Bos Pulomas Susul Yusroni


Bos Pulomas Susul Yusroni

Ditetapkan Tersangka oleh Kejati Babel
Kejati Juga Panggil Kepala KSOP


    PANGKALPINANG - Setelah sebelumnya menetapkan mantan Bupati Bangka Yusroni Yazid sebagai tersangka, kini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel), kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus penyalahgunaan ijin proyek dan pajak pada pengerukan di pelabuhan Jelitik dan Air Kantung, Sungailiat, Senin (17/4), kemarin.

    Kedua tersangka yakni, Direktur Umum (Dirut) PT Pulomas Sentosa Sumartono Alias Sudarmadji dan Direktur Cabang PT Pulomas Sentosa Dennis. Dengan ditetapkannya dua tersangka baru, kini kejati telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus yang sama. "Ya, jadi saat ini ada penambahan tersangka baru sebanyak 2 orang. Semuanya dari pihak PT Pulomas yakni Dirut SS dan direktur cabang, DN. Dengan begitu berarti sudah 3 tersangka ditetapkan,” kata Kepala Kejati Babel, Happy Hadiastuty melalui Asisten Tindak Pidana Khusus, Patris Yusrian Jaya.

    Saat disingung apakah ketiga tersangka akan dilakukan penahan, dikatakan Patris, jika hal itu harus mengunggu perkembangan penyidikan yang saat ini masih berlangsung. “Ya, sabar dulu. Kan penyidikan terus berlangsung segala barang bukti untuk memantabkan penyidikan terus kita kumpulkan. Tetapi bila menurut penyidik sudah waktunya (ditahan.red) demi penyidikan harus kita lakukan,” katanya.

    Menurutnya, semua  perbuatan melanggar hukum dan merugikan negara, tentu tidak ada kesulitan bagi penyidik untuk meningkatkan status terhadap para terangka. “Yang jelas, tidak  ada kesulitan bagi kita menyidiknya karena semua sudah jelas. Nanti kalau mau detilnya di penuntutan nantinya,” cetusnya.

    Dijelaskan Petris, jika saat ini tim penyidik masih memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan, tidak menutupkan kemungkinan akan ada tersangka baru dalam proyek yang disinyalir merugikan negara hingga milyaran rupiah tersebut. “Bisa saja, nanti penyidik yang lebih tahu. Apalagi bila para tersangka mau buka -ukaan penyidik akan lebih mudah mengembangkan tersangka baru. Tapi lihat perkembangan,” katanya.

     Sementara itu, Kejati juga memeriksa kepala Sahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Andiawan Simanungkalit dan mantan Staf Wilayah Kerja (Wilker), Sungailiat Iwansyah. Keduanya juga diminta keterangan oleh tim penyidik terkait pengunaan alat-alat berupa kapal pada saat proyek tersebut beroperasi. Dikatakan Iwansyah jika dirinya memenuhi panggilan tim penyidik Kejati pukul 09.00 WIB dan keluar sekitar pukul 17.45 WIB, terkait kapal yang tidak aktif. "Saya baru saja, kapasitas saat saya masih bertugas sebagai Wilker di Sungailiat pada November 2016, dan saya dipindahtugas pada April 2017 ke Sungaiselan. Saya datang barengan dengan pak Andi," katanya.

    Sementara itu, Kepala KSOP Pangkalanbalam, Andiawan Simanungkalit menjalani pemeriksaan sejak pukul 09.00 WIB dan baru keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 17.55 WIB. Saat ditanya wartawan Andi menyangkal jiki dirinya diperiksa dalam kasus proyek Jeletik dan Air Kantung, Sungailiat. "Kita kan keselamatan pelayaran, bahwa kapalnya itu bekerja itu kita cek apakah dokumennya hidup atau tidak. Untuk dokumen kalau tidak lengkap tidak boleh jalan itu aja. Tupoksi kita jika kita melaksanakan kelayakan kapalnya saja. Dan jika kapal berangkat, itu layak. Dan tupoksi kita seluruhnya, dan termasuk Pulomas ditanya juga," ujarnya, seraya menambahkan jika dokumen Sahbandar hanya SPB. (wah)




Banner

Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Pemprov Babel Pastikan Stok Beras Cukup Hingga Enam Bulan
Pemprov Babel Pastikan Stok Beras Cukup Hingga Enam Bulan
Jum'at, 29 Mei 2020 14:35 WIB
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok beras di sejumlah gudang distributor sembako cukup hingga enam bulan ke
Gubernur Erzaldi Pimpin Rapat Sosialisasi Penerapan Protokol Covid-19
Gubernur Erzaldi Pimpin Rapat Sosialisasi Penerapan Protokol Covid-19
Jum'at, 29 Mei 2020 14:12 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, Jumat (29/5/20) memimpin Rapat Pembahasan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 di
Aktivitas Pemerintahan Akan Kembali Normal Secara Bertahap Dalam Waktu Dekat
Aktivitas Pemerintahan Akan Kembali Normal Secara Bertahap Dalam Waktu Dekat
Kamis, 28 Mei 2020 15:08 WIB
PANGKALPINANG – Rapat koordinasi rencana normalisasi penyelenggaraan pemerintahan dipimpin langsung oleh Gubernur Erzaldi Rosman yang dihadiri oleh forkopimda di Ruang
Pemprov Babel Akan Buat Perda Protokol Penanganan Covid-19
Pemprov Babel Akan Buat Perda Protokol Penanganan Covid-19
Rabu, 27 Mei 2020 16:57 WIB
PANGKALPINANG - Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam waktu dekat ini akan menerapkan protokol Covid-19 dalam upaya untuk menuntaskan pemberantasan