Kejati Babel Tunggu Data Masuk Proyek Pasar Modern Koba


Kejati Babel Tunggu Data Masuk Proyek Pasar Modern Koba

PANGKALPINANG-Dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Modern Koba di Kabupaten Bangka Tengah tahun 2013 senilai Rp 16,7 miliar memasuki babak baru. Pasalnya, saat ini Pidsus Kejati Babel sedang menunggu data masuk adanya laporan serta data-data pendukung lainnya.
    
Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidsus Kejati Babel, Wilman Ernaldy mengatakan agar laporan atau data-data seputar proyek pasar modern dapat segera disampiakan ke pihaknya guna pengusutan lebih lanjut.
    
Sebetulnya, kata Wilman, melalui informasi pemberitaan yang disampaikan teman-teman wartawan sudah bisa untuk ditindaklanjuti.
    
"Sebetulnya melalui pemberitaan  bisa ditindaklanjuti, namun lebih baik lagi ditunjang dengan data pendukung lainnya. Untuk itu, kami (Pidsus Kejati) menunggu laporan laporan dan data pendukung lainnya," ujar Wilman di gedung Pidsus, Selasa siang (24/7).
    
Sementara itu, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Babel Eddy Ermawan menegaskan jika ada data seputar Proyek Pasar Modern Koba yang disampaikan ke pihaknya maka oleh pihaknya pasti akan ditindaklanjuti, terlebih lagi pimpinan Kejati Babel dengan tegas telah menangapi dan meminta data proyek Pasar Modern Koba.
    
"Jika ada datanya sampikan ke kita, pasti kita tindaklanjuti terlebih lagi pimpinan sudah menangapi dan meminta data proyek Pasar Modern Koba," tegas Eddy Ermawan.
    
Untuk diketahui, sekarang ini proyek pembanguan Pasar Modern Koba Bangka Tengah sedang menjadi perbicangan hangat kalangan wartawan yang biasa meliput di Kejati Babel.
    
Proyek Pasar Modern yang disebut-sebut milik kontraktor asal Pangkalpinang yang bernama Acem ini diduga dalam pelaksaannya telah terjadi penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.
    
Sebagai bukti kecil kalau telah terjadi penyimpangam dalam proyek Pasar Modern Koba yakni  tangga ekskalator yang dibeli dengan harga kurang lebih 1 miliar hingga terpasang sampai dengan saat ini tidak pernah sama sekali difungsikan, bahkan instansi terkait mengklaim jika ekskalator tidak dapat difungsikan lantaran terendam banjir dan alasan ini amat sangat tidak masuk diakal mengingat posisis terpasangnya ekskalotor berada pada posisi yang tinggi. (don)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Bagikan Paket Sembako, Gubernur Himbau Masyarakat Lebih Disiplin Terapkan Protokol Covid-19
Bagikan Paket Sembako, Gubernur Himbau Masyarakat Lebih Disiplin Terapkan Protokol Covid-19
Senin, 01 Juni 2020 17:20 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengunjungi sekaligus membagikan bantuan paket sembako pada masyarakat sekitar Jalan Girimaya,
Gubernur Erzaldi Sapa Masyarakat Lewat Siaran Langsung Instagram
Gubernur Erzaldi Sapa Masyarakat Lewat Siaran Langsung Instagram
Kamis, 28 Mei 2020 14:48 WIB
PANGKALPINANG - Menyikapi kerinduan masyarakat untuk bertemu pemimpinnya, mengingat adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung
Rancangan Perda Peraturan Pelanggaran Protokol Covid-19 Siap Diajukan
Rancangan Perda Peraturan Pelanggaran Protokol Covid-19 Siap Diajukan
Kamis, 28 Mei 2020 15:20 WIB
PANGKALPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Babel, Abdul Fatah kembali memimpin rapat teknis lanjutan terkait rancangan peraturan tentang pengenaan sanksi terhadap
Gubernur Erzaldi Yakin Dengan Pancasila, Bangsa Indonesia Mampu Menjadi Pemenang
Gubernur Erzaldi Yakin Dengan Pancasila, Bangsa Indonesia Mampu Menjadi Pemenang
Senin, 01 Juni 2020 11:28 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengucapkan "Selamat Hari Lahir Pancasila" kepada seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia.