Pemkot Kembali Tata Pantai Pasir Padi


Pemkot Kembali Tata Pantai Pasir Padi

PANGKALPINANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang kembali melakukan penataan daerah wisata Pantai Pasir Padi sebagai tempat wisata bukan difungsikan sebagai tempat hiburan malam. Untuk itu Pemkot bersama pihak terkait akan terus melakukan pembersihan dan melakukan razia rutin pada malam harinya.
Walikota Pangkalpinang M Irwansyah menyebut kegiatan razia tersebut merupakan tindak lanjut keluhan dari masyarakat atas kondisi kawasan Pasir Padi, khususnya pada malam hari. "Tentunya saya meminta dukungan dari masyarakat, karena tentu kami tidak akan mampu mengatasi persoalan ini sendiri tanpa bantuan dari seluruh masyarakat pangkalpinang," katanya Minggu (27/12) kemarin.
Orang nomor satu di Pangkalpinang itu juga mengatakan, akan melakukan perubahan agar Pasir Padi bisa tumbuh menjadi tempat pariwisata yang nantinya akan menarik para pelancong ataupun wisata asing untuk datang berkunjung ke negeri kaya timah ini. "Akan kami tata lagi, sudah banyak keluhan dari masyarakat karena itulah kami akan melakukan razia rutin untuk mengantisipasi tidak ada lagi kegiatan-kegiatan tersebut pada malam harinya," jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Pangkalpinang Mikron Antariksa menambahkan, untuk itu Pemkot Pangkalpinang langsung melakukan gerakan cepat untuk merespon keresahan masyarakat dengan mengadakan rapat intern yang bertempat di kantor Dinsosnaker dimana yang diundang adalah semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait dengan masalah pasir padi seperti, Disbudparpora, Kesbangpol, Satpol PP, DPPKAD, Bappeda, Dukcapil, Polres, Koramil dan para camat.
"Hasil rapat yang telah kita sepakati bersama yakni, akan kembali meninjau ulang izin rumah makan 16 rumah di Pasir Padi, kedua Pemkot terus melakukan pengawasan melekat di pasir padi dengan terus mengadakan razia, yang ketiga ialah lebih mengoptimalkan peran Tim PEKAT Pemkot Pangkalpinang, yang keempat Pemkot Pangkalpinang sudah memasang target sampai akhir tahun ini pasir padi sudah clear dan tidak ada lagi penyalahgunaan perizinan oleh penyewa tempat dan hasil rapat yang terakhir adalah kita akan memulangkan para wanita yang terjaring ke tempat asalnya mereka, dan yang terpenting akan kita beri efek jera agar mereka tidak kembali lagi ke Pangkalpinang," tutupnya.(tya)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Bukan Melalui Udara, Warga Sekitar Karantina ODP/PDP Covid-19 Tidak Berisiko Tertular
Bukan Melalui Udara, Warga Sekitar Karantina ODP/PDP Covid-19 Tidak Berisiko Tertular
Jum'at, 03 April 2020 19:48 WIB
PANGKALPINANG - Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tidak menular melalui udara. Warga di sekitar tempat karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP)
Pemprov Babel Sampaikan Perkembangan dan Penanganan Covid-19 Pada Ketua DPRD Babel
Pemprov Babel Sampaikan Perkembangan dan Penanganan Covid-19 Pada Ketua DPRD Babel
Jum'at, 03 April 2020 19:38 WIB
PANGKALPINANG - Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyampaikan kondisi terkini terkait penanganan Covid-19 di hadapan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Pemda Alokasikan Anggaran Untuk Penanganan Covid-19
Pemda Alokasikan Anggaran Untuk Penanganan Covid-19
Jum'at, 03 April 2020 19:33 WIB
PANGKALPINANG - Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto mengikuti "video conference" bersama pemda se-Indonesia untuk mendengarkan arahan Kementrian Dalam
55 Orang di Basel Rapid Test, 1 Positif
55 Orang di Basel Rapid Test, 1 Positif
Rabu, 01 April 2020 20:54 WIB
PANGKALPINANG – Komandan Gugus Tugas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan dai 55 orang di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menjalani