Tim Satgasus Kejati Babel Tangkap DPO Korupsi


Tim Satgasus Kejati Babel Tangkap DPO Korupsi

PANGKALPINANG- Tim Satgasus terdiri dari Kejaksaan Agung, Kejati Bangka Belitung dan Kejari Pangkalpinang berhasil meringkus Ramlan alias Beno, terpidana perkara tindak pidana korupsi proyek pembangunan Taman Mandara Pangkalpinang yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejari setempat.

Ramlan alias Beno ini ditangkap saat nongkrong di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Kamis (22/2) siang. 

Kajati Babel, Aditya Warman melalui Aspidus, Eddi Ermawan mengatakan, terpidana Ramlan Alias Beno ditangkap di Jakarta setelah dijadikan daftar pencarian orang sejak 2015.

"Terpidana ini selama melarikan diri telah mengganti identitasnya dengan nama Jabir Abdul Rohmad. Untuk sementara dia dititipkan di Rutan Kejari Jakarta Selatan dan rencananya besok terpidana diterbangkan ke Pangkalpinang untuk kemudian dieksekusi ke LP Tua Tunu Pangkalpinang," katanya.

Ditambahkan Eddi Ermawan, DPO Ramlan alias Beno ini dikenal licin setiap kali akan ditangkap. "Dia (Beno) selain berganti nama selalu berpindah-pindah. Sempat diketahui berada di Palembang, terbang lagi ke Batam, Jakarta dan rencana akan balik lagi ke Kota asalnya Pangkalpinang. Nah saat di bundaran HI kami ketahui keberadaannya hingga langsung ditangkap," beber Eddi Ermawan.

Sebenarnya, sambung Eddi Ermawan, Ramlan alias Beno ini setelah ditangkap di Jakarta akan secepatnya dipulangkan ke Pangkalpinang. "Tim kita yang ada di lapangan mungkin terkendala crowded (padatnya) jadwal penerbangan hingga belum bisa dipulangkan. Mungkin kehabisan tiket karena pesawat terakhir ke kota Pangkalpinang dari Jakarta cuma sampai sore," jelasnya. 

Diketahui terpidana Beno ditetapkan masuk daftar pencarian orang setelah tiga kali tidak memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa terkait kasus pembangunan Taman Mandara milik Badan Lingkungan Hidup Daerah setempat yang merugikan negara Rp500 juta.

Dalam kasus ini, Kejari Pangkalpinang menetapkan dua orang tersangka yakni pejabat pembuat komitmen (PPK) atas nama Aldisyal Qomar dan dari pihak kontraktor atas nama Ramlan alias Beno, di mana untuk Aldisyal Qomar sudah divonis dan sudah menjalani masa hukuman di LP Tua Tunu.

Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Taman Mandara senilai Rp2,75 miliar ini bermula ketika ditemukan praktik penggelembungan terhadap biaya proyek pembangunannya. Selain itu, PPK juga telah mencairkan dana sebesar lima persen biaya pemeliharaan yang seharusnya tidak dicairkan pada Desember 2013.

Pencairan dana pemeliharaan itu seharusnya dilakukan setelah masa pemeliharaan selesai yakni dari Januari hingga Juni 2014. Namun mereka telah melakukan pencairan pada Desember 2013 dengan menyatakan proyek ini sudah selesai dengan baik. (don/wah)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Erzaldi Jadi Narasumber Webinar Oleh Kemendagri RI
Gubernur Erzaldi Jadi Narasumber Webinar Oleh Kemendagri RI
Rabu, 03 Juni 2020 14:31 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi Rosman menjadi salah satu narasumber dalam webinar yang bertema "Mendorong Inovasi Daerah Dalam Penanganan Covid-19". Webinar
Pemda Harus Miliki Cadangan Pangan Guna Hadapi Musim Kemarau
Pemda Harus Miliki Cadangan Pangan Guna Hadapi Musim Kemarau
Rabu, 03 Juni 2020 14:29 WIB
PANGKALPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah memimpin rapat sekaligus mendengarkan paparan terkait penguatan cadangan pangan pada
Pemprov Babel Hibahkan Lahan Untuk Bangun Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kementerian PUPR Babel
Pemprov Babel Hibahkan Lahan Untuk Bangun Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kementerian PUPR Babel
Rabu, 03 Juni 2020 14:27 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Erzaldi Rosman menghadiri rapat koordinasi dengan satuan kerja (satker) PU balai praskim, Dinas Perkim Provinsi Kepulauan Babel,
Gubernur Erzaldi Minta Bank Dampingi Kebijakan Akses Permodalan dan Keringanan Kredit Bagi Pelaku UMKM Terdampak Covid-19
Gubernur Erzaldi Minta Bank Dampingi Kebijakan Akses Permodalan dan Keringanan Kredit Bagi Pelaku UMKM Terdampak Covid-19
Selasa, 02 Juni 2020 19:23 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman minta perwakilan bank BUMN di Bangka Belitung untuk melakukan pendampingan terkait