Kejati Babel Terima Pelimpahan Kasus Pajak


Kejati Babel Terima Pelimpahan Kasus Pajak

PANGKALPINANG– Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung  telah menerima pelimpahan tersangka tindak pidana perpajakan atas nama Alma Dwin Caya Dika dari PPNS Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel Babel, di Pangkalpinang, Senin, (26/2).

Acara tersebut turut dihadiri  Ketua Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel Babel (M.Ismiransyah M. Zain),  Asisten Pidana Khusus (Edi Ermawan SH MH), Jajaran Kasi Pidsus, serta para penyidik.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Bangka Belitung Edi Ermawan SH MH mengatakan, pelimpahan kasus tindak pidana perpajakan tersebut merupakan kasus yang pertama kali terjadi di Bangka Belitung.

"Kasus ini adalah kasus dengan kategori tindak pidana khusus lainnya. Ini merupakan pertama kalinya dilakukan di Bangka Belitung," katanya.

Dia menyatakan, tersangka Alma merupakan Bendahara Pengeluaran pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangka Selatan, pada 26 Agustus 2016 di kantor DPUPR Bangka Selatan telah memotong/memungut pajak penghasilan dari kegiatan dinas setempat, dan uang pajak tersebut tidak disetorkan.

"Uang hasil pemotongan pajak tersebut digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi, sehingga mengalami kerugian pada pendapatan negara sebesar Rp174.190.250," katanya lagi.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan pasal 30 ayat huruf i Undang Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang Undang No. 16 Tahun 2009 jo pasal 64 KUHP.

"Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Kejati Babel. Jaksa Penuntut Umum akan secepatnya membuat dakwaan untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sungailiat," katanya pula.

Didalam waktu yang bersamaan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sumsel,  M. Ismiransyah mengatakan tingkat kepatuhan pajak untuk wajib pajak pribadi serta badan usaha perlu ditingkatkan lagi.

"Proses penyidikan telah usai kami lakukan terhadap tersangka dengan dikeluarkannya P-21 dan saat ini  sedang dilakukan penyerahan tanggung jawab atas tersangka dan barang bukti," ucap Ismiransyah.

Dikesempatan itu juga  Ismiransyah menyampaikan bahwa penyampaian SPT tahunan PPh OP sebelum 31 Maret dan Wajib pajak Badan sebelum 30 April 2018  tutupnya di akhir acara.(don/wah)






Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Pemprov Babel Pastikan Stok Beras Cukup Hingga Enam Bulan
Pemprov Babel Pastikan Stok Beras Cukup Hingga Enam Bulan
Jum'at, 29 Mei 2020 14:35 WIB
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok beras di sejumlah gudang distributor sembako cukup hingga enam bulan ke
Gubernur Erzaldi Pimpin Rapat Sosialisasi Penerapan Protokol Covid-19
Gubernur Erzaldi Pimpin Rapat Sosialisasi Penerapan Protokol Covid-19
Jum'at, 29 Mei 2020 14:12 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Jumat (29/5/20) memimpin Rapat Pembahasan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 di
Aktivitas Pemerintahan Akan Kembali Normal Secara Bertahap Dalam Waktu Dekat
Aktivitas Pemerintahan Akan Kembali Normal Secara Bertahap Dalam Waktu Dekat
Kamis, 28 Mei 2020 15:08 WIB
PANGKALPINANG – Rapat koordinasi rencana normalisasi penyelenggaraan pemerintahan dipimpin langsung oleh Gubernur Erzaldi Rosman yang dihadiri oleh forkopimda di Ruang
Pemprov Babel Akan Buat Perda Protokol Penanganan Covid-19
Pemprov Babel Akan Buat Perda Protokol Penanganan Covid-19
Rabu, 27 Mei 2020 16:57 WIB
PANGKALPINANG - Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam waktu dekat ini akan menerapkan protokol Covid-19 dalam upaya untuk menuntaskan pemberantasan