Gubernur dan DPRD Babel Tetap Solid


Gubernur dan DPRD Babel Tetap Solid

PANGKALPINANG - Rumor yang mengatakan hubungan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan selaku pihak eksekutif dengan pihak legislatif (DPRD) Babel tidak terjalin dengan baik ternyata masih terjalin dengan harmonis, bahkan tetap solid.

Demikian terlihat saat Erzaldi Rosman Djohan bersama Wakil Gubernur, Abdul Fatah dan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Yan Megawandi serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Babel, Senin (23/4).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya dan dihadiri oleh beberapa anggota dewan, dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir tahun 2017 dan dilanjutkan jawaban Gubernur Erzaldi atas 12 pertanyaan hak interpelasi yang dikeluarkan DPRD Provinsi Babel.

Gubernur Erzaldi selaku lembaga Pemerintah Provinsi memberikan apresiasi dan menyambut baik atas catatan strategis yang merupakan saran dan masukan DPRD Babel terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang tertuang dalam LKPJ akhir tahun 2017.

"DPRD adalah mitra kita dan kita apresiasi tanggapannya. DPRD juga sudah menjalankan fungsi pengawasan dan kontrolnya dengan baik terhadap pemerintah," tutur Erzaldi.

Setelah membahas LKPJ tahun 2017, rapat paripurna dilanjutkan dengan agenda jawaban Gubernur Erzaldi atas 12 pertanyaan Hak Interpelasi yang diajukan DPRD Babel.

Dalam forum rapat paripurna, Gubernur Erzaldi telah memberikan jawaban secara tertulis mengenai 12 pertanyaan hak interpelasi tersebut. "Kita dari pihak eksekutif menghormati hak yang telah disampaikan DPRD, sekarang sedang diproses dan kita serahkan ke DPRD, apa yang sudah menjadi jawaban kami secara tertulis tersebut akan diproses dan dirapatkan di banmus," ungkapnya setelah rapat paripurna.

Ia menyadari, selama ini miskomunikasi yang terjadi selama ini disebabkan oleh komunikasi yang tersumbat dan berharap sinergisitas dan koordinasi antara pihak eksekutif dan legislatif harus lebih ditingkatkan lagi.

"Saya merasa ini komunikasi yang tersumbat. Saya berharap kedepan sinergisitas dan koordinasi antara eksekutif dan legislatifnya harus ditingkatkan. Jadi miskomunikasi yang selama ini terjadi, kita akan ubah bentuknya seperti apa," ujarnya.

Akhirnya, Erzaldi dan Didit berharap, mudah-mudahan badan eksekutif dan legislatif bisa seiring sejalan untuk membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan lebih baik lagi dan butuh sebuah sinergi untuk kepentingan bersama. (eed)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Bersama Gubernur Erzaldi, Webinar Babel Economic Forum Bahas Peluang dan Tantangan Penguatan Ekonomi Babel
Bersama Gubernur Erzaldi, Webinar Babel Economic Forum Bahas Peluang dan Tantangan Penguatan Ekonomi Babel
Rabu, 08 Juli 2020 20:24 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menjadi narasumber pada webinar "Babel Economic Forum" dengan tema “New Normal
Gubernur Erzaldi Samakan Persepsi Guna Sambut Tahun Ajaran Baru Era New Normal
Gubernur Erzaldi Samakan Persepsi Guna Sambut Tahun Ajaran Baru Era New Normal
Rabu, 08 Juli 2020 20:21 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi Rosman memberikan arahan kepada kepala sekolah SMA, SMK, SLB se-Babel yang berlangsung di Ruang Rapat Pasir
Nota Kesepakatan Pendampingan Dana Penanggulangan dan Pencegahan Virus Corona Ditandatangani
Nota Kesepakatan Pendampingan Dana Penanggulangan dan Pencegahan Virus Corona Ditandatangani
Rabu, 08 Juli 2020 09:59 WIB
PANGKALPINANG - Penanganan Covid-19 belum lah selesai, dengan masih terjadinya naik turun kasus orang-orang yang terpapar di Babel, maka Pemprov.
UMKM Tidak Hanya Butuh Modal Tetapi Pasar
UMKM Tidak Hanya Butuh Modal Tetapi Pasar
Selasa, 07 Juli 2020 18:41 WIB
PANGKALPINANG - Wabah Covid-19 membuat dunia usaha termasuk UMKM semakin terpuruk. Banyak tantangan yang harus dihadapi oleh pelaku UMKM di