Narapidana Kabur dari Lapas, Panjat Tembok Lapas dengan Bambu


Narapidana Kabur dari Lapas, Panjat Tembok Lapas dengan Bambu

Dalam Waktu 3 Jam Kembali Dibekuk


    PANGKALPINANG - Hanya butuh waktu tiga jam bagi pihak Lapas Kelas II A Pangkalpinang untuk kembali membekuk Gilang Saputra. Narapidana kasus pencurian ini sebelumnya kabur dari lapas, Minggu (4/9). Kakanwil Kemenkumham Bangka Belitung, Bambang Palasara didampingi Plt Kalapas Kelas II A Pangkalpinang, Sulistiyono menjelaskan, saat ini Gilang diamankan di Lapas narkotika guna penenangan dan pembinaan.

    Kata Bambang, Gilang merupakan terpidana kasus pencurian dengan masa hukuman 6 bulan kurungan penjara. Gilang baru 3 hari ini pindah dari LP Bukit Semut Sungailiat Ke LP Kelas IIA Pangkalpinang. Menurut Bambang, Gilang berhasil melarikan diri pada Minggu (04/09) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu petugas lapas curiga lantaran Gilang tidak mengikuti apel. Setelah dilakukan pencarian, petugas menemukan sebilah bambu yang menempel di pagar yang di sinyalir digunakan Gilang untuk melarikan diri.

    "Sesuai protapnya itukan sebelum narapidana ini masuk kembali ke dalam sel masing-masing maka harus absen terlebih dahulu. Dan diketahui yang bersangkutan (Gilang) itu tidak ada, dan setelah dicari juga tidak ada. Diduga Gilang menggunakan kayu dan bambu untuk memanjat kedua tembok/pagar berkawat, kemudian turunnya dengan meloncat," jelas Bambang.

    Saat ditanyakan wartawan apakan ada pihak lain baik sesama narapidana maupun petugas Lapas yang terlibat dan membantu upaya Gilang dalam melarikan diri ini? Bambang mengatakan tidak ada yang membantu Gilang dalam melarikan diri tersebut. "Murni dia tunggal, tapi dia sebelum melarikan diri sempat mengatakan kepada rekan sesama didalam tahanan, kalau dirinya homesick atau kangen sama keluarganya di rumah. Sehingga dirinya nekat memberanikan diri untuk melarikan diri," ujar Bambang.

    Lanjut Bambang, Gilang berhasil diamankan kembali setelah Petugas Lapas melakukan koordinasi kepada Kejaksaan Negri Sungailiat selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) perkara Gilang tersebut. "Karena dia (Gilang) ini homesick, kita langsung menghubungi pihak JPU, kemudian petugas dari Kejari Bangka langsung menunggu di kediamannya. Bahkan saat dibekuk di kediamanya pada Minggu sore (04/09) sekitar pukul 17.00 wib dirinya tidak melakukan perlawanan apapun," ujarnya lagi.

    Atas aksi nekat Gilang ini, Bambang mengatakan tidak ada penambahan hukuman maupun pemberatan. Namun hak-hak seperti remisi akan ditunda sampai Gilang menunjukan perubahan setelah menjalani pembinaan. "Tidak ada pemberatan, hanya sementara hak-haknya ditunda, dan saat ini dia sedang menjalani pembinaan di sel khusus diisolasi di Lapas Narkotika. Dengan kata lain penempatanya di tempat khusus, pengawasannya pun lebih intensif," jelasnya. Bambang juga berharap kasus ini merupakan kasus terakhir narapidana yang melarikan diri.

    "2 atau 3 tahun yang lalu sempat ada narapidana yang melarikan diri, dan mudah-mudahan ini kasus yang terakhir kali. Kita memang mengalami kendala khususnya jumlah petugas Lapas yang sangat kurang, dimana hanya 6 petugas regu jaga harus menjaga 500-600 orang. Tapi meskipun demikian tidak boleh ada pembiaran dan tentunya juga akan ada sangsi," lanjutnya. Bambang menambahkan, meskipun Gilang sudah berhasil diamankan, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi, dan petugas jaga yang bertugas pada saat itu akan dilakukan pemeriksaan.(cr3)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gelar Aksi Kemanusiaan, Aliansi Pemuda Pangkalpinang & Kodim Bangka Dapat Pujian Masyarakat
Gelar Aksi Kemanusiaan, Aliansi Pemuda Pangkalpinang & Kodim Bangka Dapat Pujian Masyarakat
Sabtu, 21 Agustus 2021 22:48 WIB
PANGKALPINANG - Aliansi Pemuda Pangkalpinang bersama Kodim 0413/Bangka mengelar aksi kemanusiaan di masa Pendemi Covid-19.
Seleksi CASN Tahun 2021, Ini Formasi Jabatan Untuk Tenaga Kesehatan dan Tenaga Teknis di Pemprov Babel
Seleksi CASN Tahun 2021, Ini Formasi Jabatan Untuk Tenaga Kesehatan dan Tenaga Teknis di Pemprov Babel
Sabtu, 29 Mei 2021 14:29 WIB
PANGKALPINANG - Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021 sudah akan dimulai. CASN ini terdiri dari Calon Pegawai Negeri
Gubernur Harap BKPRMI Jadi Pelopor Umat Pegang Kekuatan Ekonomi
Gubernur Harap BKPRMI Jadi Pelopor Umat Pegang Kekuatan Ekonomi
Sabtu, 29 Mei 2021 14:25 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengharapkan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Kepulauan Bangka
Mari Sambut Idul Adha dengan Membeli Hewan Kurban dari Peternak Lokal
Mari Sambut Idul Adha dengan Membeli Hewan Kurban dari Peternak Lokal
Sabtu, 29 Mei 2021 14:21 WIB
PANGKALPINANG - Jelang Idul adha 1442 H tanggal 20 Juli 2021 mendatang, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melalui