Perdagangan Babel Surplus 304.4 Dollar. Import Turun 52,9 Persen


Perdagangan Babel Surplus 304.4 Dollar. Import Turun 52,9 Persen

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Perdagangan Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada bulan April lalu suprlus sebesar 304.4 dolar Amerika Serikat (AS). Dari angka tersebut nilai ekspor April sebesar 306,9 juta dolar Amerika Serikat (AS) sedangkan import jatuh pada angka 2,5 juta dolar AS.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Babel Yomin Tofri, Rabu (1/6), nilai ekspor Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada April 2011 mencapai 306,9 juta dolar Amerika Serikat (AS). Nilai ini naik 59,1 juta dolar jika dibandingkan dengan Maret lalu yang hanya mencapai 247,8 juta dolar.

Namun kata dia, kenaikan eksport tidak dibarengi dengan import. Sebab, pada April nilai import hanya 2,5 juta dolar AS, menurun 52,9 persen dibandingkan bulan Maret yang mencapai 5,4 juta dolar AS.

"Peningkatan nilai ekspor tersebut karena meningkatnya ekspor timah sebesar 147,1 persen dari 336,1 juta dolar AS menjadi 830,4 juta dolar AS dan ekspor non timah sebesar 252,1 persen dari 60,3 juta dolar AS menjadi 212,2 juta dolar AS. Sementara penurunan nilai impor tersebut dikarenakan turunnya impor non migas sebesar 71,4 persen. Dari 30,3 juta dolar AS menjadi 8,7 juta dolar AS. Begitu juga dengan impor migas menurun sebesar 2,5 persen dari 3,3 juta dolar AS menjadi 3,2 juta dolkar AS," kata Yomin Tofri.

Menurut dia, timah sebagai ekspor terbesar mencakup 79,6 persen dari total ekspor Babel selama Januari-April 2011. Sedangkan tujuan utama ekspor timah ke Singapura mencapai 578,5 juta dolar AS (69,7 persen) dari keseluruhan ekspor timah. Ekspor ke Singapura ini diikuti Belanda dengan 57,7 juta dolar AS (6,9 persen), Malaysia sebesar 48,7 juta dolar AS (5,9 persen), Jepang sebesar 39,0 juta dolar AS (4,7 persen), dan Taiwan sebesar 30,1 juta dolar AS (3,6 persen).

"Kontribusi kelima negara tersebut mencapai 90,8 persen dari total ekspor timah Babel," kata Yomin.

Selanjutnya, jelas dia, komoditi ekspor non timah Babel selama periode Januari-Februari 2011 seperti golongan minyak atau lemak hewani dan nabati sebesar 56,7 juta dolar AS (26,7 persen), diikuti karet dan barang-barang dari karet sebesar 36,4 juta dolar AS (17,1 persen), Kopi, teh, dan rempah sebesar 5,7 juta dolar AS (2,7 persen), hasil perikanan dan olahan sebesar 2,5 juta dolar AS (1,2 persen), bijih logam dan sisa-sisa logam sebesar 2,4 juta dolar AS (1,1 persen), dan garam, sulfur,tanah  serta batu sebesar 1,8 juta dolar AS (0,9 persen).

"Kontribusi keenam golongan barang non timah tersebut mencapai 49,7 persen dari total ekspor non timah Babel," urai Yomin.

Ditambahkan dia, ekspor non timah ke tujuh negara tujuan utama selama periode Januari-FeApril 2011 mencapai 200,8 juta dolar AS atau mengalami peningkatan sebesar 351,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 44,6 juta dolar AS.

"Ekspor non timah periode Januari-April 2011 ke Australia mencapai angka terbesar 106,5 juta dolar atau memberikan kontribusi terbesar 50,2 persen terhadap total ekspor non timah," jelasnya. 

Lebih lanjut, dijelaskan Yomin, untuk China memberikan kontribusi 28,9 juta dolar AS (13,6 persen), Malaysia 23,0 juta dolar AS (10,8 persen), Singapura 20,7 juta dolar AS (9,8 persen), Vietnam 12,6 juta dolar AS (5,9 persen), Bangladesh 5,4 juta dolar AS (2,6 persen),  dan Jepang sebesar 3,7 juta dolar AS (1,7 persen).

"Kontribusi ketujuh negara tujuan ekspor non timah mencapai 94,6 persen dari total ekspor non timah Babel," pungkas Yomin.

