Erzaldi - Didit Kompak : Selain Faktor Cuaca, Banjir Akibat Kegiatan Tambang Secara Ilegal


Erzaldi - Didit Kompak : Selain Faktor Cuaca,  Banjir Akibat Kegiatan Tambang Secara Ilegal

PANGKALPINANG -  Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya SH, MH menegaskan banjir yang terjadi  di Bumi Serumpun Sebalai selain diakibatkan faktor cuaca tapi juga disebabkan ekspoitasi kegiatan tambang secara ilegal.

Maka dari itu, perlu adanya ketegasan dari semua pihak baik dalam menindaklanjuti permasalahan banjir yang kerap terjadi. Untuk masyarakat, Didit mengimbau agar dapat mematuhi peraturan yang ada serta berperan aktif membantu menanggulangi dan mencegah agar peristiwa yang sama terjadi lagi.

"Kita ajak masyarakat untuk menjaga alam kita bersama-sama. Percuma pemerintah membuat sebuah peraturan tapi minim dukungan dari masyarakat. Bukannya menyalahkan tapi ini bisa jadi bentuk salah satu teguran dari Allah untuk kita yang kurang menjaga alam kita,"ujar Didit.

Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman tampak berang dengan aktivitas tambang liar dikawasan Ex PT Kobatin seperti Kenari, Ponggok dan Marbuk. Pasalnya, secara tidak langsung aksi penambangan ilegal akan menimbulkan  banjir di Desa Nibung Kecamatan Koba sebagai ibukota Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

" Jika kegiatan tambang liar di kawasan Ex tambang PT Kobatin masih ramai, tentu saja akan menimbulkan masalah sosial hingga berdampak banjir melanda kota Koba,"tegas Erzaldi Kerada Radar Bangka Online, Minggu petang, kemarin,

Padahal menurutnya Erzaldi, kawasan Ex tambang PT Kobatin  tersebut telah ditutup. Saat ini lokasi tambang sedang dalam proses lelang ke BUMD atau BUMN. Tapi, kenyataan dilapangan aktivitas penambang liar semakin ramai.

"Penambang liar sampai saat ini masih berlangsung di Ex tambang PT Kobatin. Akibatnya sudah barang tentu, banjir melanda kota Koba."tegas Erzaldi.

Dengan kejadian ini, Gubernur meminta pihak terkait untuk segera melakukan tindakan sesuai dengan topoksi masing-masing, jika tidak segera diatasi bukan tidak mungkin akan menimbulkan dampak sosial yang lebih parah.(cr9/dev)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Jelang Tahun Baru 2020, Distribusi Pangan di Babel Stabil
Jelang Tahun Baru 2020, Distribusi Pangan di Babel Stabil
Senin, 30 Desember 2019 14:36 WIB
PANGKALPINANG - Menjelang perayaan Tahun Baru 2020, distribusi kebutuhan pokok pangan masyarakat ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung relatif stabil.
Tolak RZWP3K, Ratusan Nelayan Babel Berunjukrasa di Gedung DPRD
Tolak RZWP3K, Ratusan Nelayan Babel Berunjukrasa di Gedung DPRD
Senin, 30 Desember 2019 14:31 WIB
PANGKALPINANG - Ratusan massa yang tergabung dari masyarakat nelayan dari berbagai kabupaten, mahasiswa dan Walhi menduduki ruang Paripurna DPRD Babel
DPRD Babel Dukung Matras Bebas Tambang
DPRD Babel Dukung Matras Bebas Tambang
Senin, 30 Desember 2019 13:58 WIB
PANGKALPINANG - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), meminta pemerintah provinsi mengkaji kembali terhadap penetapan
Ratusan Warga Temberan bersama TNI dan Polri  Gotong Royong Membangun Masjid
Ratusan Warga Temberan bersama TNI dan Polri Gotong Royong Membangun Masjid
Minggu, 29 Desember 2019 12:09 WIB
BUKIT INTAN - Sekitar 300 Temberan Kelurahan Air dibantu anggota Koramil 413-10/Bukit Intan dan Polsek Bukit Intan, gotong royong membangun