Taman Merdeka Bakal Dirazia


Taman Merdeka Bakal Dirazia

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) – Gaya hidup remaja saat ini yang telah mengarah ke pergaulan bebas memantik keprihatinan Walikota Pangkalpinang, Zulkarnain Karim. Ditemui RB seusai rapat koordinasi membahas pergaulan bebas remaja Pangkalpinang, Kamis (12/5) kemarin, Wako mengungkapkan Pemkot akan mengadakan razia di Taman Merdeka dengan sasaran anak-anak sekolah yang masih nongkrong di atas pukul 22.00 WIB. Razia tersebut menurutnya juga berlaku bagi para remaja yang berkumpul di setiap sudut kota pada malam hari, dengan tujuan mempersempit peluang pergaulan bebas remaja di Pangkalpinang.
  “Untuk hotel tidak hanya dilakukan razia. Mereka juga diminta, supaya tamu yang datang ditanya terlebih dulu,” terang Wako.
Terkait peran guru dalam mendidik muridnya, Wako berharap guru BP dapat memperhatikan masalah anak serta menjalin komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua murid, seperti menyampaikan kepada orang tua kapan jam sekolah dan les berakhir.
“Organisasi-organisasi seperti remaja masjid diharapkan mulai bergerak lagi. Jangan hanya melaksanakan pesantren kilat setiap bulan Ramadhan saja, mengingat dajjal baru yang ada pada abad 21 ini berupa materialisme dan konsumerisme,” tegas Wako.
Sementara, Wakapolres Pangkalpinang Kompol Rudi Purwanto menjelaskan perkembangan teknologi khususnya internet selain memicu berkembangnya hal positif, juga membawa pengaruh negative dalam pergaulan. 
“Hubungan dunia maya ini juga dapat terjadi lewat HP (handphone – red) yang juga berdampak pada psikologi dan perkembangan anak. Seperti kita lihat pada razia HP yang di lakukan di daerah luar, banyak anak-anak tertangkap dalam HP-nya menyimpan video porno termasuk merekamnya,” terang Rudi.
Dia menambahkan, Polresta Pangkalpinang menangani kasus pencabulan sebanyak 2 sampai 3 kasus setiap bulannya. Dari kasus-kasus tersebut, korbannya kebanyakan adalah anak-anak. Setiap kasus yang ada berdasarkan pengakuan mereka menurut Rudi, rata-rata karena masalah ekonomi, kurang perhatian orang tua termasuk kurang perhatian dari sekolah.
“Pergaulan mereka ini sudah dilakukan di luar sekolah, seperti banyak anak-anak sekolah sore yang pulang sekolahnya tidak langsung ke rumah. Selain itu, juga ada anak-anak sekolah pagi yang izin untuk les sore hari, ternyata pulangnya mereka jalan-jalan,” kata Rudi. (ydi)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Gubernur Babel Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2020
Jum'at, 21 Februari 2020 10:20 WIB
PANGKALPINANG - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020 dalam rangka koordinasi dan konsolidasi program/kegiatan penanaman modal antara pemerintah pusat
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
55 Jurnalis Bangka Belitung Ikut Pelatihan dan Gathering OJK
Jum'at, 21 Februari 2020 10:17 WIB
PANGKALPINANG - Sebanyak 55 jurnalis dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung dan Bengkulu mengikuti pelatihan dan gathering
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Hari Ini, Naziarto Resmi Jadi Sekda Provinsi Babel
Senin, 17 Februari 2020 14:18 WIB
PANGKALPINANG – Analisis Pengelola BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr Drs Naziarto SH MH hari ini Senin (17/2//2020),
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
BPN dan Kejari Pangkalpinang Gelar PKS
Selasa, 11 Februari 2020 16:32 WIB
PANGKALPINANG-Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang gelar Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoU dalam rangka pendampingan hukum, aset