Hakim PN Pangkalpinang Bebaskan Terdakwa Narkoba


Hakim PN Pangkalpinang Bebaskan Terdakwa Narkoba

PANGKALPINANG – Seorang warga binaan Lapas Tuatunu Pangkalpinang Wastam bin Harto akhirnya bisa bernafas lega setelah mendapat ketuk palu bebas dari ketua majelis hakim PN Pangkalpinang yang diketuai, Sri Endang Amprawati Ningsih kemarin sore.

Wastam dibebaskan oleh majelis hakim karena dinilai tak terbukti secara sah telah memiliki narkoba jenis sabu seberat 9 gram di dalam kotak rokok, yang diletakan di sebuah kotak kopi ABC Mocca pada tanggal 11 Juli 2017 sektiar pukul 13 Wibdi sebuah tempat pencucian mobil di sekitaran Lapas Tuatunu.

“Terdakwa Wastam bin Harto tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana  secara tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I  sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 112 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan jaksa penuntut umum. Terdakwa dinyatakan bebas,” kata Sri Endang.

Sementara itu jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Fardhian Affandi mengaku menghormati putusan tersebut.

Namun begitu dia tetap bersikukuh kalau dakwaan dan tuntutan kepada terdakwa terbukti bersalah. “Kita tetap pada tuntutan dimana terdakwa bersalah. Tetapi putusan bebas itu tetap kita hargai,” ucap Fardhian.
Fardhian menyatakan pihaknya kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Dia berharap di hakim MA bisa sependapat dengan tuntutan. “Upaya hukumnya masih ada. Di MA belum tentu bebas,” ujarnya.

Sementara itu tim penasehat hukum dari Adystia Sunggara & associates, menyatakan wajar kalau hakim telah bertindak adil dengan membebaskan klienya. Sebab segala dakwaan dan tuntutan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan siapa sesungguhnya pemilik barang haram tersebut.

“Klien kami memang benar masih dalam keadaan binaan dari Lapas, tetapi bukan berarti seenak-enaknya dituduh bersalah telah memiliki barang haram tersebut,” kata Adystia Sunggara, MH dengan nada kesal.

“Alhamdulillah ternyata majelis hakim sependapat dengan uraian pledoi yang telah kami bacakan. Kami sampaikan sesuai fakta persidangan kalau barang bukti yang dimiliki polisi itu bukan milik klien kami. Selain itu juga saat penangkapan dan barang bukti justeru antara pernyataan saksi dari pihak kepolisian satu dengan lainya tidak singkron. Dari sinilah kita menilai kalau kepemilikan awal sabu-sabu tersebut bukan milik klien kami,” ujar pengacara muda yang sedang menempuh studi Doktor bidang hukum di Jakarta.

Senada diuraikan PH Fauzan kalau klienya sesaat sebelum penangkapan terjadi sedang menjalani proses asimilasi berupa membersihkan rumput di halaman Lapas Tua Tunu. “Klien kita memiliki seorang saksi adecharge (saksi meringankan) Dodi Sugiarto yang mengerti betul apa kegiatan klien saat sebelum penangkapan terjadi.

Namun sayang saksi tersebut tidak diperiksa secara verbal oleh penyidik kepolisian. Tentunya hak-hak hukum terdakwa pun telah diberlakukan tidak adil oleh kepolisian. Namun syukurlah di peradilan justeru sebaliknya, bisa dibebaskan karena memang tak bersalah,” tandas Fauzan yang juga didampingi rekanya Hendra Irawan. (bp/rb)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Jaksa Menilai Gugatan Praperadilan Suranto Tidak Logis
Jaksa Menilai Gugatan Praperadilan Suranto Tidak Logis
Senin, 21 Oktober 2019 19:38 WIB
PANGKALPINANG - Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, kembali mengelar sidang ketiga gugatan Peraperadilan Suranto Wibowo terhadap Kejati Babel, Senin (21/10/2019).
Kuasa Hukum Yamoa Sebut Pasal Yang Disangkakan Terhadap Kliennya Tidak Tepat Sasaran
Kuasa Hukum Yamoa Sebut Pasal Yang Disangkakan Terhadap Kliennya Tidak Tepat Sasaran
Senin, 21 Oktober 2019 18:14 WIB
PANGKALPINANG - Sekjen Ormas Pemuda Pancasila (PP) Bangka Belitung, Yamoaa Harefa melalui kuasa hukumnya memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan di salah satu
Promosikan Pariwisata dan UMKM, Pemprov Babel Akan Gelar "Visit Bangka Belitung 2021"
Promosikan Pariwisata dan UMKM, Pemprov Babel Akan Gelar "Visit Bangka Belitung 2021"
Senin, 21 Oktober 2019 15:46 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengatakan, pihaknya akan menggelar acara Visit Bangka Belitung 2021 dalam rangka
Majukan UMKM Dan Buka Lapangan Kerja, Pemprov Babel Jalin Kerjasama Dengan OK OCE
Majukan UMKM Dan Buka Lapangan Kerja, Pemprov Babel Jalin Kerjasama Dengan OK OCE
Senin, 21 Oktober 2019 15:42 WIB
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung menjalin kerjasama dengan OK OCE di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur, Senin