Gubernur Minta Perbaiki Fasilitas dan Upgrade Perawat


Gubernur Minta Perbaiki Fasilitas dan Upgrade Perawat

PANGKALPINANG - Raut wajah Ayung tampak berseri. Bahkan tak jarang senyum Ayung juga terlihat saat berbicara dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, di kursi panjang dalam gedung Rumah Sakit Jiwa Provinsi, di Sungailiat Kabupaten Bangka, Selasa (2/1/2018) sore.

Saat ditanya Erzaldi dengan siapa Dirinya sedang bicara, Ayung menjawab spontan. "Gubernur," ujarnya. Mendengar jawaban Ayung ini, Erzaldi sempat tersenyum dan bercanda. "Tahu ulik Die  dengan ku ok (Kenal dia dengan saya)," ujar Erzaldi.

Pria paruh baya ini, menjadi salah satu pasien RSJ Provinsi. Ayung bersama pasien lainnya sekarang dalam perawatan intensif dokter dan paramedis RSJ Provinsi.

Kepedulian Gubernur Babel Erzaldi terhadap warga Babel yang saat ini mengalami gangguan jiwa, ditunjukannya dengan melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Sungailiat.

Kunjungan ini, dilakukan usai Gubernur melakukan rapat terbatas bersama beberapa pejabat dan perangkat daerah Provinsi Babel di Cafe Pantai Batu Bedaun Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Kedatangan Gubernur ini bersama rombongan dari Pemprov Babel, antara lain Sekda Babel Yan Megawandi, Asisten III Tajudin, Staf Ahli Ekonomi Pembangunan Marwan, Kepala Dinas Kesehatan Mulyono Susanto, Kepala BKPSDM Sahirman, Kepala Dispora Babel Suharto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel Rivai, Kepala Biro Umum Setda Pemprov Babel Ellyana, dan sejumlah Pejabat Eselon III di lingkungan Pemprov Babel lainnya.

Rombongan Gubernur disambut Kepala RSJ Provinsi dr Heru Effendi beserta staf dan karyawan. Selama berada hampir 2 jam berada di RSJ, selain melihat dan menanyakan fasilitas penunjang, Gubernur juga sempat menanyakan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi pegawai di RSJ.

Mendengar penjelasan dari dr Heru Effendi dan para pegawai, membuat Gubernur bertindak cepat. Beberapa fasilitas penunjang yang dirasakan perlu perbaikan dan peningkatan, langsung dimintakan Gubernur untuk segera diperbaiki atau diganti. Bahkan beberapa bagian bangunan yang dinilai Gubernur tidak layak, untuk segera diganti atau diperbaiki.

"Bagian ini dibuat taman saja, agar lebih terlihat asri dan enak dipandang. Rumput dan tanaman yang ada juga harus dirawat. Tidak perlu nunggu APBD, dengan gotong royong pegawai RSJ juga bisa untuk hal-hal yang kecil, seperti memotong rumput dan menata tanaman yang ada di sekitar RSJ ini," ujar Erzaldi.

Gubernur tidak melewatkan sedikitpun ruangan-ruangan yang ada di dalam gedung RSJ. Gubernur di damping dr Heru juga berkunjung dari ruangan inap para pasien wanita maupun laki-laki. Beberapa pasien sempat ditemui Gubernur dan mencoba berdialog dengan mereka.

Kepada Kepala BKPSDM  Babel Sahirman, Gubernur Erzaldi meminta BKPSDM menarik Autis di Provinsi  untuk kerjasama dengan RSJ. Gubernur juga meminta ruangan poliklinik anak di RSJ  dijebol saja menjadi satu ruang untuk autis.

Dalam kunjungan itu, Gubernur juga ingin pihak RSJ mengganti kaca di ruangan-rungan pasien diganti dengan bahan yang tahan pukul. Termasuk kaca kamar perawat di jebol juga.

Sedangkan untuk peningkatan SDM, Gubernur meminta Kepala BKPSDM untuk melakukan upgrate perawat dan harus ikut spesialisasi kejiwaan.

"Provinsi  akan membiayai untuk 10 orang, tetapi secara bertahap misalnya  4, 3, 3 termasuk untuk sub etik anak remaja dan  sub etik narkoba. Petugas perawat harus berkomunikasi dengan pasien, agar pasien merasa diperhatikan. Sehingga bisa saja menjadi terapi tersendiri untuk percepatan kesembuhan pasien," jelas Erzaldi.

Bahkan untuk mempertebal keimanan para pasien ini, Erzaldi akan mengirimkan guru ngaji bidang hafalan untuk pasien RSJ. Setelah selesai berkeliling hampir seluruh ruangan di RSJ, selanjutnya Gubernur mengunjungi ruang rehabilitasi pasien narkoba.

Di dalam gedung rehabilitasi narkoba tersebut Gubernur sempat berdialog dengan 11 orang, yang sebagian besar masih remaja bahkan ada satu orang masih anak-anak.

Sembari duduk lesehan bersama para pasien rehabilitasi narkoba ini, gubernur menasihati mereka untuk tidak lagi mendekati narkoba. 

"Jauhilah narkoba. Coba kalian pikirkan, apa adaa kebaikkan yang kalian dapat dengan mengkonsumsi narkoba ini," tanya gubernur.

Hampir semua pasien rehabilitasi ini menjawab tidak. Kebanyakan pasien ini terjerat narkoba karena pergaulan. Selain ganja dan konsumsi shabu-shabu, beberapa anak juga kecanduan ngisap lem. Selain menasihati untuk tidak mengkonsumsi narkoba, gubernur juga menawarkan kepada para pasien rehabilitasi ini untuk mengikuti pelatihan kerja jika sudah keluar dan dinyatakan sehat dari kecanduan narkoba.

"Mulai sekarang, jauhi narkoba, dan mulai hidup yang sehat jiwa mau raganya. Masa depan masih menunggu kalian," nasihat Erzaldi. (humas prov)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Wagub Abdul Fatah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Susun Pesantren Nurul Falah
Wagub Abdul Fatah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Susun Pesantren Nurul Falah
Jum'at, 10 Juli 2020 20:27 WIB
PANGKALAN BARU - Wakil Gubernur Kepulauan Babel, Abdul Fatah melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah susun Pondok Pesantren Nurul Falah,
Jaga Bansos, Fitur Pada Aplikasi Jaga Untuk Laporkan Dugaan Penyelewengan/Penyalahgunaan Bantuan Sosial
Jaga Bansos, Fitur Pada Aplikasi Jaga Untuk Laporkan Dugaan Penyelewengan/Penyalahgunaan Bantuan Sosial
Kamis, 09 Juli 2020 18:53 WIB
PANGKALPINANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memiliki fitur Jaga Bansos pada aplikasi Jaga yang dapat diunduh pada gawai android
Babel Diusulkan Peroleh Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Sebanyak  3.350 Unit
Babel Diusulkan Peroleh Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Sebanyak 3.350 Unit
Kamis, 09 Juli 2020 18:52 WIB
PANGKALPINANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diusulkan untuk memperoleh Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 3.350 unit
146 Unit Rumah Layak Huni Akan Dibangun Dengan Sistem Padat Karya
146 Unit Rumah Layak Huni Akan Dibangun Dengan Sistem Padat Karya
Kamis, 09 Juli 2020 18:50 WIB
PANGKALPINANG - 146 unit rumah layak huni akan dibangun di seluruh kabupaten/kota di Bangka Belitung, dalam Program Peningkatan Kualitas-Rumah Tidak