Korupsi Proyek ILS Bandara, Elfin Terancam Tuntutan 12 M


Korupsi Proyek ILS Bandara, Elfin Terancam Tuntutan 12 M

Pengadaan Barang Tidak Berfungsi

    PANGKALPINANG - Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Kejaksaan Tinggi (Kejati), Bangka Belitung (Babel), akan menuntut pengembalian kerugian negara kepada terdakwa Elfin Fahluzi secara total lost (utuh), terkait perkara korupsi proyek Intrument Landing Sistem (ILS), Bandara Depati Amir, Bangka Tengah (Bateng).

     Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus), Roy Arlan mengatakan bilamana mengacu pada total nilai proyek sendiri kurang lebih Rp 12 milyar. Maka kerugian negara yang dituntut kembali tersebut sebesar itu.

    “Kasus ini sudah dalam pra penuntutan ke persidangan. Begitu juga untuk kerugian negaranya segera kita tuntut secara total lost. Karena kita menilai mulai dari pengadaan hingga keberadaan barang itu sendiri sedari awal tidak bisa berfungsi secara utuh. Bahkan hingga kini tidak ada lagi ILS di bandaranya,” katanya, Senin (22/5), kemarin.

    Ditegaskan Roy, jika dalam kasus korupsi ini Kejati sangat serius, pasalnya ILS menyangkut keselamatan penerbangan dan menyangkut hajat hidup orang banyak. “Kita serius dalam menuntut perkara ini mengingat ILS kepentinganya untuk keselamatan penerbangan. Dengan begitu betapa pentingnya ILS dan bersentuhan langsung terhadap hajat hidup kepentingan umum penerbangan kita. Makanya kita tuntut tegas dan adil, kerugian negaranya harus total dikembalikan,” ucapnya.

    Terkait penahanan terhadap tersangka sendiri, Elfin Fahluzi (Kuasa pengguna anggaran) masih dalam pertimbangan subjektif dan objektif penyidik. “Secara subjektif memang penyidik mempertimbangkan sisi kemanusiaan karena tersangka sakit. Tetapi seiring dengan perkembangan waktu dan kepentingan penyidikan bisa saja berubah. Tetapi yang jelas kasus ini segera disidangkan,” cetusnya.

    Perlu diketahui, proyek ILS merupakan milik Kementrian Perhubungan RI dengan  senilai anggaran mencapai Rp 12 Milyar. Di antaranya  selain Elfin Fahluzi ada juga pejabat pembuat komtimen Yusron dan sekretaris panitia lelang, Yuli Astuti yang sudah sempat diperiksa intensif penyidik. 

    Proyek ini  bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara  tahun 2008. Adapun pelaksanaan proyek dilakukan oleh Satker kementrian perhubungan Provinsi Bangka Belitung.   

Sempat Dilaporkan ke KPK

    Bahkan di tahun 2015 lalu, kasus ini sempat mencuat bahkan ketika itu Wakil Gubernur Babel, Hidyat Arsani sudah sempat melaporkan persoalan ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

       Hidayat Arsani saat itu mengungkapkan, laporan dilakukan setelah melakukan inspeksi mendadak  di Bandara Depati Amir. Dalam sidak dirinya menemukan ILS  atau bahasa lainya sistem pandu lepas landas pesawat tidak berfungsi sejak awal. Padahal anggaran dalam proyek tersebut sangat besar bersumber dari pajak rakyat.

          Kepada wartawan di gedung KPK saat itu,Dayat juga mengaku khawatir dengan tidak berfungsinya ILS itu. Menurutnya, kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan penumpang pesawat saat hendak mendarat. Hal ini lantaran, selama ILS tidak berfungsi, pilot hanya menggunakan sistem manual untuk bisa mendarat atau menggunakan kemampuan jarak pandang penglihatan. "Ini sangat menyangkut dan mengancam keselamatan penumpang," ungkapnya.

    Tidak berfungisnya ILS merupakan tanggung jawab Kementerian Perhubungan yang membangun ILS dengan menggunakan anggaran dari APBN. Namun sebagai wakil Gubernur yang bertugas mengawasi pembangunan di Bangka Belitung, dirinya bertanggung jawab untuk melaporkan dugaan korupsi ke lembaga penegak hukum. "Menteri Perhubunganlah yang bertanggungjawab, mungkin Menhub dan ada perusahaan-perusahaan lain. Tapi bagi saya sebagai pengawas pembangunan Babel, saya bertanggungjawab kepada rakyat saya," kata Hidayat kala itu. (wah)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Bagikan Paket Sembako, Gubernur Himbau Masyarakat Lebih Disiplin Terapkan Protokol Covid-19
Bagikan Paket Sembako, Gubernur Himbau Masyarakat Lebih Disiplin Terapkan Protokol Covid-19
Senin, 01 Juni 2020 17:20 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengunjungi sekaligus membagikan bantuan paket sembako pada masyarakat sekitar Jalan Girimaya,
Gubernur Erzaldi Sapa Masyarakat Lewat Siaran Langsung Instagram
Gubernur Erzaldi Sapa Masyarakat Lewat Siaran Langsung Instagram
Kamis, 28 Mei 2020 14:48 WIB
PANGKALPINANG - Menyikapi kerinduan masyarakat untuk bertemu pemimpinnya, mengingat adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung
Rancangan Perda Peraturan Pelanggaran Protokol Covid-19 Siap Diajukan
Rancangan Perda Peraturan Pelanggaran Protokol Covid-19 Siap Diajukan
Kamis, 28 Mei 2020 15:20 WIB
PANGKALPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Babel, Abdul Fatah kembali memimpin rapat teknis lanjutan terkait rancangan peraturan tentang pengenaan sanksi terhadap
Gubernur Erzaldi Yakin Dengan Pancasila, Bangsa Indonesia Mampu Menjadi Pemenang
Gubernur Erzaldi Yakin Dengan Pancasila, Bangsa Indonesia Mampu Menjadi Pemenang
Senin, 01 Juni 2020 11:28 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengucapkan "Selamat Hari Lahir Pancasila" kepada seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia.