Nelayan Rambat Adukan Penambang ke Polda Babel


Nelayan Rambat Adukan Penambang ke Polda Babel

PANGKALPINANG - Kesal dengan ulah penambang liar yang beroperasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Mangrove, sebanyak 10 orang perwakilan nelayan asal Desa Rambat dan Air Nyato Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat mengadukan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Kedatangan mereka melaporkan kepada pihak kepolisian agar menindaklanjuti aktivitas tambang Inkonvensional (TI) yang sangat meresahkan warga terutama nelayan.

"Jadi kami datang ke sini (Polda Babel) memohon kepada pihak aparat kepolisian ini untuk menindaklanjuti TI yang ada di perairan Desa Rambat dan sangat meresahkan masyarakat khususnya kami sebagai masyarakat nelayan," kata seorang perwakilan nelayan asal Desa Rambat, Baba (48) saat ditemui di gedung Ditreskrimsus Polda kep Babel, Rabu (17/1).

Menurutnya keresahan sebagian besar nelayan di desa setempat karena aktivitas penambangan pasir timah atau TI apung  sudah merambah kawasan daerah aliran sungai (DAS) termasuk kawasan hutan bakau (mangrove).

"Pekerjaan mereka kami tidak mempermasalahkan atau pun melarang. Tetapi karena kami sudah terkena dampak dari aktivitas itu maka kami datang ke sini (Polda). Karena aparat kepolisian yang lebih berhak menangani hal itu," terangnya.

Alasan lainnya, mereka khawatir aktivitas ratusan ponton TI Apung dapat menimbulkan konflik di kalangan masyarakat desa setempat.

"Jadi kami mohon agar ditertibkan karena untuk menjaga dari hal-hal yang tidak kita inginkan seperti seperti bentrok sesama warga. Nah ini yang sangat kami khawatirkan," tegas Baba.

Kapolda Babel, Brigjen Pol Syaiful Zachri melalui Kabid Humas Polda Babel, AKBP Abdul Munim saat dikonfirmasi soal adanya laporan tersebut, menyarankan persoalan itu, juga dilaporkan ke DItpolair Polda Babel.

"Silahkan melapor ke Pihak Ditpolair Polda Babel," ujar Munin singkat karena dirinya sedang berada di Jakarta.(don)


 





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Bahas Renja Perangkat Daerah Tahun 2021 dengan Virtual Meeting, Babel Fokus Pada Pemberdayaan Masyarakat
Bahas Renja Perangkat Daerah Tahun 2021 dengan Virtual Meeting, Babel Fokus Pada Pemberdayaan Masyarakat
Selasa, 07 April 2020 13:58 WIB
PANGKALPINANG - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) memberikan dampak yang luas di dunia, begitu juga di Indonesia. Pemprov Kepulauan
Paripurna Hari ini Sahkan Empat Raperda dan LKPJ 2019
Paripurna Hari ini Sahkan Empat Raperda dan LKPJ 2019
Senin, 06 April 2020 18:53 WIB
PANGKALPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah menghadiri rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah
Kakwarda Babel Serahkan Alat Cuci Tangan dan APD Untuk Warga Selindung Baru
Kakwarda Babel Serahkan Alat Cuci Tangan dan APD Untuk Warga Selindung Baru
Senin, 06 April 2020 18:51 WIB
PANGKALPINANG - Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi yang didampingi Ketua Gugus Tugas, Mikron Antariksa hadir
Pemprov Babel Sterilkan Kawasan Karantina Pasien ODP dan PDP COVID-19
Pemprov Babel Sterilkan Kawasan Karantina Pasien ODP dan PDP COVID-19
Minggu, 05 April 2020 18:01 WIB
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mensterilkan tempat karantina orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19,