Pemkot Pangkalpinang Diskusi Bahas Sampah


Pemkot Pangkalpinang Diskusi Bahas Sampah

PANGKALPINANG - Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (POKJA PKP) bersama warga Opas Indah dan Gedung Nasional menggelar diskusi bersama mengenai penanganan sampah.

Kegiatan kali ini bertemakan “diskusi tematik persampahan” yang merupakan ajang diskusi antara Pemerintah Kota bersama warga yang membahas khusus masalah penanganan persampahan.

Pertemuan ini dihadiri oleh Dr. Agus Suryadi, M.Si selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah beserta Staff, Jumhari,SE selaku Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup, Lurah Gedung Nasional, Pendamping Program KOTAKU, BKM/LKM, dan warga setempat Rt/Rw. 01/01 Kelurahan Opas Indah danRT/RW.07.08 di Kelurahan Gedung Nasional mempunyai total luasan kumuh sebesar 24,3 Ha.

Aspek permasalahan utama pengelolaan persampahan menjadi kawasan prioritas pertama dalam penanganan kumuh. Serta, pembangunan skala kota Tahun 2018 di Kota Pangkalpinang.

Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup, Jumhari berharap diskusi mampu membuat komunikasi baik, menggali informasi, danmenemukan solusi penanganan persampahan diwilayah tersebut. Menurutnya, persampahan bukanlah masalah Pemerintah Kota atau masyarakat saja, namun masalah bersama yang harus diselesaikan bersama.

“Kami pun berharap adanya kontribusi, kesiapan dan komitmen dari masyarakat dalam penanganan sampah ini,” imbuh Jumhari.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah, Agus Suryadimengatakan saat ini sedang dilakukan pembahasan penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2019.Pihaknya akan mengcover wilayah kumuh dan penambahan armada seperti motor sampah. Selain itu, jaring sampah juga dorong sebagai bentuk dukungan  terhadap pengurangan luasan kumuh, terutama di aspek persampahan.

Ia menilai permasalahannya karena setiap hari volume sampah sangat banyak di Kota Pangkalpinang. Ia berharap masyarakat dapat mendukung berupa tindakan mengurangi persampahan. Seperti, pemilahan sampah sebelum dibuang dan membawa tas belanja sendiri  ketika ke pasar, sehingga meminimalisisr pemakaian kantong kresek.

Sejumlah kesepakatan yang dihasilkan dalam diskusi tersebut, diantaranya masyarakat Opas Indah membentuk satgas kebersihan terdiri dari 11 orang warga setempat. Adanya jadwal gotong royong dengan mengutus perwakilan. Menata permukiman bertema penghijauan dan tanaman apotik hidup dipekarangan rumah.

Lalu, rencana pengadaan motor sampah diusulkan melalui APBD maupun dana CSR. Jika, pengangkutan sampah tidak dapat terangkut oleh motor sampah, maka satgas kebersihan bertugas mendistribusikan sampah warga ke titik lokasi yang disepakati supaya bisadiangkut mobil sampah. Serta, adanya dukungan gerobak sampah dari Dinas Lingkungan Hidup buat pengangkutan sampah tidak terangkut oleh motor sampah. (Dik)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
BI Launching Aplikasi QRIS,  Apa Saja  Keunggulannya?
BI Launching Aplikasi QRIS, Apa Saja Keunggulannya?
Senin, 19 Agustus 2019 12:13 WIB
PANGKALPINANG - Bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI Ke 74, Bank Indonesia (BI) meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran
Tim Reformasi Birokrasi Kejagung RI Lakukan Penilaian WBK dan WBBM di Kejati Babel
Tim Reformasi Birokrasi Kejagung RI Lakukan Penilaian WBK dan WBBM di Kejati Babel
Senin, 19 Agustus 2019 10:41 WIB
PANGKALPINANG - Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI melakukan penilaian zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih
Ribuan Peserta Ikut Jalan Sehat HUT PT Timah ke-43
Ribuan Peserta Ikut Jalan Sehat HUT PT Timah ke-43
Senin, 19 Agustus 2019 07:40 WIB
PANGKALPINANG - Sebanyak ribuan masyarakat Kota Pangkalpinang dan sekitarnya mengikuti jalan sehat yang diselenggarkan oleh PT Timah Tbk dalam rangka
Wali Kota Pangkalpinang akan Laksanakan Tugas Sesuai Amanat Presiden
Wali Kota Pangkalpinang akan Laksanakan Tugas Sesuai Amanat Presiden
Senin, 19 Agustus 2019 06:50 WIB
PANGKALPINANG - Wali Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maulan Aklil (Molen) akan berusaha melaksanakan tugas sesuai dengan amanat yang