Pegawai Pajak Bangka Diduga Kena OTT, Dwi : Jika Benar Akan Saya Pecat


Pegawai Pajak Bangka Diduga Kena OTT, Dwi : Jika Benar Akan Saya Pecat

PANGKALPINANG - Diduga pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bangka, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli. Saat ini seorang pegawai pria dikabarkan diamankan di Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Bangka, pegawai pajak dimaksud diamankan di depan Ayam Teriak Air Itam, Senin (9/4/2018) siang. Sayangnya pihak Polda Babel belum memberikan keterangan secara resmi mengenai penangkapan tersebut yang sempat gambarnya diabadikan oleh masyarakat. Dalam penangkapan tersebut terlihat sejumlah aparat berpakaian putih mengamankan uang segepok dan sebuah map warna merah.


Sementara itu, Kepala KPP Pratama Bangka Dwi Hariyadi, ketika dikonfirmasi Radar Bangka, Selasa sore (10/4) mengatakan masih menunggu konfirmasi dari Polda Babel, apakah benar yang tertangkap OTT oleh Tim Saber Pungli adalah pegawai KPP Pratama Bangka. Jika benar yang diamankan tadi adalah pegawainya, berjanji Dwi akan menindak tegas.  

"Secara institusi saya sangat marah dan kesal, kalo benar pegawai saya terjaring OTT. Ini saya masih menunggu kabar dari Polda, apakah benar itu pegawai saya, jika terbukti, akan saya sanksi terbuka seperti sanksi pecat," papar Dwi.

Terkait benar atau tidaknya OTT pegawainya, Dwi juga meminta agar pegawainya dalam melaksanakan tugas mengacu pada standar pelayanan yang sesua aturan.



"Jangan memberi peluang adanya pungli. Yang ingin pelayanannya cepat dan tak ingin berbelit harus bayar. Masyarakat pun juga jangan mau dan juga harus ikut aktif melakukan pemberantasan pungli dengan tidak memberikan imbalan apapun," harap Dwi. 

Sedangkan Kepala Kantor Wilayah Derektorat Jenderal Pajak Sumsel dan Babel, M Ismiriansyah M Zain atau yang akrab disapa Rendi ketika dihubunggi  Radar Bangka melalui Hand Phone di nomor 081219568 xxx, meski aktif namun sayangnya HP yang bersangutan tidak diangkat.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Syaiful Zachri melalui Kabid Humas, AKBP Abdul Mun'im saat dikonfirmasikan mengatakan belum mengetahui adanya penangkapan tersebut. "Saya belum tahu dan belum dapat laporan, nanti saya cek jika ada akan saya beritahu," ujar Abdul Mun'im, Selasa (10/4). (cr11)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Keluarga Korban Gustavo : Pihak Keluarga Korban Lion Air Bisa Dapatkan Hasil Kompensasi 10 - 200 Kali Lipat Dari Tawaran Pihak Asuransi Maskapai Lion Air
Keluarga Korban Gustavo : Pihak Keluarga Korban Lion Air Bisa Dapatkan Hasil Kompensasi 10 - 200 Kali Lipat Dari Tawaran Pihak Asuransi Maskapai Lion Air
Minggu, 16 Desember 2018 22:08 WIB
PANGKALANBARU - Pengacara Internasional dari Firma Hukum Podhurst Orseck P.A, Gustavo E. Fuentes mengatakan, pihaknya tidak akan membebankan biaya operasional
Gustavo : Keluarga Korban Lion Air JT 610 Jangan Hanya Mengandalkan Laporan Investigasi KNKT
Gustavo : Keluarga Korban Lion Air JT 610 Jangan Hanya Mengandalkan Laporan Investigasi KNKT
Minggu, 16 Desember 2018 22:05 WIB
PANGKALPINANG - Law Office Niru Anita Sinaga bersama pengacara internasional dari Firma Hukum Podhurst Orseck P.A yang tergabung dalam Aliansi
Walikota Pangkalpinang Siapkan Program "Jumat Berkah"
Walikota Pangkalpinang Siapkan Program "Jumat Berkah"
Minggu, 09 Desember 2018 12:16 WIB
PANGKALPINANG - Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil menyiapkan program "Jumat Berkah" dengan memanfaatkan rumah dinasnya untuk menerima seluruh lapisan masyarakat yang
 LZ, Otak Sekaligus Tersangka Penyelundupan 2,508 Ton Timah Balok Ilegal Masih Buron
LZ, Otak Sekaligus Tersangka Penyelundupan 2,508 Ton Timah Balok Ilegal Masih Buron
Kamis, 13 Desember 2018 00:18 WIB
PANGKALPINANG - Polisi Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menetapkan LZ, tak lain pemilik sekaligus otak penyelundupan 207 balok