NTP Babel Terbesar Kedua di Sumbagsel
Sementara menurut dia, perubahan Nilai Tukar Petani (NTP) di Babel pada Mei 2011 menempati peringkat kedua dari lima provinsi di Sumatera bagian selatan (Sumbasel) yang menyusun NTP Nasional.

"Kenaikan NTP terbesar terjadi di Provinsi Lampung sebesar 1,88 persen, diikuti Babel 0,40 persen dan Sumsel sebesar 0,23 persen," Yomin TOfri.

Sedangkan Provinsi Jambi mengalami perubahan NTP sebesar -0,36 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai angka 96,80 kini menyentuh angka 96,45. Begitu juga dengan Provinsi Bengkulu turut mengalami perubahan NTP sebesar -0,48 persen dari bulan sebelumnya mencapai angka 104,55 kini menjadi 104,04.

Yomin mengatakan, NTP dapat dijadikan sebagai indikator yang menunjukkan tingkat kesejahteraan petani di suatu wilayah. Penghitungan tersebut, lanjutnya, diperoleh dari perbandingan antara Indeks harga yang diterima petani (IT) dengan Indeks harga yang dibayar petani (IB) yang dinyatakan dalam persentase.

"NTP juga menunjukkan daya tukar antara produk pertanian yang dijual pertani dengan produk yang dibutuhkan petani dalam produksi dan konsumsi rumah tangganya. Jika dibandingkan, dapat diketahui apakah peningkatan pengeluaran dan kebutuhan petani dapat dikompensasi dengan pertambahan pendapatan petani dari hasil pertaniannya," terang Yomin.

BPS Babel mencatat, IT pada Mei 2011 sebesar 116,48 atau mengalami kenaikan indeks sebesar 0,75 persen jika dibandingkan dengan April 2011 yang tercatat sebesar 115,62.

"IT dari kelima subsektor menunjukkan fluktuasi harga beragam komoditas ertanian yang dihasilkan petani. Kenaikan subsektor terjadi pada subsektor padi dan palawijaya, tanaman perkebunan rakyat dan subsektor peternakan," sebut Yomin.

Sedangkan untu IB, kata dia, tercatat pada Mei 2011 sebesar 117,74 atau mengalami kenaikan sebesar 0,35 persen jika dibandingkan dengan Aprl 2011 yang tercatat sebesar 117,33.

"Kenaikan IB terjadi pada subkelompok Konsumsi Rumah Tangga (KRT-red) sebesar 0,14 persen, dan subkelompok Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM-red) sebesar 0,17 persen," sebut Yomin lagi. (dry)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Chef Martin Rekomendasikan Pemakaian Air Fryer dan Kompor Induksi di Rumah
Chef Martin Rekomendasikan Pemakaian Air Fryer dan Kompor Induksi di Rumah
Kamis, 17 Oktober 2019 18:07 WIB
PANGKALPINANG - Chef di Hotel Soll Marina Bangka, Martin merekomendasikan penggunaan air fryer dan kompor induksi untuk rumah tangga setelah
2020, Kemenaker Tetapkan UMP Naik 8,51 Persen, Begini Tanggapan Ketua DPRD Babel
2020, Kemenaker Tetapkan UMP Naik 8,51 Persen, Begini Tanggapan Ketua DPRD Babel
Kamis, 17 Oktober 2019 15:28 WIB
PANGKALPINANG - Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebesar
Gerak Babel Desak Kejari Tuntaskan Perkara SPPD Fiktif 13 Dewan Kota, Berikut Tuntutanya
Gerak Babel Desak Kejari Tuntaskan Perkara SPPD Fiktif 13 Dewan Kota, Berikut Tuntutanya
Kamis, 17 Oktober 2019 10:06 WIB
PANGKALPINANG - Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Bangka Belitung (Babel) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang, untuk segera menuntaskan perkara tindak pidana
Empat Pimpinan DPRD Babel Resmi Dilantik, Didit Tetap Jadi Ketua
Empat Pimpinan DPRD Babel Resmi Dilantik, Didit Tetap Jadi Ketua
Rabu, 16 Oktober 2019 13:23 WIB
PANGKALPINANG - Empat Pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa jabatan 2019-2024 resmi dilantik setelah pengucapan sumpah/janji jabatan di Ruang