Ini Pengakuan Tersangka Pembunuh Sertu Hermanto


Ini Pengakuan Tersangka Pembunuh Sertu Hermanto

PANGKALPINANG - Kepolisian Daerah Bangka Belitung melakukan konferensi pers kepada awak media terkait kasus pembunuhan yang menimpa Sertu Hermanto anggota satuan Korem/045 Gaya pada, Sabtu (7/4/2018) lalu.

Konferensi pers dipimpin oleh Kapolda Bangka Belitung Brigjen (Pol) Syaiful Zachri bertempat di Mapolda Bangka Belitung, Rabu (11/4/2018) pagi.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigjen Pol Syaiful Zachri menerangkan peristiwa yang terjadi di Jalan Depan SD atau Depan Klenteng , Desa Benteng Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah merupakan masalah yang sepele.

"Permasalahan antara pelaku dan korban hanya masalah sepele, kemudian ribut yang berujung maut bagi sodara kita dari Korem 045 Gaya yang meninggal dunia dilokasi setelah mengalami beberapa luka tusukan," terangnya

"Sebelum kejadian tersebut, keduanya serempetan motor saat berpapasan di jalan Dusun Merengkan Desa Benteng Kecamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (7/4) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Kemudian terjadi cekcok mulut diantar keduanya, yang mana berdasarkan dari pelaku bahwa Ia merasa tersinggung dan sakit hati terhadap korban karena telah dihina, dan dijelek-jelekan. Setelah itu, pelaku didorong hingga terjatuh, kemudian dipukul lagi oleh korban dibagian pelipis sebelah kiri dengan menggunakan ganggang senjata api rakitan. Karena tak terima dengan perlakukan korban, tersangka MI (23) yang dalam kondisi mabuk berat marah, dan langsung menyerang korban membabi buta menggunakan sebilah pisau yang menyebabkan korban terluka dibeberapa bagian tubuh dan roboh hingga tewas di lokasi kejadian," jelas Kapolda Babel.

Pelaku adalah MI (20) warga dusun Serdang Jelutung Toboali Bangka Selatan. Pelaku berhasil dibekuk oleh Tim Jatanras Polda Babel dibawah pimpinan Kasubdit III Jatanras yakni AKBP Wahyudi.

Sementara itu, pelaku pembunuhan berinisial MI (20) usai konferensi pers mengakui, menyesal telah melakukan perbuatan keji tersebut . "Saya menyesal, sangat menyesal, "ucapnya lirih..

Dia juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang telah dilakukannya. "Saya minta maaf sebesar-besarnya atas ini," ungkapnya (cr11)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Keluarga Korban Gustavo : Pihak Keluarga Korban Lion Air Bisa Dapatkan Hasil Kompensasi 10 - 200 Kali Lipat Dari Tawaran Pihak Asuransi Maskapai Lion Air
Keluarga Korban Gustavo : Pihak Keluarga Korban Lion Air Bisa Dapatkan Hasil Kompensasi 10 - 200 Kali Lipat Dari Tawaran Pihak Asuransi Maskapai Lion Air
Minggu, 16 Desember 2018 22:08 WIB
PANGKALANBARU - Pengacara Internasional dari Firma Hukum Podhurst Orseck P.A, Gustavo E. Fuentes mengatakan, pihaknya tidak akan membebankan biaya operasional
Gustavo : Keluarga Korban Lion Air JT 610 Jangan Hanya Mengandalkan Laporan Investigasi KNKT
Gustavo : Keluarga Korban Lion Air JT 610 Jangan Hanya Mengandalkan Laporan Investigasi KNKT
Minggu, 16 Desember 2018 22:05 WIB
PANGKALPINANG - Law Office Niru Anita Sinaga bersama pengacara internasional dari Firma Hukum Podhurst Orseck P.A yang tergabung dalam Aliansi
Walikota Pangkalpinang Siapkan Program "Jumat Berkah"
Walikota Pangkalpinang Siapkan Program "Jumat Berkah"
Minggu, 09 Desember 2018 12:16 WIB
PANGKALPINANG - Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil menyiapkan program "Jumat Berkah" dengan memanfaatkan rumah dinasnya untuk menerima seluruh lapisan masyarakat yang
 LZ, Otak Sekaligus Tersangka Penyelundupan 2,508 Ton Timah Balok Ilegal Masih Buron
LZ, Otak Sekaligus Tersangka Penyelundupan 2,508 Ton Timah Balok Ilegal Masih Buron
Kamis, 13 Desember 2018 00:18 WIB
PANGKALPINANG - Polisi Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menetapkan LZ, tak lain pemilik sekaligus otak penyelundupan 207 balok