaga Kerja RI, serta meminta kepada Pengawas Dinas Ketenagakerjaan dapat meningkatkan kinerjanya agar permasalahan seperti ini dapat segera ditanggulangi.

"Jelas kalau kita bicara aturan ini sudah jelas salah, yang menarik disini ternyata mereka memecat adik-adik ini mengganti yang baru dengan alasan mereka tidak mempunyai kemampuan untuk menjadi karyawan tetap. Jadi kita minta agar  Kementerian Tenaga Kerja menjembatani kita untuk ketemu langsung dengan yang punya perusahaan ini di Jakarta sehingga apa-apa yang menjadi permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik," ungkap Didit

"Yang terakhir kita minta kedepannya kepada Pengawas Ketenagakerjaan perlu ditingkatkan produktivitasnya sehingga nanti permasalahan-permasalahan seperti ini bisa kita tanggulangi sedini mungkin," tandasnya. (mon)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
 LZ, Otak Sekaligus Tersangka Penyelundupan 2,508 Ton Timah Balok Ilegal Masih Buron
LZ, Otak Sekaligus Tersangka Penyelundupan 2,508 Ton Timah Balok Ilegal Masih Buron
Kamis, 13 Desember 2018 00:18 WIB
PANGKALPINANG - Polisi Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menetapkan LZ, tak lain pemilik sekaligus otak penyelundupan 207 balok
KPU Babel Tetapkan Rekapitulasi DPTHP-2
KPU Babel Tetapkan Rekapitulasi DPTHP-2
Selasa, 11 Desember 2018 21:01 WIB
PANGKALANBARU - KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) di
Ini Penjelasan Gustavo Terkait Hasil Gugatan Yang Akan Diterima Oleh Keluarga Korban Lion Air JT 610
Ini Penjelasan Gustavo Terkait Hasil Gugatan Yang Akan Diterima Oleh Keluarga Korban Lion Air JT 610
Selasa, 11 Desember 2018 19:38 WIB
PANGKALANBARU - LAW Office Niru Anita Sinaga (Nas) bersama Pengacara Internasional dari Aliansi Hukum Aviasi Internasional, Miami, Florida, USA, Gustavo
LAW OFFICE NAS Bersama Pengacara Internasional Gustavo Siap Beri Bantuan Hukum Keluarga Lion Air JT 610
LAW OFFICE NAS Bersama Pengacara Internasional Gustavo Siap Beri Bantuan Hukum Keluarga Lion Air JT 610
Selasa, 11 Desember 2018 19:35 WIB
PANGKALANBARU - LAW Office Niru Anita Sinaga (NAS) bersama Aliansi Hukum Aviasi Internasional, Miami, Florida, USA siap memberikan bantuan pendampingan